Kumparan Logo

Yuk Intip Cara Hemat Wisata di Jepang, Dijamin Nggak Bikin Kantong Bolong!

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 6 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kastil Matsue di Prefektur Shimane, Jepang. Foto: Erandhi Hutomo Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kastil Matsue di Prefektur Shimane, Jepang. Foto: Erandhi Hutomo Saputra/kumparan

Sebentar lagi akhir tahun nih. Dari muda-mudi sampai keluarga mulai menyiapkan rencana liburan ke berbagai destinasi wisata, khususnya di luar negeri. Jepang dengan banyak tempat wisata menarik kerap jadi tujuan wisatawan Indonesia.

Tercatat pada periode 2018-2022, sekitar 1 juta wisatawan Indonesia berkunjung ke Jepang. Indonesia pun tercatat sebagai negara penyumbang turis terbanyak ke-12 untuk Jepang.

Namun, kebanyakan wisatawan Indonesia masih berwisata ke daerah-daerah yang sudah populer seperti Tokyo, Kyoto, atau Osaka. Padahal, ada daerah di sisi barat Jepang yang menawarkan pengalaman wisata baru.

Wisatawan yang ingin melihat sisi lain Jepang yang tradisional dan tenang, bisa berkunjung ke wilayah San’in yang artinya the shadow of the mountains atau bayangan pengunungan. Wilayah itu mencakup Prefektur Tottori dan Shimane.

Bukit Pasir Tottori di Jepang Foto: Shutter Stock

Tottori dan Shimane berada di bagian barat Negeri Sakura dan menghadap Laut Jepang, jaraknya sekitar 700 km dari Tokyo. Kedua prefektur ini cocok bagi wisatawan yang benar-benar ingin healing dan jauh dari hiruk pikuk kota.

Di sana terdapat banyak destinasi wisata di antaranya Kastil Matsue, Museum Pasir Tottori, Taman Bunga Yuushien, Matsue Vogel Park, sampai Aquarium AQUAS Shimane.

Kastil Matsue merupakan salah satu dari 5 kastil asli di Jepang yang dimasukkan sebagai kekayaan nasional. Dari atas kastil, wisatawan dapat melihat pemandangan Kota Matsue dan Danau Shinji.

Museum Pasir Tottori, Jepang. Foto: Erandhi Hutomo Saputra/kumparan

Sementara Museum Pasir Tottori merupakan museum pasir dalam ruangan satu-satunya di dunia. Museum ini menampilkan landskap suatu regional atau negara dengan tema yang berbeda tiap tahunnya.

Lalu Taman Bunga Yuushien dengan keindahan bunga dan tanaman yang bisa membuat wisatawan terpana. Di taman ini, wisatawan dapat melihat bunga peony atau iris.

Adapun di Matsue Vogel Park, selain bisa melihat tanaman, wisatawan juga dapat melihat dan memberi makan berbagai binatang, serta pertunjukan burung atau penguin.

Pertunjukan elang di Matsue Vogel Park di Shimane, Jepang. Foto: Erandhi Hutomo Saputra/kumparan

Sedangkan di Aquarium AQUAS Shimane yang merupakan akuarium terbesar di bagian barat Jepang, pengunjung bisa menyaksikan pertunjukan paus beluga, hiu, dan pari.

“Wilayah San’in masih mempertahankan daya tarik Jepang yang sesungguhnya. Sejarah, budaya, gaya hidup, dan pemandangan alam yang masih alami, semuanya terhubung dengan akar Jepang. Mereka yang mencari kualitas dan keunikan Jepang tidak akan kecewa dengan yang mereka temukan di San'in,” ujar perwakilan San’in Tourism Organization pada kumparan di Yonago, Prefektur Tottori, Jepang, belum lama ini.

Bagi wisatawan yang bujet perjalanannya pas-pasan, kamu nggak perlu risau. San’in Tourism Organization menawarkan paket tiket terusan ke tempat-tempat wisata, serta diskon di sejumlah tempat makan.

Paket tiket terusan itu bisa menghemat ratusan ribu, hingga jutaan rupiah bagi wisatawan yang ingin mengunjungi banyak tempat di kawasan San’in.

Gimana caranya?

Pertama, wisatawan cukup mendownload aplikasi Discover Another Japan di Google Play Store atau App Store di handphone masing-masing. Istimewanya, aplikasi ini dikhususkan bagi wisatawan asing, bukan warga negara Jepang.

Setelahnya, di bagian menu aplikasi, kamu bisa memilih Services. Di situ, wisatawan asing bisa memilih berbagai tipe paket tiket terusan yang diinginkan.

Aplikasi Discover Another Japan. Foto: Dok. Discover Another Japan

Tiket terusan yang tersedia mulai dari paket 1 hari di wilayah San’in seharga 2.000 yen atau Rp 207 ribu untuk dewasa, dan 1.000 yen atau Rp 103 ribu untuk anak-anak. Selama sehari, paket tersebut bisa dipakai untuk memasuki 84 tempat wisata di San’in.

