Ditutup karena Corona, Museum Louvre Kembali Dibuka 6 Juli

Setelah ditutup beberapa waktu lalu akibat mewabahnya pandemi virus corona, Museum Louvre akan kembali dibuka pada 6 Juli mendatang.
Hal tersebut dilakukan setelah pemerintah mengizinkan museum dan situs bersejarah di Prancis untuk menyambut kembali wisatawan setelah penutupan karena virus corona.
Dilansir AFP, Prancis akan melonggarkan pembatasan yang sebelumnya diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus corona pada Selasa (2/6).
Menteri Kebudayaan Prancis, Franck Riester megatakan, para pengujung museum di Prancis akan diwajibkan untuk menggunakan masker. Tidak hanya itu, sistem reservasi juga dilakukan untuk menghindari banyaknya pengunjung yang masuk.
Sementara itu, Direktur Museum Louvre, Jean-Luc Martinez, menyambut baik keputusan tersebut dan mengungkapkan bahwa salah satu alasan saat berkunjung ke museum adalah untuk merasakan karya-karya tersebut secara langsung.
"Bahkan jika mungkin untuk menemukan harta Louvre secara virtual selama lockdown, tidak ada yang dapat menggantikan emosi saat berdiri di depan sebuah karya seni; itulah alasan utama museum,”kata Martinez seperti dikutip Skift.
Reservasi online untuk pengunjung museum akan dibuka pada 15 Juni mendatang. Antusiasme pengunjung juga terlihat dari angka kunjungan di laman resmi museum.
Antara 12 Maret dan 22 Mei, situs laman Louvre menerima 10,5 juta pengunjung, dibandingkan dengan tahun 2019 kemarin yaitu sekitar 14,1 juta.
Angka tersebut melonjak bahkan hampir menyentuh 400 ribu per harinya. Padahal, jika dibandingkan sebelum virus corona mewabah, pengunjung harian di situs Museum Louvre tercatat hanya 40.000 pengunjung.
Sebelumnya, Museum Louvre telah ditutup beberapa kali sejak 13 Maret.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
