Cegah Varian Corona Baru, Arab Saudi Tangguhkan Penerbangan ke Uni Emirat Arab

4 Juli 2021 15:32
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Jemaah haji tiba di Bandara di Bandara King Abdulaziz di Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (25/7). Foto: Kementerian Media Saudi
zoom-in-whitePerbesar
Jemaah haji tiba di Bandara di Bandara King Abdulaziz di Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (25/7). Foto: Kementerian Media Saudi
ADVERTISEMENT
Arab Saudi menangguhkan seluruh penerbangan ke Uni Emirat Arab guna menekan varian baru virus corona yang sudah masuk ke negara tersebut. Selain UEA, Arab Saudi juga menutup akses untuk negara lainya, yakni Ethiopia dan Vietnam.
ADVERTISEMENT
Dilansir Aljazeera, penerbangan ketiga negara tersebut akan dihentikan mulai Minggu (4/7) pukul 23.00 malam waktu setempat. Penduduk Arab yang tiba dari ketiga negara itu diwajibkan menjalani karantina selama 14 hari.
Pemerintah Arab juga tidak mengizinkan warganya untuk bepergian ke Uni Emirat Arab, Vietnam, dan Ethiopia, tanpa memiliki izin dari pihak berwenang.
“Wabah pandemi virus corona yang sedang berlangsung dan penyebaran jenis virus baru yang bermutasi,” kata seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.
Infinity pool tertinggi di dunia dibuka di Dubai.
 Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Infinity pool tertinggi di dunia dibuka di Dubai. Foto: Shutterstock
Keputusan itu diambil pemerintah Arab Saudi imbas kian masifnya penyebaran varian baru COVID-19, termasuk varian Delta. Pekan lalu, negara ini dilaporkan mendapati adanya kasus varian corona jenis Delta dan memutuskan untuk menangguhkan penerbangan ke dan dari India.
ADVERTISEMENT
Penangguhan penerbangan diambil tujuh minggu setelah negara kaya minyak itu memberikan izin warganya yang telah divaksin untuk bepergian ke luar negeri. Sebelumnya Arab Saudi memberlakukan larangan perjalanan ke luar negeri selama lebih dari setahun.
Sebelumnya, Arab Saudi juga membatasi besar-besaran pelaksanaan haji tahun ini imbas dari pandemi COVID-19. Arab Saudi mencatat lebih dari 490.000 kasus virus corona, termasuk hampir 7.850 kematian
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020