Kumparan Logo

Itinerary Liburan 3 Hari 2 Malam di Yogyakarta, Menarik Dicoba Bareng Bestie

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Tugu Yogyakarta. Foto: khafidmukriyanto/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tugu Yogyakarta. Foto: khafidmukriyanto/Shutterstock

Yogyakarta selalu punya tempat tersendiri bagi setiap wisatawan. Selain suasananya yang selalu bikin rindu, ada banyak tempat wisata yang menarik disambangi.

Sehari rasanya tak cukup buat kamu yang ingin menikmati deretan tempat wisata di Yogyakarta. Oleh karenanya, ambil cuti 2-3 hari cukup rasanya buat menikmati keindahan Kota Gudeg.

Mau kulineran? Bisa, mau menikmati wisata Instagramable? Juga bisa. Buatmu yang pengin liburan ke Yogyakarta dalam waktu dekat, tak ada salahnya mencoba itinerary 3 hari 2 malam yang kumparan rangkum berikut ini.

Di mana saja itu? Yuk, simak ulasannya.

Hari Pertama

Menikmati Keindahan Taman Sari Yogyakarta

embed from external kumparan

Dari kota asal, kamu disarankan untuk berangkat pagi-pagi agar bisa langsung mengeksplorasi Kota Yogyakarta, bahkan saat hari pertama kedatangan. Untuk permulaan, kamu bisa mengunjungi deretan tempat wisata yang tidak terlalu jauh, seperti Kampung Wisata Taman Sari yang berada tidak jauh dari Tugu Jogja.

Destinasi satu ini sudah sangat populer di kalangan wisatawan, bahkan wisatawan asing. Keindahan arsitektur kuno dan pemandangan yang menakjubkan membuat Taman Sari banyak dituju, khususnya bagi para penggemar wisata sejarah.

Suasananya yang tentram dan asri juga sangat pas buat kamu yang ingin menghabiskan liburan bareng keluarga. Sembari menyaksikan indahnya arsitektur bangunan di Taman Sari, jangan lupa untuk abadikan momen terbaikmu, ya.

Buat kamu yang ingin ke sini, Taman Sari terletak di Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Wisata Sejarah di Keraton Yogyakarta

embed from external kumparan

Belum lengkap rasanya ke Kota Gudeg kalau belum berkunjung ke Keraton Yogyakarta. Ikon wisata Yogyakarta ini hampir selalu ramai oleh pengunjung.

Keraton Yogyakarta adalah Istana Kesultanan tempat tinggal Sultan Hamengkubuwono X, yang menjabat sebagai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta saat ini.

Walau demikian, kamu bisa tetap mengunjungi beberapa kompleks keraton yang memang dikhususkan wisatawan. Seperti area museum yang menyimpan koleksi benda-benda kesultanan, yang masih dilestarikan dan terawat dengan baik hingga saat ini.

Museum ini terbuka untuk setiap pengunjung yang ingin mengetahui beragam benda peninggalan sejarah Kesultanan Yogyakarta. Bukan hanya barang-barang kuno, kamu juga bisa melihat koleksi lukisan hingga alat musik gamelan. Lengkap!

Setelah puas menjelajah, kamu bisa bersantai di luar kompleks keraton yang dikelilingi dengan pepohonan yang rindang.

Untuk lokasinya sendiri berada di Jl. Rotowijayan Blok No. 1, Panembahan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, DIY. Adapun tiket masuknya Rp 8.000 per orang.

Menikmati Kuliner Khas di Gudeg Yu Djum Wijilan 167

embed from external kumparan

Setelah berkunjung ke Keraton Yogyakarta, kamu bisa beristirahat sejenak sambil mengisi perut dengan kuliner khasnya. Ya, berwisata ke Yogyakarta tak lengkap jka belum menikmati gudeg.

Salah satu gudeg dekat Keraton Yogyakarta atau Taman Sari yang menarik dicoba adalah Gudeg Yu Djum Wijilan 167. Lokasonya berada di Jalan Wijilan Nomor 167, Panembahan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta.

