Kumparan Logo

Japan Airlines Buat Sistem Untuk Penumpang yang Ingin Menghindari Tangisan Bayi

kumparanTRAVELverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Bayi Minum Susu di Pesawat Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bayi Minum Susu di Pesawat Foto: Shutter Stock

Dalam penerbangan jarak jauh, tak jarang anak-anak akan menangis karena merasa tidak nyaman di bagian pendengaran mereka. Karenanya, banyak yang mungkin tidak ingin duduk berdekatan dengan anak-anak, karena tidak tahan mendengar tangisan bayi yang dapat mengganggu kenyamanan mereka.

Untuk memberikan kenyamanan kepada penumpang, Japan Airlines mengeluarkan sistem yang berfungsi memberi tahu penumpang ada anak kecil di pesawat. Dilansir Dailystar, child icon atau ikon anak akan secara otomatis muncul untuk mengantisipasi orang dewasa agar memilih tempat yang nyaman.

Child icon akan menunjukkan kursi yang telah dipesan oleh wisatawan di bawah usia 12 tahun. Sehingga, pelancong yang merasa tidak nyaman dengan suara bayi di dalam pesawat dapat menghindarinya sejauh mungkin.

kumparan post embed
Ilustrasi Bayi Menggunakan Pakaian yang Nayaman Saat Pergi dengan Pesawat Foto: Shutter Stock

"Penumpang yang bepergian dengan anak-anak berusia antara delapan hari dan dua tahun, yang memilih kursi mereka di situs web Japan Airlines akan memiliki ikon anak yang ditampilkan di kursi mereka di layar pemilihan kursi. Ini membuat penumpang lain tahu bahwa seorang anak mungkin duduk di sana,'' tulis Japan Airlines dalam keterangan resminya.

Sayangnya, ada beberapa kekurangan dalam sistem tersebut. Pertama, ikon tersebut tidak akan muncul untuk setiap kursi yang dipesan melalui situs web pihak ketiga. Kedua, orang tua bayi tersebut dapat memesan kursi cadangan secara acak tanpa terdeteksi child icon.

Meskipun banyak yang senang, para orang tua justru kesal dengan kehadiran fitur ini. Mereka berargumen bahwa hal seperti ini tidak seharusnya ada dan penumpang lain bisa lebih sabar. Bayi masih belum bisa memahami dan tak dapat mengontrol emosinya, sehingga satu-satunya cara adalah menangis jika merasa tidak nyaman.

Penyebab Bayi Sering Menangis di Pesawat

Bayi naik pesawat. Foto: Shutterstock

Salah satu penyebab bayi menangis di pesawat biasanya karena ia merasa tidak nyaman dengan lingkungan yang baru ia kenal. Berada di sekitar orang-orang asing yang tidak dikenal dan lingkup sempit seperti pesawat membuat si kecil mudah rewel.

Tapi, bukan hanya itu saja yang membuat bayi jadi mudah menangis di pesawat. Penyebab lainnya adalah karena tekanan udara yang berubah saat pesawat lepas landas bisa membuat bayi tidak nyaman.

"Salah satu alasan bayi menangis di pesawat adalah karena mereka tidak pandai menyamakan tekanan di telinga tengah. Sebab tuba Eustachius infantil bayi tidak berfungsi dengan baik layaknya orang dewasa," ujar Dr. Simon Baer, konsultan bedah THT di Inggris, dikutip dari LiveScience.

Tuba Eustachius merupakan jaringan yang menghubungkan telinga tengah ke nasofaring--tenggorokan bagian atas dan bagian belakang rongga hidung. Jadi pada dasarnya tuba ini bekerja untuk mengontrol tekanan dalam telinga tengah agar sama seperti di luar tubuh.

kumparan post embed