Kumparan Logo

Rusia Tawarkan Museum Menyeramkan Berisi Makhluk Hidup Cacat Fisik

kumparanTRAVELverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Koleksi di Kunstkamera Museum (Foto: Flick / Adrian Dutch)
zoom-in-whitePerbesar
Koleksi di Kunstkamera Museum (Foto: Flick / Adrian Dutch)

Berpelesir ke Rusia jangan terbuai dengan keindahan alam atau arsitektur bangunannya saja. Sempatkan juga untuk mengarungi berbagai museum unik yang berada di Negeri Beruang Merah ini.

Seperti museum pertama di Rusia yang bernama Kunstkamera Museum. Museum ini didirikan oleh Peter de Great. Museum yang berada di Saint-Petersburg ini juga sering disebut Peter de Great Museum of Anthropology and Ethnography.

Salah satu koleksi di Kunstkamera Museum (Foto: Flick / Seppo Enarvi)
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu koleksi di Kunstkamera Museum (Foto: Flick / Seppo Enarvi)

Di buka pada 1727, Kunstkamera Museum memiliki koleksi seperti Siriraj Medical Museum yang berada di Thailand, yaitu berupa makhluk hidup dengan fisik yang tak biasa. Salah satunya adalah koleksi janin yang cacat dan disimpan di sebuah botol kaca bening.

Tak hanya itu, salah satu museum paling terkenal di Rusia ini juga menyimpan berbagai alat penyiksaan yang keji, misalnya kursi hukuman yang penuh paku dan bor kepala. Yang lebih menyeramkan lagi, museum ini memiliki koleksi kepala manusia yang dipenggal dan diawetkan ke dalam air cuka.

Salah satu koleksi di Kunstkamera Museum (Foto: Flick / Adrian Dutch)
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu koleksi di Kunstkamera Museum (Foto: Flick / Adrian Dutch)

Bukan tanpa sebab, sang pendiri mendirikan museum dengan sekitar 200 ribu koleksi untuk mengedukasi masyarakat mengenai kondisi fisik yang cacat sebenarnya bisa dijelaskan secara ilmiah. Dan bukan karena ilmu, sihir, kutukan, ataupun monster.

Salah satu koleksi di Kunstkamera Museum (Foto: Flick / Adrian Dutch)
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu koleksi di Kunstkamera Museum (Foto: Flick / Adrian Dutch)

Pendirinya mendapatkan koleksi ini dari perjalananya ketika berada di luar negeri. Dan ada pula yang ia dapatkan dari ahli anatomi Belanda, Frederick Ruysch.

Jika penasaran, langsung saja meluncur ke Kunstkamera Museum. Museum ini dibuka dari Selasa hingga Minggu pukul 11.00 hingga 18.00 waktu setempat. Untuk dewasa dikenakan biaya dimulai dari Rp 23 ribu saja