Kumparan Logo

Hindari Kontak Fisik, Hotel di Sydney Pekerjakan Robot untuk Layani Tamunya

kumparanTRAVELverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Superior room di Sofitel Sydney Darling Harbour. Foto: Toshiko/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Superior room di Sofitel Sydney Darling Harbour. Foto: Toshiko/kumparan

Selain melakukan berbagai kegiatan dari rumah, pandemi virus corona membuat kita harus menerapkan social distancing atau menjaga jarak dengan orang lain. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Ngomong-ngomong soal social distancing, ternyata ada satu hotel yang menerapkan hal tersebut, lho. Bahkan, untuk menjaga jarak antara tamu dan stafnya, hotel di Australia ini mempekerjakan robot. Unik kan!

Pemandangan dari lantai 21 Sofitel Sydney Darling Harbour. Foto: Toshiko/kumparan

Dilansir Traveller, Hotel Sofitel Sydney Darling Harbour menggunakan robot untuk melayani para tamunya. Awalnya, sang pemilik, Jerry Schwartz, akan menempatkan robot-robot tersebut di dalam bar hotel. Namun, saat wabah corona melanda, ia pun memutuskan untuk mempekerjakan robot tersebut guna mengurangi kontak antara staf dan tamu.

"Ide itu sebenarnya sudah lama dimiliki, jauh sebelum COVID-19. Namun, karena wabah corona, sistem ini penting untuk diterapkan guna mengurangi kontak fisik dan dalam rangka penerapan social distancing," kata Schwartz.

Kasurnya empuk banget. Foto: Toshiko/kumparan

Dalam sistem kerjanya, robot-robot tersebut akan melayani para tamu, mulai dari proses check-in dan check-out nya resepsionis, bahkan hingga mengantarkan hand sanitizer ke kamar.

Pihak hotel juga menggunakan sistem akses tanpa kunci, sehingga para tamu yang menginap tidak perlu kerepotan saat memasuki kamar. Teknologi ini sendiri dikembangkan oleh perusahaan teknologi GuestTraction.

X post embed

Selain itu, para tamu yang ingin menginap akan melakukan registrasi dan sistem pemesanan online yang baru dengan menggunakan kartu kredit. Pihak hotel kemudian memberi tamu kode yang berfungsi sebagai kunci digital.

"Kunci digital tersebut nantinya berfungsi saat ingin menggunakan lift, membuka kunci pintu kamar, akses ke kolam renang, pusat kebugaran, ruang tamu, dan kemudian juga melakukan pembayaran di spa, toko suvenir, restoran dan bar," katanya.

instagram embed

Schwartz mengatakan, selama ini proses check-in dan check-out hotel yang panjang adalah salah satu hal yang bisa membuat tamu frustrasi. Oleh sebab itu, ia ingin hal tersebut menjadi lebih simpel dan mudah.

"Maskapai penerbangan dapat melakukan pemesanan dan check-in melalui telepon dan saya ingin meniru hal tersebut untuk menginap di hotel," kata Schwartz.

Hotel yang menggunakan robot untuk melayani tamunya bukanlah hal yang pertama. Sebelumnya Jepang dan China juga sudah melakukan hal serupa, di mana mereka menggunakan robot untuk membantu para staff hotel untuk melayani para tamu.

kumparan post embed

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!