Kumparan Logo

KA Wisata Ajak Generasi Millenial Jadi Pemandu Wisata, Berminat?

kumparanTRAVELverified-green

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
KAI Daop 1 Bagikan Masker hingga Cek Kesehatan Penumpang Foto: Dok. KAI
zoom-in-whitePerbesar
KAI Daop 1 Bagikan Masker hingga Cek Kesehatan Penumpang Foto: Dok. KAI

Indonesia memiliki banyak destinasi wisata domestik yang menarik dikunjungi. Untuk itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengadakan program virtual tour ke berbagai destinasi wisata di Indonesia, yang dilaksanakan selama pandemi virus corona.

Program ini melibatkan generasi milenial yang berminat menjadi pemandu wisata virtual, yang dilakukan secara online melalui aplikasi zoom. PT KAI berharap program bertajuk 'Kawisata Adventure' ini dapat membangun minat masyarakat mengunjungi destinasi wisata yang belum banyak diketahui.

Penumpang melintas di dalam gerbong Kereta Api Luar Biasa (KLB) jurusan Bandung - Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/5). Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Dalam keterangan resminya, Humas Kawisata, M.Ilud Siregar mengatakan, bagi generasi milenial yang tertarik menjadi pemandu wisata dapat mengajukan rekomendasi destinasi wisata di wilayahnya, yang kemudian dikirimkan ke Kawisata berupa video teaser beserta narasinya.

''Hasil video kiriman tersebut akan diseleksi oleh tim Kawisata. Video yang terpilih akan ditampilkan pada kegiatan Virtual Tours Kawisata dan peserta berkesempatan menjadi pemandu wisatanya secara online,'' kata Ilud Siregar.

embed from external kumparan

Berikut sejumlah syarat dan ketentuan bagi peserta yang berminat mendaftarkan diri sebagai pemandu wisata virtual:

  1. Familiar dengan aplikasi Zoom

  1. Lokasi tempat wisata ada koneksi internet

  1. Upload videoteaser lokasi dan narasi menggunakan link youtube

  1. Team terdiri dari 1 tour guide dan 1 videografer

  1. Destinasi wisata sekitar peserta

  1. Memiliki rekening Bank

  1. Menggunakan ejaan bahasa Indonesia yang baik dan benar

  1. Akomodasi dan koneksi internet menjadi tanggung jawab peserta.

Ilustrasi Pemandu Wisata Foto: Dok, shutterstock

Ilud juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah pertama untuk membuka peluang kerja di bidang wisata. Tidak hanya itu, KA Wisata juga ingin menjalin dan meningkatkan kerjasama dengan banyak mitra pariwisata untuk memperkenalkan konsep-konsep wisata dan destinasi wisata yang diajukan peserta.

Sebelumnya, KA Wisata juga telah membuka tur virtual dan Virtual Photoshoot antara lain yaitu “Virtual Tour de Lawang Sewu” dan “Virtual Tours The Legend Jogja”. Tur tersebut diadakan pada Kamis (23/4), lalu.

----------------

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!