Kumparan Logo

Permudah Wisatawan ke Pulau Samsosir, ASDP Hadirkan Lintasan Ajibata-Ambarita

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Permudah wisatawan ke Pulau Samsosir, ASDP hadirkan lintasan Ajibata-Ambarita. Foto: Dok. ASDP
zoom-in-whitePerbesar
Permudah wisatawan ke Pulau Samsosir, ASDP hadirkan lintasan Ajibata-Ambarita. Foto: Dok. ASDP

Pulau Samosir dikenal sebagai salah satu tujuan utama wisatawan kala berkunjung ke Danau Toba. Bagaimana tidak, di tengah hamparan Danau Tiba yang memantulkan langit biru, Pulau Samosir berdiri megah sebagai jantung keindahan Sumatera Utara.

Hal inilah yang membuat PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menghadirkan akses yang lancar dan nyaman, untuk menjangkau keindahan Pulau Samosir. Kini, wisatawan bisa menuju Pulau Samosir dengan nyaman melalui lintasan Ajibata-Ambarita, jalur vital yang menjadi gerbang utama menuju Pulau Samosir.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa kehadiran ASDP di Kawasan Danau Toba merupakan bagian dari upaya besar BUMN ini, dalam memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendukung pariwisata nasional.

“Kehadiran kami di wilayah Sumatera, khususnya di Kawasan Danau Toba, adalah wujud nyata dukungan ASDP terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan. Melalui layanan yang andal, aman, dan nyaman, kami ingin memastikan setiap wisatawan dapat menikmati keindahan Pulau Samosir dengan mudah,” ujar Heru, seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima kumparan.

Permudah wisatawan ke Pulau Samsosir, ASDP hadirkan lintasan Ajibata-Ambarita. Foto: Dok. ASDP

Heru menambahkan, meningkatnya aksesibilitas wisata akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan peluang usaha baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

“Ketika wisata berkembang, roda ekonomi berputar, dan masyarakat sekitar ikut menikmati manfaatnya,” lanjutnya.

Pulau Samosir dikenal memiliki kekayaan alam yang luar biasa, mulai dari pesona Bukit Holbung yang strategis, deretan pantai eksotis seperti Batu Hoda dan Pardada, hingga air terjun Efrata dan Simangande yang memukau. Kawasan sekitar juga dikenal sebagai lumbung pangan yang subur, menghasilkan padi, jagung, kacang tanah, dan ubi-ubian.

Potensi ini menandakan bahwa Samosir tidak hanya menjadi destinasi wisata unggulan, tetapi juga kawasan dengan ketahanan pangan yang kuat.

Permudah wisatawan ke Pulau Samsosir, ASDP hadirkan lintasan Ajibata-Ambarita. Foto: Dok. ASDP

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menjelaskan bahwa keunikan Pulau Samosir terletak pada perpaduan alam, budaya, dan kehidupan masyarakat yang harmonis.

“Harmoni antara kekayaan alam, hasil bumi, dan budaya yang khas menjadikan Samosir sebagai destinasi wisata yang istimewa. Melalui lintasan Ajibata-Ambarita, ASDP berperan penting menghubungkan wisatawan dengan keindahan tersebut, sekaligus memperkuat konektivitas di kawasan Danau Toba,” jelas Shelvy.

Selain keindahan alam, pengunjung dapat menikmati atraksi budaya, seperti tarian tor-tor, rumah adat Batak, serta berbagai upacara tradisional yang memikat wisatawan lokal maupun mancanegara. Semua ini semakin memperkuat posisi Samosir sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia.

Rute Strategis Layani Ribuan Wisatawan

Permudah wisatawan ke Pulau Samsosir, ASDP hadirkan lintasan Ajibata-Ambarita. Foto: Dok. ASDP

Hingga September 2025, lintasan Ajibata–Ambarita telah melayani 481.076 penumpang dan 111.751 kendaraan. Dari jumlah tersebut, kendaraan roda empat mendominasi sebanyak 78.393 unit, disusul kendaraan roda dua sebanyak 24.704 unit.

Angka ini menunjukkan bahwa lintasan tersebut merupakan salah satu jalur tersibuk di kawasan Danau Toba, dan menjadi tulang punggung utama mobilitas wisatawan maupun distribusi logistik antarwilayah.

General Manager ASDP Cabang Danau Toba, Mario Sardadi, menuturkan bahwa ASDP mengoperasikan dua kapal utama di lintasan ini, yakni KMP Ihan Batak dan KMP Pora-Pora. Keduanya melayani penyeberangan secara rutin setiap hari mulai pukul 07.30 WIB.

“Layanan kami beroperasi dengan jadwal teratur agar mobilitas masyarakat tetap terjaga. Hari Senin hingga Kamis berakhir pukul 18.00 WIB, sementara Jumat hingga Minggu diperpanjang hingga pukul 21.15 WIB untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan,” tutup Mario.

Tarif Terpadu Lintasan Ajibata-Ambarita

  • Penumpang Dewasa: Rp 16.700 Bayi: Rp 7.000

  • Kendaraan Golongan I: Rp 22.300 Golongan II: Rp 39.900 Golongan III: Rp 79.100 Golongan IV – Kendaraan Penumpang: Rp 232.700 Golongan IV – Kendaraan Barang: Rp 187.200 Golongan V – Kendaraan Penumpang: Rp 422.900 Golongan V – Kendaraan Barang: Rp 332.300 Golongan VI – Kendaraan Penumpang: Rp 684.800 Golongan VI – Kendaraan Barang: Rp 540.800 Golongan VII: Rp 769.900 Golongan VIII: Rp 1.058.200 Golongan IX: Rp 1.449.200