Kumparan Logo

Qantas Larang Penumpang yang Belum Vaksin untuk Terbang di Rute Internasional

kumparanTRAVELverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Maskapai Qantas melakukan uji coba penerbangan terpanjang tanpa henti dari New York ke Sydney yang membutuhkan waktu selama 19 jam 16 menit. Foto: James D Morgan/Qantas
zoom-in-whitePerbesar
Maskapai Qantas melakukan uji coba penerbangan terpanjang tanpa henti dari New York ke Sydney yang membutuhkan waktu selama 19 jam 16 menit. Foto: James D Morgan/Qantas

Vaksin kini menjadi salah satu persyaratan yang wajib dipenuhi traveler sebelum bepergian dengan pesawat terbang. Salah satunya adalah maskapai penerbangan Qantas yang punya aturan ketat soal vaksin.

Dilansir Traveler, maskapai asal Australia itu berencana menerbitkan kembali aturan baru bagi penumpang. CEO Qantas, Alan Joyce, mengatakan bahwa pihaknya akan melarang penumpang yang belum divaksin untuk ikut dalam penerbangan internasional mereka.

kumparan post embed
Pesawat Qantas Airways yang membawa ratusan warga negara Australia lepas landas di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Rabu (18/8/2021). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO

Joyce mengatakan saat penerbangan internasional yang diwacanakan kembali dibuka pada Desember mendatang, penumpang diwajibkan melampirkan bukti vaksinasi sebelum terbang.

"Qantas akan memiliki kebijakan bahwa secara internasional, kami hanya akan membawa penumpang yang divaksinasi," kata Joyce.

"Karena kami pikir itu akan menjadi salah satu persyaratan untuk menunjukkan bahwa Anda terbang dengan aman dan masuk ke negara-negara lainnya. Kami berharap itu (pembukaan rute penerbangan internasional) bisa dilakukan menjelang Natal," lanjutnya.

Pesawat Qantas Foto: Shutter Stock

Lebih lanjut, Joyce menyatakan bahwa sebelum kebijakan ini diberlakukan, tahun lalu ia telah mengumumkan hal tersebut sebelumnya.

Selain itu, pada bulan lalu, Qantas juga telah mengumumkan bahwa telah memvaksinasi sekitar 22.000 karyawannya guna mempercepat proses vaksinasi di Australia.

Qantas dan Jetstar juga mewajibkan para staf yang ada digaris depan untuk mendapatkan dua kali suntik vaksin.

"Kami pikir semua orang harus melindungi diri mereka sendiri, tetapi kami juga memiliki persyaratan untuk melindungi kolega dan penumpang kami. Dan kemudian ada juga persyaratan untuk melindungi masyarakat," katanya.

kumparan post embed

Qantas Beri Hadiah Menarik Bagi Penumpang yang Sudah Vaksin

Sebelumnya, Qantas juga telah membuat insentif khusus bagi mereka yang sudah divaksin.

Maskapai menawarkan hadiah khusus sebagai tanda terima kasih kepada penumpang yang sudah bersedia melakukan vaksinasi penuh.

Maskapai Qantas melakukan uji coba penerbangan terpanjang tanpa henti dari New York ke Sydney yang membutuhkan waktu selama 19 jam 16 menit. Foto: James D Morgan/Qantas

Tawaran menarik itu diberikan kepada penumpang berusia di atas 18 tahun yang sudah divaksin melalui aplikasi Qantas.

Para penumpang dapat mengeklaim hadiah melalui aplikasi Qantas, dengan pilihan 1.000 poin Qantas, 15 kredit status, atau diskon penerbangan 20 dolar Australia atau sekitar Rp 200 ribu untuk Qantas atau Jetstar.

Selain itu, para anggota akan secara otomatis mengikuti undian berhadiah besar, di mana 10 pemenang akan memenangkan tiket penerbangan, akomodasi, dan bahan bakar selama satu tahun, termasuk rute penerbangan internasional ketika perbatasan dibuka.

kumparan post embed

***

embed from external kumparan

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)