Gunung Luhur Viral, Kadispar Banten: Infrastruktur Segera Dibangun

Belum lama ini nama Gunung Luhur mendadak viral dan tengah ramai dikunjungi wisatawan. Sebab, bukan hanya Dieng yang dijuluki Negeri di Atas Awan, kamu juga bisa menemukan pesona tersebut di Gunung Luhur yang ada di Kabupaten Lebak, Banten.
Bahkan sejak viral di media sosial, jumlah wisatawan yang berkunjung mencapai ribuan orang setiap akhir pekan. Hal itu dikarenakan mereka mengunggah foto-foto hamparan awan Gunung Luhur ke media sosial hingga membuat banyak wisatawan yang penasaran dan ingin datang ke tempat ini.
Untuk mengantisipasi banyaknya wisatawan yang berkunjung, infrastruktur pendukung di sekitar Gunung Luhur segera dibangun.
Hal ini pun diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nurcahyati. Ia mengungkapkan bahwa sebelum viral, masyarakat sekitar sudah melakukan penataan sejak delapan bulan yang lalu.
“Begitu ditemukannya pesona negeri di atas awan, Pokdarwis, karang taruna, aparat desa dan pengelola kawasan telah melakukan penataan dan Pemprov Banten melalui kebijakan Gubernur memang akan ada pembangunan infrastruktur,” ujar Eneng saat ditemui kumparan di sela-sela acara “Masterplan Pengembangan Destinasi Wisata Religi di Pondok Pesantren An-Nawawi” Kemenpar di Serang, Banten, beberapa waktu lalu.
Eneng pun menjelaskan, terkait pembangunan infrastruktur pendukung di Gunung Luhur, komunikasi juga telah dilakukan antara Pemprov Banten dengan Kabupaten Lebak. Sementara itu, ia mengatakan melalui pemberdayaan masyarakat sekitar, homestay atau penginapan dan juga akses toilet juga sudah dibangun.
“Insyaallah dalam waktu dekat bapak Gubernur juga akan mendirikan masjid di sekitar kawasan Gunung Luhur untuk kebutuhan masyarakat beribadah juga termasuk pengunjung. Selain itu, juga akan dilakukan penataan pada unsur amenitas lainnya,” papar Eneng.
Sementara itu, Gunung Luhur yang masih berada dalam kawasan Gunung Halimun Salak juga menyimpan berbagai potensi wisata. Untuk itu, Pemkab Lebak sendiri sudah memiliki kebijakan dan sedang melakukan penyusunan perencanaan untuk ecotourism atau ekowisata, di antaranya adalah untuk bagaimana pemanfaatan potensi dari kawasan tersebut.
“Tadi juga kita dengarkan apa yang disampaikan oleh Menpar Arief Yahya bahwa dalam konteks pembangunan infrastrukur ini leading sektornya mesti ada fokus, dan pak Gubernur melihat bahwa Banten ini memiliki potensi sumber daya alam yang dapat dijadikan destinasi wisata. Maka saat ini fokus pembangunan dari Pemprov Banten juga pada infrastruktur menuju ke beberapa titik destinasi wisata yang strategis,” papar Eneng.
Lebih lanjut, Eneng mengungkapkan di sekitar kawasan Gunung Luhur memiliki banyak potensi wisata yang bisa ditawarkan bagi wisatawan.
“Karena di sana itu ada potensi kebun kopi yang juga sudah diuji dicoba untuk ditanami stroberi kemudian ada hutan pinus, ada lebih dari lima curug yang ada di sekitar kawasan Gunung Luhur, dan juga ada kawasan masyarakat adat Citorek yang penataan desanya juga sangat bagus sekali,” lanjut Eneng.
Dengan pembangunan infrastruktur di sekitar kawasan Gunung Luhur, Eneng pun mengungkapkan nantinya tak dipungkiri akan ada banyak wisatawan yang menghabiskan waktunya untuk mengunjungi destinasi wisata sekitar.
“Harapannya wisatawan yang ke Gunung Luhur ini tidak hanya menikmati pesona alam, tetapi juga bisa menikmati spot-spot wisata lainnya baik curug, hutan pinus. Bahkan, jika wisatawan bisa spent waktunya dua atau tiga hari bisa menikmati juga kebun teh Cikuya, pemandian air panas, dan juga rafting di Sungai Ciberang,” pungkas Eneng.
