Kumparan Logo

Kota Ini Tawarkan Rumah Mulai Rp 2 Ribuan, Berminat?

kumparanTRAVELverified-green

Β·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto udara di desa Legrad, Kroasia. Foto: Antonio Bronic/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara di desa Legrad, Kroasia. Foto: Antonio Bronic/Reuters

Sebuah kota kecil di Kroasia menawarkan rumah-rumah kosong tak berpenghuni untuk mereka yang bersedia tinggal di sana. Menariknya rumah-rumah tersebut dijual sangat murah mulai Rp 2 ribuan. Berminat pindah ke sana?

Dilansir Travel and Leisure, ialah Kota Legrad, yang mengobral murah rumah-rumah tersebut. Alasannya, kota ini tengah menghadapi permasalahan serius, yakni depopulasi karena banyak warga yang pindah.

kumparan post embed
Danijel Harmnicar, pemilik rumah yang membeli rumah murah saat membersihkan pekarangan nya di desa Legrad, Kroasia. Foto: Antonio Bronic/Reuters

Menurut Reuters, Legrad pernah menjadi pusat populasi terbesar kedua di Kroasia. Namun, sejak disintegrasi kekaisaran Austro-Hungaria seabad yang lalu dan pembukaan perbatasan baru, populasi di sana terus turun.

"Kami berubah menjadi kota perbatasan dengan sedikit koneksi transportasi ke tempat lain. Sejak itu populasinya berangsur-angsur berkurang," kata Wali Kota Legrad, Ivan Sabolic.

embed from external kumparan

Padahal sebelumnya, kota yang dikelilingi hutan dan perbukitan hijau ini dihuni 2.250 penduduk sekitar 70 tahun yang lalu. Sayangnya, jumlah tersebut terus mengalami penurunan hingga sekarang.

Untuk tahap pertama, kota tersebut menjual 19 rumah kosong dan lokasi konstruksi yang ditinggalkan dengan harga masing-masing 1 kuna atau Rp 2,308.

embed from external kumparan

Adapun, bagi penduduk baru yang ingin membeli rumah milik pribadi, pemerintah kota juga akan menanggung 20 persen dari harga atau hingga 35 ribu kuna atau Rp 80 juta. Selain itu, pemerintah kota setempat juga akan membayarkan sekitar 25 ribu kuna atau Rp 57,5 juta untuk setiap renovasi yang diperlukan.

Sejauh ini, 17 properti telah terjual. Rumah-rumah yang ditawarkan dalam keadaan rusak. Beberapa di antaranya setengah puing, tidak memiliki jendela dan pintu, serta dindingnya ditumbuhi jamur.

kumparan post embed
embed from external kumparan

Ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi untuk memiliki rumah di kota tersebut. Setiap individu atau pasangan yang ingin menetap di Legrad antara lain harus mampu secara finansial dan berusia di bawah 40 tahun. Mereka juga perlu berkomitmen untuk tinggal setidaknya 15 tahun.

Sabolic mengatakan sejauh ini tawaran tersebut menarik minat dari penduduk di beberapa negara, seperti dari Rusia, Ukraina, Turki, Argentina, dan Kolombia. Sayangnya, ia mengungkapkan pengurusan imigrasi di Kroasia cukup rumit, sehingga saat ini belum ada pembeli dari luar negeri.

Meski demikian, pihaknya mengatakan kotanya menyediakan peluang kerja bagi pendatang baru, meliputi pekerjaan di bidang produksi makanan, pengolahan kayu dan industri pengolahan logam.

Sementara itu, Danijel Harmnicar, salah seorang pemuda dari Kroasia utara mengaku tertarik tinggal di Legrad. Dirinya beserta istri dan dua anaknya tak keberatan untuk tinggal di sana.

β€œJauh lebih baik tinggal di tempat sendiri daripada menjadi penyewa. Tinggal 15 tahun di sini tidak masalah bagi kami, kami tidak berencana untuk pindah,” katanya.

***

embed from external kumparan

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)