Kumparan Logo

Menikah di Pesawat Demi Hindari Lockdown, Pasangan Pengantin di India Dikecam

kumparanTRAVELverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Menikah. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Menikah. Foto: Pixabay

Demi menghindari lockdown ketat, sepasang pengantin di India rela menyewa pesawat untuk menggelar pesta pernikahan mereka. Pesta pernikahan tersebut pun viral di media sosial, karena tidak menerapkan protokol COVID-19.

Dilansir BBC, dalam video yang diunggah pemilik akun Twitter @DonthuRamesh, pasangan tersebut menikah di pesawat charter SpiceJet dengan dikelilingi teman dan kerabat dekat mereka.

Ilustrasi Pernikahan di India Foto: Dok. Shutterstock

Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Internasional Madurai di negara bagian Tamil Nadu, India, ke Bengaluru pada Minggu (24/5).

Selain itu, pesta pernikahan tersebut digelar di mana tidak ada jaga jarak dan sebagian besar tamu undangan yang tidak mengenakan masker.

X post embed

Kabarnya, pesta pernikahan di dalam pesawat tersebut dihadiri oleh 160 tamu. Hal inilah yang menjadi sorotan karena Tamil Nadu dan India secara umum sedang menerapkan lockdown seiring tingginya kasus COVID-19.

Negara bagian Tamil Nadu juga melarang kerumunan dengan membatasi sebuah pernikahan dengan dihadiri maksimal 50 orang.

Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India Turun Tangan

Ilustrasi maskapai penerbangan SpiceJet Foto: Instagram @flyspicejet

Buntut kejadian tersebut, Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India (DGCA) turun tangan. Otoritas setempat tengah menyelidiki video viral pesta pernikahan tanpa menerapkan protokol COVID-19 tersebut.

Sementara itu, mengutip BBC, juru bicara SpiceJet juga angkat suara mengenai insiden tersebut. Pihak maskapai menyatakan kejadian itu memang terjadi di salah satu armadanya. Pesawat Boeing 737 pesawat tersebut memang disewa agen perjalanan untuk menggelar pesta pernikahan.

Ilustrasi Pernikahan di India Foto: Shutter Stock

Walau demikian, pihaknya mengeklaim bahwa telah memberikan panduan COVID-19 selama penerbangan berlangsung.

"Klien diberi pengarahan dengan jelas tentang pedoman COVID-19 yang wajib diikuti, serta aktivitas yang tidak boleh dilakukan di pesawat," ujarnya.

Hingga kini, video itu sudah ditonton lebih dari 500 ribu orang dan menuai beragam komentar netizen di media sosial. Banyak di antara mereka yang menyayangkan kejadian tersebut di tengah lockdown yang dilakukan di India.

"Saya tidak mengerti...mengapa orang-orang terutama di India menginginkan pernikahan yang meriah bahkan di masa pandemi yang sulit ini," tulis pemilik akun @sky_tweets.

"Protokol COVID-19 yang benar-benar aman. Tepok jidat," tulis @anilbatchu.

Selain itu, tak sedikit netizen yang mengatakan bahwa hal ini sama saja mengejek aturan yang sudah diberlakukan pemerintah.

"Ini adalah ejekan total dari aturan yang diberlakukan oleh Pemerintah," tulis @Anindya_2020.

Kobaran api di tumpukan kayu untuk mengkremasi pasien COVID-19 di sebuah krematorium di New Delhi, India, Senin (26/4). Foto: Adnan Abidi/Reuters

India menjadi salah satu negara dengan angka kasus COVID-19 tertinggi kedua di dunia. Menurut data, setidaknya 300 ribu orang di India meninggal akibat gelombang kedua COVID-19.

Meledaknya kasus COVID-19 di India membuat rumah sakit dan tempat-tempat kremasi kewalahan. Bahkan, India juga mengalami kekurangan stok oksigen dan membutuhkan tambahan alat medis lainnya untuk menanggulangi COVID-19.

***

embed from external kumparan

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)