Kumparan Logo

Ini yang Dilihat Mesin Pemindai X-Ray saat Pemeriksaan di Bandara

kumparanTRAVELverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas TSA. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Petugas TSA. Foto: Shutterstock

Saat liburan naik pesawat, salah satu prosedur yang harus dilewati traveler adalah pemeriksaan barang-barang bawaan dengan mesin X-ray atau sinar-X oleh petugas keamanan di bandara, seperti petugas TSA (Transportation Security Administration). Kamu mungkin bertanya-tanya, apa sih yang sebenarnya dilihat petugas bandara di layar mereka?

Bukan sekadar gambar bayangan, ternyata ini yang sebenarnya dilihat mesin pemindai TSA saat pemeriksaan di bandara.

Petugas TSA. Foto: Shutterstock

Dilansir BGR, mesin pemindai TSA menggunakan teknologi computed tomography (CT) X-ray, teknologi serupa dengan yang digunakan di dunia medis.

Mesin ini memancarkan sinar-X dalam dosis rendah ke dalam koper. Setiap jenis material, seperti logam, cairan, dan bahan organik menyerap sinar dengan cara berbeda.

Hasilnya adalah gambar dua dimensi yang diolah dengan algoritma khusus untuk membentuk model tiga dimensi, yang bisa diputar dan diperiksa dari berbagai sudut.

Dengan cara ini, petugas bisa membedakan antara benda berbahaya dan benda biasa, serta mendeteksi ancaman tersembunyi, seperti bahan peledak, senjata api, atau benda mencurigakan lainnya.

Mengapa Laptop dan Cairan Harus Dikeluarkan?

Ilustrasi petugas keamanan mengecek barang bawaan penumpang lewat xray Foto: Shutter Stock

Meskipun mesin CT modern kini lebih canggih, di banyak bandara penumpang tetap diminta mengeluarkan barang-barang tertentu, seperti elektronik dan cairan.

Alasannya sederhana, komponen elektronik seperti papan sirkuit dapat menutupi benda lain di dalam tas, sehingga mengganggu hasil pemindaian.

Begitu pula dengan cairan, meskipun mesin dapat mengenali jenis cairan berdasarkan kepadatan dan komposisinya, petugas tetap perlu memastikan tidak ada zat berbahaya yang disembunyikan di dalamnya.

Selain itu, perangkat elektronik yang telah dimodifikasi bisa menjadi tanda bahaya, misalnya jika digunakan untuk menyembunyikan bahan peledak rakitan (IED).

Teknologi di Bandara yang Semakin Canggih

Ilustrasi baki x-ray di bandara. Foto: Jose Luis Stephens/Shutterstock

Dalam beberapa tahun terakhir, TSA telah memperbarui sistem keamanannya.

Beberapa bandara di Amerika Serikat kini mengizinkan penumpang tidak perlu lagi melepas sepatu atau mengeluarkan laptop dari tas, berkat pemindai baru yang jauh lebih akurat.

TSA juga terus menyesuaikan prosedur dan aturan berdasarkan ancaman terbaru dan perkembangan teknologi. Itulah sebabnya aturan soal cairan dan elektronik bisa berubah setiap tahun.