Walau memiliki banyak cabang tetapi tempat makan di Wijilan-lah yang paling ramai. Adapun untuk harga gudeg di Yu Djum Wijilan berkisar Rp 20 sampai Rp 50 ribuan atau lebih.

Dengan harga tersebut kamu bisa memilih lauk sesuai selera, misalnya telur, ayam, atau tahu. Gudeg Yu Djum Wijilan 167 buka setiap hari pukul 06.00-22.00 WIB.

Jalan Santai Sambil Berburu Oleh-oleh di Malioboro

embed from external kumparan

Selain Keraton Yogyakarta ataupun Tugu Jogja, Jalan Malioboro merupakan salah satu destinasi ikonik yang wajib disambangi di Yogyakarta. Jalan yang menghubungkan Stasiun Tugu dan pintu masuk Alun-alun Malioboro ini, dikenal dengan deretan toko pernak-perniknya yang khas.

Malioboro menjadi tempat yang cocok bagi kamu yang gemar wisata belanja atau ingin berburu oleh-oleh. Nah, sebelum keburu lelah, kamu bisa berburu oleh-oleh dulu di hari pertama.

Mengingat masih hari pertama kedatangan, kamu punya cukup waktu untuk mendatangi satu toko ke toko lainnya. Jadi, bisa berbelanja lebih santai, deh.

Wisatawan yang sedang menikmati indahnya Malioboro. Foto: Naufal Image/Shutterstock

Di tempat ini kamu bisa menemukan berbagai toko tradisional yang menjual, batik, blangkon, keris, hingga kaus ala distro lokal. Menariknya, semua harganya juga ramah di kantong.

Berniat mencicil membeli oleh-oleh unik untuk keluarga, sanak saudara, dan teman di kota asal? Boleh banget!

Selain berburu oleh-oleh, kamu juga bisa berkeliling jalan Malioboro naik andong ataupun berfoto di sudut-sudut jalannya yang ikonik. Buat yang ingin merasakan nuansa berbeda, kamu juga bisa menikmati keindahan Malioboro di malam hari. Dijamin suasananya bikin kamu betah, deh.

Hari Kedua

Sarapan Kuliner Legendaris Yogyakarta

embed from external kumparan

Di hari kedua, kamu bisa mengawali perjalananmu dengan menikmati sajian kuliner legendaris di Yogyakarta, yakni Soto Pak Marto. Tempat makan yang sudah dibuka sejak tahun 1960-an ini sudah lama jadi langganan wisatawan.

Warung soto ini terletak di daerah Tamansari atau lebih tepatnya berada di Jalan Letjen S. Parman No.44 Notoprajan, Ngampilan, Yogyakarta. Kamu bisa menikmati soto sapi dengan lauk pendamping, seperti sate puyuh, sate usus, tempe mendoan dan sebagainya.

Warung Soto Pak Marto tersedia mulai pukul 06.00 WIB, dan biasanya tutup pada pukul 15.00 WIB. Seporsi soto sapi di Warung Soto Pak Marto dihargai sekitar Rp 13.000. Terjangkau kan.

Berburu Spot Instagramable di Hutan Pinus Pengger

embed from external kumparan

Setelah mengisi tenaga, saatnya meluncur ke Hutan Pinus Pengger yang terletak di Pathuk, Gunungkidul. Hutan Pinus Pengger juga menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi di Yogyakarta.

Selain udaranya yang sejuk, Hutan Pinus Pengger juga menawarkan pemandangan indah bagi kamu yang mencari spot menarik untuk berfoto.

Tempat wisata ini dapat menjadi salah satu alternatif untuk kamu yang ingin menikmati hutan pinus yang masih asri di Yogyakarta.

Salah satu spot yang paling diincar wisatawan adalah rumah piramida yang dibangun dari kumpulan ranting. Kamu dapat masuk dan duduk di dalamnya.

Selain itu, spot menarik lainnya yaitu tangan raksasa yang terbuat dari kayu. Jangan lupa mengabadikan momen terbaikmu, ya!

Pesona Negeri di Atas Awan Bukit Panguk Kediwung

embed from external kumparan

Berjarak sekitar 20 menit dari Hutan Pinus Pengger, Bukit Panguk Kediwung bisa jadi tempat menarik berikutnya yang menarik disambangi buatmu yang ingin berburu spot kece.

