Waspada 5 Penyakit Ini Ketika Liburan ke Luar Negeri saat Musim Dingin

10 Juli 2023 10:47 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi terkena flu saat sedang liburan ke luar negeri. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi terkena flu saat sedang liburan ke luar negeri. Foto: Shutterstock
Sakit bisa menyerang kapan saja, bahkan ketika kamu sedang traveling ke luar negeri. Ada banyak faktor yang membuat kamu rentan sakit saat liburan. Mulai dari perbedaan waktu dan cuaca yang ekstrem hingga makanan membuat tubuh harus kembali beradaptasi.
Ditambah padatnya aktivitas saat liburan membuat kita kerap tidak menghiraukan tanda-tanda saat daya tahan tubuh menurun, seperti kelelahan, pusing, hingga mual-mual. Bila tidak segera ditangani, bisa-bisa malah berujung fatal dan membuat momen liburan jadi tidak berkesan.
Nah, di antaranya banyaknya penyakit, ternyata berikut ini gangguan kesehatan yang rentan menyerang traveler saat liburan musim dingin, lho. Apa saja?

1. Alergi

Terbiasa tinggal di negara tropis yang suhunya cenderung hangat, kamu harus waspada risiko terkena alergi dingin saat liburan ke luar negeri. Dikenal juga dengan istilah cold urticaria, alergi ini sebenarnya merupakan reaksi yang memicu ruam kemerahan dan gatal-gatal setelah kulit terpapar suhu dingin, baik dari udara, air, hingga makanan.
Bahkan bagi penderita alergi yang parah, paparan suhu dingin ini bisa berujung pada pembengkakan lidah dan tenggorokan, detak jantung tidak beraturan, hingga hilang kesadaran. Jadi bila kamu punya riwayat alergi, sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum bepergian, ya!

2. Diare

Ilustrasi gangguan pencernaan. Foto: Shutterstock
Saat liburan ke tempat baru dengan iklim, sanitasi, dan makanan yang berbeda, risiko terkena gangguan pencernaan hingga diare pun akan meningkat. Perbedaan iklim yang dirasakan juga bisa menyebabkan sistem imun tubuh menurun, sehingga bakteri lebih mudah menyerang.
Selain memastikan kebersihan lingkungan, cara mudah mencegah rasa mulas saat liburan di musim dingin adalah menyantap makanan dengan porsi kecil tapi sering agar perut tidak begah. Hindari juga konsumsi makanan yang dapat memicu rasa mulas, seperti susu dan produk turunannya, makanan pedas, asam, dan tinggi lemak.

3. Nyeri dada

Bagi beberapa orang, cuaca dingin yang ekstrem dapat memengaruhi kesehatan jantung, karena perubahan tekanan barometrik atau berat udara di atas kita, kelembapan, hingga suhu. Dampaknya membuat kita lebih sulit bernapas dan dapat memberi tekanan ekstra pada kerja jantung agar tubuhmu tetap hangat.
Oleh karena itu, sebaiknya hindari aktivitas padat dan biarkan tubuh beradaptasi selama beberapa waktu. Pastikan juga memakai pakaian hangat saat berjalan-jalan, ya!

4. Dehidrasi

Ilustrasi minum air putih. Foto: Shutterstock
Pernah merasa tiba-tiba pusing, sakit kepala, serta diikuti dengan kulit dan bibir yang terasa kering saat berada di tempat dingin? Ya, risiko dehidrasi juga bisa meningkat saat kamu berada di tempat dingin, lho.
Hal ini karena saat suhu dingin, biasanya orang menjadi tidak mudah merasa haus. Di sisi lain, pakaian musim dingin yang tebal membuat keringat lebih cepat menguap sehingga cairan tubuh pun cepat berkurang.

5. Infeksi saluran napas

Perubahan suhu yang mendadak dapat menyebabkan daya tahan tubuh rentan turun. Selain itu, kelembapan yang rendah membuat mukosa atau lapisan jaringan yang membatasi rongga saluran cerna dan saluran napas menjadi kering. Hal ini membuat virus akan lebih mudah masuk ke dalam tubuh, termasuk penyebab infeksi saluran napas.
Ternyata, ada banyak penyakit yang patut diwaspadai saat liburan musim dingin, ya! Karenanya, kamu juga perlu menyiapkan langkah preventif untuk mengatasi hal-hal tidak terduga seperti sakit saat liburan.
Selain memeriksakan diri ke dokter sebelum pergi liburan dan membawa obat-obatan sesuai kondisi kesehatan, pastikan melengkapi perjalanan kamu dengan Zurich Travel Insurance.
Asuransi perjalanan ini akan memberikan kamu perlindungan saat terjadi risiko tidak terduga dalam perjalanan. Tidak hanya saat sakit, namun juga saat terjadi kecelakaan, ketinggalan pesawat, kehilangan dan kerusakan bagasi, kehilangan dokumen, sakit, bahkan sampai meninggal dunia dalam perjalanan.
Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan manfaat tambahan berupa perlindungan lainnya, di antaranya penambahan sejumlah premi seperti olahraga musim dingin, perlindungan kapal pesiar, aktivitas petualangan, perlindungan visa, perjalanan bisnis, perlindungan COVID-19, dan kehilangan acara.
Manfaat Zurich Travel Insurance. Foto: Dok. Zurich
Selain menghadirkan manfaat utama untuk pertanggungan kecelakaan diri hingga kehilangan bagasi atau barang pribadi, ada beberapa kelebihan yang bisa kamu dapatkan saat menggunakan perlindungan Zurich Travel Insurance.
1. Manfaat Cashless, yaitu kemudahan mengajukan klaim saat membutuhkan bantuan medis dan layanan bantuan darurat melalui Zurich Assist.
2. Perlindungan menyeluruh dalam 1 Polis, sehingga otomatis kamu akan mendapatkan perlindungan domestik saat membeli polis internasional (kecuali Schengen Essentials).
3. Lebih Nyaman Bagi Keluarga, karena 100 persen manfaat untuk anak-anak sesuai limit pada polis keluarga, tanpa batasan jumlah anak.
4. Manfaat Keterlambatan, kamu bisa mendapatkan manfaat untuk penundaan perjalanan atau keterlambatan bagasi apabila mengalami keterlambatan minimal 4 jam atau lebih.
5. Beli Banyak, Lebih Hemat. Jadi saat bepergian dengan 2 orang atau lebih ke tujuan dan periode perjalanan yang sama, premi jadi lebih hemat.
6. Manfaat Setelah Perjalanan Dimulai. Kamu diperbolehkan membeli Polis ketika sudah memulai perjalanan, dengan masa tunggu perlindungan selama 3 hari.
7. Pilihan Polis sesuai Kebutuhan, baik untuk perjalanan tunggal, perjalanan sekali jalan, perlindungan setahun.
Pembelian asuransi juga mudah. Cukup mengakses proteksi.zurich.co.id dan kamu akan langsung mendapatkan e-polis perlindungan perjalanan.
Nikmati perjalanan yang lebih tenang dengan perlindungan Zurich Travel Insurance dari berbagai risiko, ke mana pun dan kapan pun kamu melakukan perjalanan. Untuk informasi lengkap tentang Zurich Travel Insurance, kunjungi laman resminya di sini, atau hubungi Zurich Care di 1500 456.
Advertorial ini dibuat oleh kumparan Studio