Pramugari Ini Beri 5 Cara agar Penumpang Berhasil Berkenalan dengan Awak Kabin
ยทwaktu baca 3 menit

Berprofesi sebagai pramugari mungkin adalah idaman banyak orang. Namun, ternyata untuk menjadi pramugari memiliki banyak persyaratan yang cukup sulit.
Selain itu, pramugari juga memiliki banyak cobaan atau godaan saat menjalankan tugasnya di atas pesawat ketika melayani para penumpang.
Banyak penumpang yang mengajak pramugari untuk berkenalan dan mengajak berkencan ketika pesawat mereka sudah mendarat.
Dilansir The Sun, seorang pramugari yang sudah bekerja selama 14 tahun bernama Amanda Pleva, mengatakan pramugari memiliki kode etik yang ketat untuk melindungi mereka.
Maka dari itu, dia memberikan lima cara untuk berkenalan dengan awak kabin dan memberi tahu kapan harus memulai percakapan dengan mereka.
1. Mulailah dari yang Kecil dan Atur Waktu dengan Benar
Untuk para penumpang yang ingin mengajak bicara lebih dalam pramugari, sebaiknya jangan dilakukan saat mereka menyajikan minuman atau makanan. Hal itu dikarenakan, mereka harus menyajikannya dengan tepat waktu.
"Saya senang mengobrol dengan penumpang saya, tetapi bisa membuat frustrasi ketika mereka mulai menceritakan kisah yang bertele-tele saat saya bergegas untuk melayani orang berikutnya," kata Amanda Pleva.
2. Mulai Percakapan dengan Baik
Nah ini adalah waktu yang tepat. Ketika kamu menuju ke kamar kecil, lihatlah apakah pramugari yang ingin diajak bicara sedang sibuk? Jika tidak, silakan lakukan obrolan secara ringan.
"Cobalah untuk membuatnya menarik jika Anda bisa, dan jauhkan dari yang selalu kita dengar seperti di mana rumahnya, apakah suka menjadi pramugari, atau sudah berapa banyak bertemu dengan orang terkenal," papar Amanda Pleva.
Amanda Pleva juga mengatakan jangan sekali-sekali penumpang menanyakan tentang Mile High Club. Karena itu adalah topik yang sangat membosankan.
3. Perhatikan Bahasa Tubuh Pramugari
Bahasa tubuh adalah segalanya. Karena terkadang penumpang yang mengajak pramugari berbicara secara dalam tidak melihat pekerjaan yang tengah mereka lakukan.
"Ketika saya merasa terjebak di dapur saya berbicara dengan orang yang tidak ingin saya ajak bicara, saya mulai melakukan pekerjaan yang sibuk. Banyak sekali," ucap Amanda Pleva.
"Karena saya tidak akan pernah menyuruh seseorang untuk pergi kecuali tanda sabuk pengaman menyala atau orang tersebut secara fisik menghalangi saya dari apa yang saya lakukan," tambahnya.
Jika pramugari tersebut merasa terganggu dengan percakapan kalian, pramugari akan meminta penumpang untuk kembali ke tempat duduknya.
Dan kalau ia tertarik melanjutkan pembicaraannya, mereka akan mendatangi kursi dari penumpang tersebut untuk memberi tahu kalau mereka akan melanjutkan pembicaraan nanti.
4. Jangan Gegabah
Para penumpang sebaiknya jangan gegabah untuk meminta nomor telepon secara blak-blakan. Ada baiknya, kamu sebagai penumpang memberikan kartu nama atau catatan dan tunggu sampai pesawat mendarat jika ingin melakukannya.
"Jika Anda memberikannya di tengah penerbangan dan pramugari merasa canggung mengetahui Anda tertarik, itu akan menjadi penerbangan yang tidak nyaman dan ekstra panjang Anda berdua saat Anda saling menghindar sampai mendarat," ujar Amanda Pleva.
5. Sopan Santun
Kesopanan penumpang tersebut adalah hal yang paling penting. Namun, sayangnya banyak penumpang yang lebih menggunakan gerutuan atau pantomim sebagai pengganti percakapan.
Misalnya sebagai contoh, pramugari akan lebih senang dengan penumpang yang secara sopan dan tersenyum sambil meminta kopi dan krim dibandingkan penumpang tersebut hanya mengeluarkan kata kopi dan krim.
Dari percakapan tersebut, pramugari bisa melihat dan menempatkanmu apakah kamu tertarik pada mereka atau tidak.
