Kumparan Logo

Sandiaga Dorong Paralayang Jadi Daya Tarik Wisata Baru di Jeneponto, Sulsel

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bermain paralayang di kawasan kebun teh. Foto: Novrian Arbi/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Bermain paralayang di kawasan kebun teh. Foto: Novrian Arbi/Antara Foto

Kencangnya angin di Bukit Bassolo, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, menerpa wajah dan syal yang dikenakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno.

Hembusan angin yang meniup pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) di sepanjang barisan perbukitan hingga pesisir pantai itu dinilainya menjadi daya tarik utama pariwisata di Kabupaten Jeneponto.

"Hari ini kita sekali lagi melihat potensi pariwisata yang luar biasa, kita akan gaspol untuk bangkitkan ekonomi dan kita fokuskan pada penciptaan lapangan kerja, khususnya di sektor parekraf," ungkap Sandiaga Uno ketika mengunjungi Desa Wisata Rumbia yang terletak di Bukit Bassolo pada Rabu (24/11/2021).

Menparekraf Sandiaga Uno Foto: Dok. Istimewa

Sandiaga menuturkan, anugerah Tuhan tersebut harus dimanfaatkan optimal untuk kesejahteraan rakyat. Satu di antaranya lewat digelarnya kejuaraan paralayang, baik kelas lokal, nasional maupun internasional.

"Rencananya kita akan mengadakan kejuaraan yang melibatkan komunitas dan organisasi paralayang, karena boleh dibilang salah satu kekuatan Jeneponto adalah angin," kata Sandiaga Uno.

"Dan karena di pantainya sangat indah, ini (Bukit Bassolo) bisa menjadi venue dari kejuaraan paralayang dan kami sedang berkoordinasi dengan Pak Bupati bagaimana langkah kita di tahun 2022, akan ada kejuaraan-kejuaraan, baik tingkat lokal, nasional maupun internasional," paparnya.

Paralayang Sebagai Daya Tarik Wisata Baru di Jeneponto

Bermain paralayang di kawasan kebun teh. Foto: Wahdi Septiawan/Antara Foto

Wisata alam paralayang tersebut akan menjadi bagian dari travel pattern dalam paket wisata di Kabupaten Jeneponto.

Diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Oleh karena itu, Sandiaga akan menganggarkan dana alokasi khusus untuk pembangunan venue paralayang di Bukit Bassolo pada 2022 mendatang.

"Karena ini potensinya kelas dunia, dan nantinya juga ada program-program pelatihan, pendampingan dan peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif," ungkap Sandiaga.

"Ini yang mungkin kita bisa lakukan pada tahun 2022 untuk menggerakkan ekonomi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat," tutur Sandi.

Ilustrasi Paralayang. Foto: Shutter Stock

Kabar baik itu disambut gembira Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar.

Kedatangan Sandiaga Uno memicu semangat masyarakat, khususnya para pelaku usaha parekraf menyambut kebangkitan parekraf Kabupaten Jeneponto.

"Masyarakat menyambut hangat kedatangan Bapak Menteri, kita harapkan dengan kehadiran Bapak Menteri ini akan semakin membangkitkan gairah wisata dari anak-anak yang ada di Kabupaten Jeneponto," ungkap Iksan.

"Kami memohon dukungan dari semua pihak untuk sama-sama mempromosikan destinasi wisata yang dimiliki Kabupaten Jeneponto. Kita ada laut, darat, ada pegunungan, desa dan semuanya akan menjanjikan di tangan Bapak Menteri Sandiaga Uno," tutupnya.

***

embed from external kumparan

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)