Kumparan Logo

Liburan di Bali? Ini Daftar Event Pariwisata Sepanjang 2026

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Gadis Bali. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Gadis Bali. Foto: Shutterstock

Pemerintah Provinsi Bali meluncurkan Calendar of Event (CoE) atau Kalender Kegiatan 2026 untuk mendongkrak sektor pariwisata daerah itu.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali, I Wayan Sumaraja, mengatakan sepanjang tahun ini tercatat ada 56 kegiatan. Jumlah ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya 54 kegiatan.

“Kegiatan daerah yang termuat dalam Bali CoE tahun ini total berjumlah 56 yang terdiri dari 40 kegiatan budaya, tujuh kegiatan olahraga, dua kegiatan MICE, satu kegiatan fesyen, empat festival musik dan dua festival kuliner,” kata Wayan, seperti dikutip dari Antara.

Ilustrasi tari pendet di Bali. Foto: Shutter Stock

Wayan mengatakan program dalam Kalender Kegiatan 2026 ini akan memperkuat arah pembangunan pariwisata Bali yang terencana, terukur dan berkelanjutan.

“Setiap kegiatan pariwisata tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung dalam satu arah pembangunan pariwisata Bali yang berkelanjutan,” ucapnya.

Wisatawan berkeliling area taman saat berkunjung di Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan, Tabanan, Bali, Rabu (24/12/2025). Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Penyusunan Kalender Kegiatan 2026 sendiri melalui proses koordinasi dan kolaborasi antara Pemprov Bali, pemerintah kabupaten/kota, perangkat daerah terkait, komunitas, serta pelaku industri pariwisata.

Setiap festival atau ajang dibuat untuk mencerminkan potensi, karakter dan keunikan masing-masing wilayah, sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata dan merata bagi masyarakat.

Deretan Event Pariwisata di Bali Sepanjang 2026

Tahun ini, Dispar Provinsi Bali ingin agar kegiatan untuk mendongkrak pariwisata yang dimaksud tidak semata-mata berorientasi pada jumlah kunjungan, tetapi lebih pada kualitas pengalaman wisatawan, pelestarian budaya, serta keberlanjutan lingkungan.

Oleh karena itu, setiap kegiatan didorong untuk menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan, ramah lingkungan, inklusif, serta menghormati nilai-nilai adat dan budaya Bali.

Wisatawan berkeliling area taman saat berkunjung di Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan, Tabanan, Bali, Rabu (24/12/2025). Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

“Kami menaruh harapan besar pada sinergi program kegiatan di tahun 2026 ini dapat menjadi sarana pemerataan kunjungan wisatawan, baik dari sisi waktu maupun wilayah, dengan penyebaran kegiatan yang merata sepanjang tahun dan di seluruh kabupaten/kota diharapkan tidak terjadi penumpukan kunjungan pada periode atau lokasi tertentu saja,“ ujar Wayan.

Untuk mengoptimalkan kalender kegiatan yang disusun, Dispar Bali mengaku tak bisa bekerja sendirian, mereka akan berkolaborasi di daerah maupun di nasional, termasuk dengan pelaku usaha, desa adat, komunitas kreatif, akademisi, serta media dalam penyebarluasan kegiatan.

Adapun 56 kegiatan selama 2026 itu adalah:

Februari

  • 6th Multilateral Naval Exercise.

Maret

  • Buleleng International Rhythm Festival

  • Kesanga Fest 2026

  • Pawai Ogoh-Ogoh Denpasar

  • Lukat Geni

  • Omed-Omedan

  • Buleleng Ethno Carnival.

April

  • Bali Spirit Festival

  • Festival Semarapura

  • Food, Hotel & Tourism Bali.

Mei

  • BTR Ultra

  • Ubud Food Festival

  • Bali Beyond Travel Fair

  • Gianyar Festival Layang-Layang.

Juni

  • Bali International Film Festival Balinale

  • Bali Wellness And Beauty Expo

  • Ubud Open Studios

  • Tenganan Pegringsingan Culture Festival

  • Pesta Kesenian Bali XLVII

  • Semarak Pandawa Festival

  • Karangasem Festival

  • Mekotek.

Juli

  • Penglipuran Village Festival

  • Festival Bali Jani

  • Jatiluwih Festival

  • Lovina Festival

  • Bali International Choir Festival

  • Rare Angon Festival.

Agustus

  • Ubud Village Jazz Festival

  • Buleleng Festival

  • Maybank Marathon

  • Tanah Lot Art and Food Festival

  • Makepung Bupati Cup

  • Denpasar Kite Festival

  • Medewi Boardriders Challenge.

September

  • Taman Ayun Barong Festival

  • Bali International Airshow

  • Lembongan Surf and Music Festival

  • Buleleng Fashion Festival

  • Parade Budaya Jembrana.

Oktober

  • Nusa Penida Festival

  • Klungkung Heritage Festival

  • Gebug Seraya Festival

  • Ubud Writers And Readers Festival

  • Tulamben Ocean Harmony Festival

  • Bali Hockey Festival.

November

  • Pemuteran Bay Festival

  • Makepung Lampit

  • Makepung Jembrana Cup

  • Ulundanu Festival

  • Jembrana Jegog Festival

  • Sanur Village Festival

  • Goa Lawah Festival.

Desember

  • Pandawa Beach Festival

  • Bali Rockin’ Blues Festival

  • Denpasar Festival.