Yuk, Keliling 5 Museum di Jakarta dengan Tur Virtual Saat #dirumahaja

Pandemi virus corona membuat beberapa objek wisata di Jakarta ditutup sementara waktu. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.
Selain itu, kamu juga harus mematuhi imbauan pemerintah untuk menerapkan social distancing, serta melakukan berbagai kegiatan di rumah untuk sementara waktu.
Meski sedang #dirumahaja, kamu juga bisa traveling kok, yaitu dengan tur virtual. Tur virtual ini bisa jadi obat rindu buat kamu yang tak bisa traveling sementara waktu akibat pandemi virus corona.
Bahkan, kamu bisa ikut tur virtual lewat deretan museum ini, lho. Berikut kumparan rangkum lima museum di Jakarta yang menyediakan tur virtual secara online.
1. Museum Nasional
Di antara kamu pasti sudah ada yang pernah berkunjung ke Museum Nasional yang terletak di Jalan Merdeka Barat 12, Jakarta Pusat. Museum yang juga disebut sebagai Museum Gajah ini membuka tur virtual secara online, lho.
Di Museum Nasional kamu bisa belajar tentang arkeologi, sejarah, etnografi, geografi, dan masih banyak lagi.
Di museum ini kamu dapat melihat koleksi yang luar biasa banyak, yaitu lebih dari 140 ribu benda bersejarah. Koleksi ini terbagi dalam tujuh jenis koleksi, yaitu prasejarah, arkeologi, keramik, numismatik-heraldik, etnografi, sejarah, dan geografi.
Salah satu koleksi museum ini adalah patung Bhairawa, yang merupakan patung tertinggi di Museum Nasional. Patung ini menggambarkan raksasa mengerikan sebagai perwujudan hasrat negatif.
Bhairawa merupakan Dewa Siwa dalam salah satu perwujudannya. Di sana juga ada Patung Buddha Dipangkara yang merupakan koleksi arca tertua. Sementara itu, arca Hindu tertua, yaitu Wisnu Cibuaya terletak di Ruang Arca Batu.
Kamu bisa mengakses laman tur virtual Museum Nasional di https://www.museumnasional.or.id/en/virtual-tour.
2. Museum Bank Indonesia
Selanjutnya, museum yang bisa kamu kunjungi meski sedang #dirumahaja adalah Museum Bank Indonesia. Museum yang jadi saksi bisu sejarah panjang dunia perbankan di Indonesia ini menyimpan berbagai koleksi menarik, lho.
Museum ini menyimpan sekitar 750 ribu koleksi yang sebagian besarnya adalah uang. Mulai dari uang kertas hingga logam dengan berbagai pecahan bisa kamu temukan di museum yang terletak di Jl. Pintu Besar Utara No.3, Jakarta Barat itu.
Salah satu uang pecahan tertua yang tersimpan di museum ini adalah Uang ORI (Oeang Republik Indonesia) Emisi I pecahan setengah rupiah tertanggal 17 Oktober 1945, berbahan kertas yang ditandatangani oleh Mr. A. A. Maramis, serta diterbitkan pada 30 Oktober 1946 dan ditarik pada 1 Mei 1950. Menariknya kamu juga bisa menjelajah museum secara 360 derajat dengan alat Virtual Reality (VR). Kamu bisa mengakses laman http://idvr360.com/vr360/museum/mbi/mbi.html.
3. Museum Perumusan Naskah Proklamasi
Museum Perumusan Naskah Proklamasi juga membuka tur virtual secara online bagi pengunjungnya. Museum yang berada di Jalan Imam Bonjol No. 1, Menteng, ini memiliki arti penting untuk Indonesia.
Pada tanggal 16-17 Agustus 1945, gedung ini menjadi saksi bisu untuk perumusan naskah proklamasi Indonesia. Kamu bisa berkunjung ke berbagai ruangan yang memiliki sejarah panjang di dalamnya.
Seperti Ruang Tamu Pertemuan yang digunakan untuk persiapan perumusan naskah proklamasi. Kemudian ada Ruang Perumusan yang tentunya digunakan untuk merumuskan naskah proklamasi
Ada pula Ruang Pengesahan yang digunakan Soekarno untuk membacakan hasil teks proklamasi kepada para hadirin yang datang. Ada pula Ruang Pengetikkan yang digunakan untuk mengetik ulang naskah proklamasi.
Kamu bisa mengakses laman https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/mpnp/.
4. Museum Kebangkitan Nasional
Museum Kebangkitan Nasional juga membuka tur virtual buat kamu yang ingin melihat berbagai koleksi museum ini. Museum Kebangkitan Nasional merupakan Gedung STOVIA yang dibangun sejak 1899 dan rampung pada 1902.
Museum yang terletak di Jalan Dr. Abdul Rahman Saleh No.26, RT.4/RW.5, Senen, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat ini menyimpan berbagai koleksi, seperti diorama berdirinya Budi Oetomo, patung pelajar STOVIA, dan foto kegiatan pelajar STOVIA.
Karena diawali sebagai institusi pendidikan kedokteran, jadi jangan heran jika yang akan kamu temui di Museum Kebangkitan Nasional adalah berbagai jenis peralatan kedokteran yang digunakan pada masa lampau.
Sementara itu, untuk akses digital Museum Kebangkitan Nasional, kamu bisa langsung berkunjung ke laman kebudayaan.kemdikbud.go.id/mkn atau muskitnas.net.
5. Museum Sumpah Pemuda
Terakhir, museum di Jakarta yang bisa dikunjungi secara virtual adalah Museum Sumpah Pemuda.
Di Museum Sumpah Pemuda, kamu bisa menemukan ruangan yang berisikan berbagai kata-kata mutiara menarik milik para pahlawan nasional Indonesia.
Selain itu, masih ada pula foto para pejuang, diorama, dan patung replika wajah para pejuang yang merumuskan Sumpah Pemuda. Tak hanya itu saja, kamu akan menemukan sebuah ruangan yang didedikasikan untuk W.R. Soepratman yang berjasa membuat lagu kebangsaan, lengkap dengan diorama yang merekakan kembali adegan dikumandangkannya Indonesia Raya, serta berbagai koleksi menarik lainnya.
Penasaran? Kamu bisa mengakses laman http://museumsumpahpemuda.kemdikbud.go.id.
Gimana, siap keliling museum di Jakarta ini saat di rumah aja?
***
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
