Istilah-istilah Diving yang Wajib Diketahui Penyelam Pemula, Sudah Tahu?

31 Agustus 2021 7:01 WIB
·
waktu baca 5 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi penyelam tengah menikmati indahnya Raja Ampat (portrait) Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyelam tengah menikmati indahnya Raja Ampat (portrait) Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Menyelam atau diving menjadi salah satu cara buatmu yang ingin menikmati keindahan bawah laut Indonesia. Selain menyiapkan peralatan menyelam, para penyelam juga harus memiliki sertifikat resmi untuk melakukan penyelaman atau diving license.
ADVERTISEMENT
Tapi, enggak hanya itu, kamu wajib untuk tahu dan paham beberapa istilah diving yang penting.
Ilustrasi penyelam Foto: Pixabay
Istilah-istilah ini akan banyak dipakai selama kamu belajar menyelam, bahkan untuk berkomunikasi dengan komunitas penyelam di mana pun kamu berada.
Berikut kumparan rangkum istilah-istilah dalam diving yang wajib kamu ketahui.

1. Skin Diving atau Free Diving

Diving atau penyelaman yang dilakukan hanya dengan menggunakan peralatan dasar, seperti alat snorkel, masker, dan fins. Penyelaman jenis ini tidak menggunakan tabung oksigen untuk membantu pernafasan.

2. Scuba Diving

Penyelaman dengan peralatan selam lengkap dan profesional yang disebut dengan SCUBA (Self Breathing Underwater Breathing Apparatus).

3. Nitrox Diving

Serupa dengan scuba diving, penyelaman jenis ini juga menggunakan peralatan selam lengkap. Bedanya, kadar campuran oksigen dan nitrogen dalam tabung lebih banyak, sehingga kamu bisa menyelam dengan waktu yang lebih panjang.
ADVERTISEMENT
Nitrox Diving biasanya juga dilakukan dalam misi khusus, seperti misi pencarian ataupun penyelaman yang membutuhkan durasi panjang.

4. Advanced Open Water

Istilah ini digunakan untuk menjelaskan level sertifikasi dalam penyelaman rekreasional. Seperti namanya, level keahlian menyelam ini memungkinkan kamu untuk menyelam di kedalaman yang lebih tinggi dibandingkan dengan level di bawahnya.
Kedalaman air yang bisa kamu selami dalam level ini adalah 100 kaki atau sekitar 30 meter.

5. Alternate Air Souce

Sumber udara cadangan yang biasanya berwarna kuning dan terpasang di rompi menyelam atau Buoyancy Compensator Device (BCD), yang digunakan untuk berjaga-jaga.
Ilustrasi penyelam yang menikmati keindahan Indonesia Foto: Dok. Scuba Junkie

6. Buoyancy Compensator Device (BCD)

Buoyancy Compensator Device (BCD) merupakan peralatan menyelam yang berbentuk jaket di mana di dalamnya terdapat air cell atau udara khusus. Udara ini berfungsi untuk membantu penyelam mengatur daya apung selama berada di dalam air.
ADVERTISEMENT
Alat ini sangat penting, karena untuk mengatur kenetralan daya apung dalam air laut sangat sulit. Terlebih lagi jika ada masalah selama penyelaman, saat dikembangkan, BCD bisa membantu kamu untuk langsung naik ke permukaan air.

7. Buddy Diver

Sesuai namanya, buddy diver adalah teman penyelam. Karena menyelam menjadi salah satu kegiatan berisiko tinggi, para penyelam dianjurkan untuk membawa satu, dua atau lebih buddy driver saat menyelam di bawah laut.

8. Wet Suit

Wet suit adalah baju yang dipakai untuk menyelam yang terbuat dari bahan neophrene (karet sintetis yang terbuat dari proses polymerisasi pada chloroprene dan seringkali disebut dengan polychloroprene) yang memiliki rongga-rongga udara.
Pakaian ini berfungsi untuk melindungi tubuh kamu dari goresan-goresan dan menjaga suhu tubuh kamu selama menyelam supaya tidak drop.
ADVERTISEMENT

9. Snorkel

Snorkel merupakan alat bantu naas berbentuk pipa yang digunakan untuk mengambil napas tanpa mengangkat kepala keluar dari air.

10. Fins

Biasa disebut kaki katak, fins merupakan alat mirip sirip yang biasanya dipasangkan di bagian kaki. Alat ini berfungsi untuk membantu memudahkan pergerakan kamu selama di dalam air.
Ilustrasi menyelam di dasar laut Foto: Shutter Stock

11. Regulator

Alat pengubah tekanan udara tinggi pada tabung udara menjadi tekanan udara yang lebih rendah sesuai kebutuhan penyelam.

12. Depth Gauge

Instrumen atau alat pengukur kedalaman kamu saat menyelam.

13. Pressure Gauge

Instrumen atau alat pengukur tekanan udara dalam tabung.

14. Tank Valve

Alat yang terpasang di bagian mulut tabung udara yang berfungsi seperti pembuka dan penutup aliran udara dari dalam tabung.
ADVERTISEMENT

15. Weight Belt

Sabuk pemberat yang digunakan untuk mengatur daya apung, sehingga kamu bisa menyelam ke bawah.
Ilustrasi penyelam yang menikmati keindahan Indonesia Foto: Dok. Scuba Junkie

16. Dive Computer

Alat bantu untuk perencanaan dan memonitor penyelaman. Alat ini biasanya dipakai di pergelangan tangan karena bentuknya yang menyerupai jam tangan.

17. Rear Roll Method

Teknik masuk ke dalam air dengan badan menghadap ke dalam kapal sambil sedikit menunduk dan memegang masker, serta mouthpiece, lalu berguling ke belakang.
Teknik ini biasanya dipakai saat menyelam dengan perahu kecil atau perahu karet untuk menjaga keseimbangan perahu.

18. Side Roll Method

Teknik masuk ke dalam air dengan cara duduk sejajar di pinggir kapal, lalu berguling ke samping. Cara ini biasanya dipakai saat akan menyelam di kapal yang sedang melaju.
ADVERTISEMENT

19. Sitting Front Entry

Teknik masuk ke dalam air dengan cara duduk di pinggiran kapal dengan kaki menghadap air, lalu lompat ke dalam air.

20. Standing Front Entry

Salah satu teknik untuk masuk ke dalam air dengan cara cara berdiri di pinggiran kapal dan mulai memposisikan badan kamu agak condong ke depan. Ayunkan kaki kamu ke depan dengan lebar lalu masuklah ke dalam air.
Setelah berada di air, kamu harus langsung menutup rapat kembali kaki kamu agar kamu tetap bisa bertahan di permukaan air.

21. Mask Clearing

Teknik mengeluarkan air yang biasanya masuk ke dalam masker dengan cara mengembuskan udara dari hidung ke dalam masker sambil memegang bagian atas masker. Dengan begitu air akan keluar dari bagian bawah masker yang kamu pakai.
ADVERTISEMENT

22. Equalization/Equalize

Equalization merupakan sebuah teknik yang digunakan untuk mengatur tekanan di dalam dan di luar telinga. Di telinga bagian dalam terdapat bagian buntu yang hanya bisa dijangkau melalui saluran eustachian.
Saat kamu menyelam, tekanan di luar telinga menjadi tinggi dan kamu perlu melakukan equalization agar telinga kamu tidak terganggu.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)