Mulai 28 Oktober, Hawaii Larang Turis Berenang Bareng Lumba-lumba
·waktu baca 2 menit

Atraksi berenang dengan lumba-lumba mungkin jadi salah satu atraksi wisata yang paling dicari turis saat liburan. Sayangnya, mulai Oktober mendatang, turis tidak lagi bisa berenang bareng lumba-lumba saat liburan di Hawaii.
Dilansir Travel and Leisure, hal ini dikarenakan pembuat kebijakan federal Amerika Serikat secara resmi mengeluarkan aturan baru yang melarang turis berenang dengan hewan nokturnal tersebut.
National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) bidang National Marine Fisheries Service melarang segala bentuk interaksi manusia dengan lumba-lumba pemintal (Stenella longirostris) dalam jarak 50 yard.
Peraturan tersebut dimaksudkan untuk melindungi lumba-lumba selama masa kritis, serta melindungi mereka dari interaksi yang berpotensi menimbulkan stres saat berenang dengan para turis.
"Sama seperti semua hewan lainnya, lumba-lumba pemintal (hidung botol) juga membutuhkan istirahat," tulis pernyataan resmi yang dikeluarkan pemerintah.
Adapun, larangan ini akan mulai diberlakukan mulai tanggal 28 Oktober mendatang. Dalam larangan tersebut, nantinya turis yang berwisata dengan kapal, berkano, hingga bermain paddle board dilarang untuk mendekati hewan tersebut sejauh 2 mil laut atau 3,7 kilometer (km).
Lumba-lumba Pemintal Kerap Menarik Perhatian Turis
Lumba-lumba pemintal dikenal sebagai spesies lumba-lumba yang aktif. Lumba-lumba ini kerap berenang dan melompat di udara yang memberikan pemandangan tersendiri bagi turis.
Spesies lumba-lumba ini juga aktif di malam hari. Mereka mencari makan di perairan dalam dan kembali pada siang hari ke dekat pantai untuk beristirahat --waktu yang sama saat turis memulai kegiatannya di laut.
"Kurangnya waktu istirahat yang konsisten dan tidak terganggu dapat mengurangi jumlah energi yang mereka miliki untuk berburu dan merawat anak-anak mereka. Paparan kronis terhadap aktivitas manusia di habitat penting siang hari mereka dapat menempatkan populasi lumba-lumba pemintal dalam bahaya," kata NOAA.
Jika turis dibiarkan terus melakukan pertemuan di dekat kawanan lumba-lumba, peneliti khawatir spesies terancam secara tak langsung.
NOAA juga tengah mempertimbangkan kebijakan untuk melarang turis yang naik kapal berlayar memasuki perairan Maui dan Big Island yang menjadi tempat lumba-lumba cenderung menghabiskan hari-hari mereka.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
