3 Masalah Kesehatan yang Disebabkan Virus HPV, Tak Hanya Kanker Serviks

21 November 2022 14:41
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
 Ilustrasi masalah kutil kelamin pada organ kewanitaan akibat virus human papillomavirus (HPV). Foto: Arkom Suvarnasiri/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi masalah kutil kelamin pada organ kewanitaan akibat virus human papillomavirus (HPV). Foto: Arkom Suvarnasiri/Shutterstock
ADVERTISEMENT
Ladies, kamu pasti sudah tidak asing lagi mendengar tentang human papillomavirus (HPV). Ini merupakan virus yang menyebabkan kanker serviks. Seperti diketahui posisi kanker serviks berada di urutan kedua menjadi penyakit ganas yang rentan dialami perempuan setelah kanker payudara.
ADVERTISEMENT
Kanker serviks adalah jenis kanker yang terjadi pada sel-sel leher rahim yang terhubung ke vagina. Ini disebabkan oleh infeksi jenis human papillomavirus (HPV) yang umumnya ditularkan dari satu orang ke orang lain saat berhubungan seks.
Jika aktif secara seksual maka bisa terinfeksi HPV bahkan jika kamu berhubungan seks hanya dengan satu pasangan. Gejalanya juga bisa muncul setelah bertahun-tahun setelah kamu berhubungan seks dengan orang yang terinfeksi HPV. Oleh sebab itu, sangat sulit untuk mengetahui kapan pertama kali seseorang terinfeksi virus HPV.
Virus HPV juga ternyata tidak hanya memicu kanker serviks kanker serviks, lho. Ada beberapa masalah kesehatan yang juga disebabkan oleh virus HPV.
Lantas, apa saja masalah kesehatan yang disebabkan oleh human papillomavirus (HPV)? Ketahui selengkapnya di sini agar kamu bisa lebih waspada.
ADVERTISEMENT

1. Kutil

Ilustrasi kutil akibat HPV. Foto: LenaProkopenko/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kutil akibat HPV. Foto: LenaProkopenko/Shutterstock
Mengutip Mayo Clinic, virus HPV bisa menyebabkan kutil biasa. Kondisi ditandai dengan benjolan yang kasar dan menonjol. Biasanya kutil biasa muncul di bagian tangan dan jari.
Kutil termasuk ke dalam golongan tumor jinak. Kondisi ini bisa mengurangi rasa percaya diri karena akan mengganggu penampilan. Jika tidak ditangani dengan serius, kutil bisa terasa nyeri hingga rentan mengalami pendarahan.

2. Kutil kelamin

Ilustrasi masalah kutil kelamin pada organ kewanitaan akibat virus human papillomavirus (HPV). Foto: T.Photo/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi masalah kutil kelamin pada organ kewanitaan akibat virus human papillomavirus (HPV). Foto: T.Photo/Shutterstock
Kulit kelamin jadi salah satu masalah kesehatan yang diakibatkan oleh infeksi virus HPV. Kulit kelamin termasuk jenis Infeksi Menular Seksual (IMS) yang sering terjadi. Jika tidak ditangani dengan serius, sekitar 50 persen kasus kutil kelamin bisa berkembang dan bertransformasi menjadi kanker serviks pada perempuan.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Kutil kelamin biasanya muncul seperti kembang kol atau mirip jengger ayam. Pada perempuan, kutil kelamin kebanyakan muncul di bagian vulva tapi bisa juga terjadi di dekat anus, di leher rahim atau di vagina. Sementara pada pria, kutil kelamin muncul di penis dan skrotum atau di sekitar anus.
ADVERTISEMENT

3. Kanker tenggorokan

Ilustrasi kanker tenggorokan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kanker tenggorokan. Foto: Shutter Stock
Infeksi HPV juga dapat menginfeksi mulut dan tenggorokan. Ini bisa menyebabkan kanker orofaring, yang meliputi bagian belakang tenggorokan, pangkal lidah, dan amandel.
Pria dua kali lebih berisiko alami kanker orofaringeal, terutama karena kebiasaan umum yang meningkatkan risiko kanker mereka, seperti merokok, minum alkohol berlebihan, dan pola makan yang buruk. Selain itu, pria lebih mungkin terpapar zat beracun di tempat kerja, yang meningkatkan risikonya kanker tenggorokan.
HPV bisa ditularkan ke mulut melalui seks oral. Banyak orang terinfeksi HPV oral sepanjang hidupnya. Mengutip CDC, sekitar 10 persen pria dan 3,6 persen perempuan di dunia pernah terinfeksi HPV oral dan biasanya infeksi HPV oral lebih sering terjadi pada usia yang lebih tua.
ADVERTISEMENT
Pilihan pengobatan untuk kanker orofaring bervariasi dan didasarkan pada banyak faktor, di antaranya lokasi kanker; stadium kanker;, jenis sel yang menyebabkan kanker; apakah sel tersebut menunjukkan tanda-tanda infeksi HPV; hingga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Untuk mencegah infeksi HPV, kamu bisa melakukan vaksin. Vaksin HPV dapat membantu melindungi dari jenis infeksi virus HPV yang paling mungkin menyebabkan kutil kelamin atau kanker serviks.
Mengutip National Cancer Institute, pada uji klinis vaksin HPV sangat efektif dalam mencegah infeksi serviks ketika diberikan saat sebelum melakukan aktivitas seksual. Vaksin HPV juga bisa mengurangi infeksi pada jaringan lain yang terinfeksi HPV, termasuk anus dan daerah mulut.
Nah, itu tadi beberapa masalah kesehatan yang dipicu oleh infeksi HPV. Ladies, wajib waspada, ya.
ADVERTISEMENT