Terletak di Dusun Kediwung, Desa Mangunan, bukit ini menawarkan indahnya pemandangan Negeri di Atas Awan.

Bukit ini viral karena keindahan alamnya. Dikelilingi bukit-bukit dan ada Sungai Oya yang mengalir di antara bukit tersebut, destinasi wisata ini pas untuk dijadikan tujuan ketika berkunjung ke Yogyakarta.

Bukit Panguk Kediwung yang berada pada ketinggian 1.219 meter di atas permukaan laut, seolah membuat para wisatawan berada di atas awan sambil menikmati udara yang sangat sejuk.

Warung Simbok

embed from external kumparan

Setelah itu, kamu bisa kembali mengisi tenaga atau menikmati makan siang di Warung Makan Simbok. Terletak di Jalan Wonosari-Yogya Km 5 Bandung Playen Gunungkidul, tempat makan yang satu ini menawarkan konsep khas Jawa kuno.

Adapun, menu favoritnya di sini yaitu ayam ingkung dan ayam goreng kampung. Untuk harga ayam goreng kampung dibanderol sekitar Rp 22 ribu, sedangkan ayam ingkung dipatok sekitar Rp 40 ribu. Harga tersebut belum termasuk nasi, ya.

HeHa Ocean View

embed from external kumparan

Sebelum mengakhiri petualangan di hari kedua, kamu bisa menyambangi salah satu destinasi wisata kekinian dengan beragam spot Instagramable-nya. Ya, HeHa Ocean View tak hanya punya spot foto menarik, juga menawarkan pemandangan indahnya pantai atau lautan biru Gunungkidul.

Menikmati indahnya angin sepoi-sepoi dari ketinggian, sambil melihat sunset yang indah tentu akan jadi pengalaman yang tak terlupakan. Namun, enggak hanya itu, kamu juga bisa mencoba beragam spot foto yang telah disiapkan oleh pengelola.

Karena mengusung konsep wisata paket lengkap, tempat satu ini juga menawarkan spot buat kamu yang ingin menikmati kuliner. Jadi, kamu bisa sekalian dinner di sini sebelum kembali ke penginapan dan bersiap kembali ke kota asal esok hari. Seru, kan!

HeHa Ocean View, salah satu wisata Instagramable di Yogyakarta. Foto: M. Rinandar Tasya/Shutterstock

Hari Ketiga

Berburu Oleh-oleh di Bakpia Pathok 25

embed from external kumparan

Di akhir petualanganmu di Yogykarta, kamu bisa memanfaatkanya dengan berburu oleh-oleh di pusat oleh-oleh terkenalnya. Salah satunya adalah bakpia pathok yang merupakan buah tangan yang paling dicari wisatawan.

Buat kamu yang ingin membeli aneka oleh-oleh khas Yogyakarta, khususnya bakpia pathok, Bakpia Pathok 25 adalah tempat yang bisa jadi alternatif.

Pusat oleh-oleh yang terletak di Jl AIP II KS Tubun, Desa Pathuk, ini menjual beragam oleh-oleh khas Yogyakarta, seperti bakpia, yangko, geplak, dan lain sebagainya. Selain lengkap, harganya pun juga terbilang ramah di kantong.

Mampir ke Pusat Oleh-oleh Kaos Dagadu

embed from external kumparan

Ingin mencari buah tangan unik dan anti-mainstream? Kamu bisa mampir ke Dagadu Djokdja yang terletak di Jl. Gedongkuning No.128, Rejowinangun, Kec. Kotagede, Kota Yogyakarta.

Produk yang dihasilkan oleh Dagadu Djokdja memiliki ciri khas tersendiri yakni desain plesetan atau guyonan khas Jawa yang ditampilkan dengan bentuk kaus oblong.

Tidak hanya kaus, Dagadu Jogja juga menjual item fashion lain, seperti tas, mug, sticker, gantungan kunci, dan lainnya. Adapun harga yang dibanderol mulai dari Rp 100 ribu.

Bagaimana, sudah siap liburan di Yogyakarta?