Kumparan Logo

Keren! Perusahaan Penerbangan AS Rancang Pesawat Tanpa Jendela

kumparanTRAVELverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jendela pesawat  Foto: Shutter stock
zoom-in-whitePerbesar
Jendela pesawat Foto: Shutter stock

Jendela menjadi spot paling disukai penumpang pesawat selama penerbangan. Penumpang yang duduk didekat jendela akan disuguhkan pemandangan di luar dari ketinggian yang tidak bisa didapatkan mereka yang duduk di tengah atau paling pinggir.

Walau banyak yang mengidolakan window seat, sebuah perusahaan penerbangan, Rosen Aviation justru berencana merancang pesawat tanpa jendela. Inovasi itu dikembangkan untuk proyek Yach & Aviation Award 2021.

Dilansir Simple Flying, perusahaan yang berbasis di Oregon, AS, ini merasa bahwa lanskap teknologi yang terus berubah memberikan peluang untuk kreativitas. Dengan konsep masa depan itu, Rosen merancang sebuah tekonologi berbasis layar yang diletakkan di area jendela sebagai tampilan baru dalam kabin.

Ilustrasi pesawat tanpa jendela yang dirancang Revon Aviation Foto: Revon Aviation

Inovasi ini juga bertujuan untuk menyediakan lingkungan yang dipersonalisasi guna melayani penumpang pesawat secara individu tanpa interaksi kontak fisik. Jadi, melalui layar tersebut penumpang dapat berinteraksi langsung dengan awak kabin dan penumpang lain tanpa harus berhadapan.

Sebagian besar teknologi tersebut saat ini sedang dikembangkan pada mobil pintar, dan akan tersedia di kabin pesawat. Rosen menyebut bahwa pihaknya berencana meluncurkan inovasi ini dalam waktu dekat.

Tekonologi masa depan yang dirancang Rosen itu dilengkapi layar OLED, yakni layar yang terbuat dari gabungan warna dalam kaca transparan. Layar tersebut memiliki potensi untuk mengubah kabin pesawat lebih modern, memberikan kualitas gambar yang tak tertandingi, dan mengurangi konsumsi daya.

Ilustrasi pesawat tanpa jendela yang dirancang Revon Aviation Foto: Revon Aviaton

Layar OLED yang dirancang sebagai jendela virtual itu juga dilengkapi beragam fasilitas hiburan yang ditampilkan di dalam layar. Jadi, penumpang seperti berada di bioskop terbang.

Namun, penumpang tak perlu khawatir, mereka akan tetap bisa melihat pemandangan udara di luar pesawat dengan kecanggihan dari layar OLED. Rosen mengungkapkan banyak keunggulan menggantikan jendela kabin menggunakan layar OLED. Pihaknya memastikan, inovasi ini tidak mengubah euforia penumpang selama penerbangan.

"Dari sekian banyak keunggulan yang ditawarkan oleh OLED, dua sorotan utama yang membuka peluang tanpa akhir adalah transparansi dan fleksibilitas. Dengan fitur-fitur baru ini, jendela virtual dan skylight dimungkinkan dalam sejumlah faktor bentuk yang berbeda, baik itu tampilan fleksibel yang disambungkan ke kamera luar, atau tampilan transparan yang memberikan informasi penerbangan utama yang disandingkan dengan jendela tradisional, " kata eksekutif Rosen kepada Simple Flying.

Sebelumnya, inovasi serupa juga sempat dikembangkan oleh maskapai penerbangan UEA, Emirates. Maskapai ini merancang pesawat tanpa jendela dengan menggantikannya dengan jendela virtual.

Nantinya, fasilitas masa depan itu tersedia untuk suite kelas satu, lengkap dengan pintu geser dari lantai ke langit-langit dan fitur teknologi tinggi. Suite ini bisa ditemukan pada pesawat boeing 777-300ER terbarunya. Jendela virtual ini menggunakan teknologi kamera serat optik yang memancarkan gambar maya dari dunia luar.

embed from external kumparan

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).