Jika tidak memungkinkan masuk ke banyak tempat wisata dalam sehari, wisatawan bisa memilih paket 3 hari seharga 5.000 yen atau Rp 518 ribu untuk dewasa, dan 2.500 yen atau Rp 259 ribu untuk anak-anak. Paket itu juga bisa dipakai masuk ke 84 tempat wisata.

Ada pula paket 7 hari bagi wisatawan yang ingin berlibur lebih panjang, dan menjelajahi seluruh tempat wisata di San’in. Harganya 12.000 yen atau Rp 1,24 juta bagi orang dewasa, dan 6.000 yen atau Rp 622 ribu bagi anak-anak. Jumlah tempat wisata yang bisa dikunjungi dengan paket ini mencapai 124 destinasi.

Aplikasi Discover Another Japan. Foto: Dok. Discover Another Japan

Apabila ingin wisata ke wilayah tetangga Sanyo yang terdiri dari prefektur Hiroshima, Okayama, dan Yamaguchi, tersedia pula paket terusannya. Harganya 6.000 yen atau Rp 622 ribu bagi dewasa, dan 3.000 yen atau Rp 311 ribu untuk anak-anak.

Jika sudah memilih jenis tiket terusan yang diinginkan, langkah selanjutnya membayar sesuai nominal yang dipesan. Wisatawan yang berencana datang rombongan, tak perlu memesan satu per satu. Sebab, setiap pemesanan bisa untuk maksimal 10 orang dewasa dan 10 anak-anak.

Pembayaran pun bisa dilakukan dengan kartu kredit atau secara tunai di kantor pemasaran setempat. Setelah itu, wisatawan akan menerima serial code via email. Serial code tersebut harus dimasukkan ke aplikasi untuk mengaktifkan tiket terusan.

Scan QR Code dari aplikasi Discover Another Japan. Foto: YouTube/San'in JAPAN

Pengalaman kumparan yang telah mencoba aplikasi tersebut di Tottori dan Shimane, penggunaan tiket terusannya sangat mudah dan praktis. Sebelum masuk tempat wisata, pengunjung cukup scan kode QR di loket. Setelahnya, wisatawan bisa menikmati liburan dengan nyaman.

Secara harga, paket tersebut jauh lebih hemat bagi wisatawan yang ingin masuk ke banyak tempat wisata, dibanding membeli tiket eceran atau on the spot di tiap lokasi. Sebab, tarif tiket masuk per tempat wisata mencapai 700 yen sampai 1.500 yen.

Sebagai simulasi, berikut biaya yang harus dikeluarkan kalau ingin mengunjungi 8 tempat wisata di Prefektur Tottori dengan tiket on the spot selama 3 hari:

  • Museum Pasir: 800 yen

  • Museum Mainan Warabekan: 500 yen

  • Museum Seni Watanabe: 900 yen

  • Menyusuri Pantai Uradome dengan perahu: 1.500 yen

  • Museum Gosho Aoyama (Detektif Conan): 700 yen

  • Museum Figur Kurayoshi: 1.000 yen

  • Museum Buah Pir Tottori: 300 yen

  • Taman Bunga Tottori: 1.000 yen

Museum Gosho Aoyama (Conan) di Hokuei, Tottori, Jepang. Foto: Erandhi Hutomo Saputra/kumparan

Dengan simulasi tersebut, total biaya yang harus dikeluarkan 6.700 yen. Sedangkan apabila membeli paket tiket terusan untuk 3 hari di aplikasi Discover Another Japan, wisatawan cukup mengeluarkan biaya 5.000 yen.

Sehingga wisatawan bisa menghemat 1.700 yen atau Rp 180 ribu. Bahkan jumlah tempat wisata yang bisa dikunjungi mencapai 84 destinasi.

Begitu pula kalau wisatawan ingin mengunjungi 8 destinasi wisata di Prefektur Shimane dengan tiket on the spot:

  • Taman Bunga Yuushien: 800 yen

  • Kastil Matsue: 680 yen

  • Keliling Kastil Matsue dengan perahu: 1.200 yen

  • Matsue Vogel Park: 1.050 yen

  • Aquarium AQUAS Shimane: 1.550 yen

  • Menyusuri Danau Shinji dengan perahu: 1.500 yen

  • Mercusuar Izumo Hinomisaki: 300 yen

  • Kediaman Lafcadio Hearns: 310 yen

Total biaya tiket on the spot di 8 destinasi tersebut mencapai 7.390 yen. Alhasil, lebih hemat jika membeli paket tiket terusan untuk 3 hari seharga 5.000 yen. Wisatawan bisa menghemat 2.390 yen atau Rp 250 ribu.

“Discover Another Japan Pass adalah aplikasi tiket terusan khusus untuk wisatawan asing. Wisatawan bisa menikmati sejumlah tempat wisata di area San’in dan Sanyo dengan biaya yang ramah kantong,” tulis San'in Tourism Organization.

Mercusuar Hinomisaki di Shimane, Jepang. Foto: Erandhi Hutomo Saputra/kumparan