5 Tips Mengatur Keuangan selama Bulan Ramadhan dan Pandemi Corona

Seperti yang sudah banyak diketahui, wabah virus corona ini memiliki dampak besar untuk sektor ekonomi di berbagai negara. Banyak bisnis yang mulai berguguran karena tak sanggup bertahan di masa pandemi ini. Alhasil mereka harus memecat sebagian karyawan atau memotong gaji pekerjanya.
Situasi yang serba tidak pasti ini membuat kamu harus pandai dan cermat mengatur keuangan pribadi. Apalagi memasuki bulan Ramadhan seperti sekarang ini, kamu harus bisa mengencangkan ikat pinggang supaya keuangan tetap aman. Sebab kalau tak cermat dan kurang bijak, kondisi keuangan kita bisa berantakan karena ada banyak pengeluaran yang tidak bisa diprediksi. Untuk itu kita harus memperhatikan pengelolaan keuangan kita sehari-hari.
Menurut saran dari Avrist Assurance, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk lebih berhemat selama menjalani bulan Ramadhan Ladies. Untuk tahu lebih lengkap caranya bagaimana, berikut kumparanWOMAN telah merangkum lima tips agar bisa tetap hemat selama bulan puasa dan keuangan tetap bertahan di tengah krisis corona. Simak selengkapnya berikut ini.
Ketahui kondisi finansial kamu sekarang ini
Pada momen pandemi yang belum jelas kapan selesainya ini, sebagai perempuan kita dituntut untuk bisa lebih cermat lagi dalam mengatur keuangan. Oleh karena itu, kita harus rajin dan secara berkala mengecek kondisi keuangan. Terutama setelah perubahan di awal Maret lalu yang sempat membuat banyak orang panik membeli hand sanitizer dan bahan-bahan kebutuhan lainnya.
Pastikan kondisi keuangan kamu tidak lebih besar pasak daripada tiang alias lebih banyak pengeluaran daripada pendapatan. Buat catatan khusus yang berisi jumlah pemasukan, berapa banyak uang tabungan dan dana darurat, serta catat juga cicilan apa saja yang harus dibayar. Dengan begitu, kamu bisa mengatur flow keuangan dan mengalokasikan dana yang tidak terpakai untuk hal lain yang lebih penting.
Mulai membuat budget bulanan
Siap mengatur budget berarti kita juga harus siap mengatur gaya hidup. Sebab kalau tidak disesuaikan, bisa-bisa gaya hidup yang kita jalani selama ini membuat keuangan anjlok.
Untuk itu, mulailah dengan membuat daftar pengeluaran rutin. Alokasikan pengeluaran kamu menjadi tiga kategori. Pertama, adalah kebutuhan makanan dan pengeluaran rumah tangga, seperti listrik, gas, air, dan paket internet. Kemudian, alokasikan pemasukan sebanyak 5-10 persen untuk dana darurat. Kamu bisa menyimpannya di tabungan terpisah supaya bisa mudah diambil ketika membutuhkan.
Kedua, untuk kebutuhan hiburan kamu bisa mengalokasikan 5 persen dari gaji kamu. Karena harus di rumah saja, kamu bisa mengalokasikan dana hiburan ini untuk beli kebutuhan selama puasa, seperti membeli takjil dan makanan sahur. Namun untuk menggunakannya, pastikan kebutuhan utama sudah terpenuhi dan tidak terganggu. Usahakan agar semua kebutuhan tersebut tidak melampaui dari 30 persen total pengeluaran bulanan.
Aktif mencatat jumlah pengeluaran kamu
Diperlukan disiplin dan pengawasan dari diri sendiri untuk rajin mencatat pengeluaran. Supaya lebih mudah, Ladies bisa memanfaatkan aplikasi budgeting yang kini sudah banyak beredar untuk mencatat pengeluaran harian. Aplikasi tersebut bisa membantu kamu memonitor berapa uang yang telah kamu habiskan dan berapa sisa budget selama sebulan. Jadwalkan waktu khusus, satu kali dalam seminggu untuk bisa me-review semua pengeluaranmu.
Jika sudah sesuai, kamu bisa memberi reward pada diri sendiri karena sudah berhasil meminimalisir pengeluaran. Kamu bisa belanja makeup, skin care, atau membeli dessert favorit untuk berbuka puasa.
Optimalkan THR untuk tujuan finansial jangka panjang
Sebagian dari kamu yang merayakan lebaran tentu tidak sabar menanti uang tunjangan hari raya (THR) turun. Dalam kondisi yang normal, mungkin kamu akan menggunakan uang THR untuk membeli baju lebaran, keperluan mudik, memberi uang saku untuk keluarga, dan berbagai hal lainnya. Namun di tengah pandemi seperti sekarang ini, kamu harus bisa memaksimalkan dana THR ya Ladies.
Sebaiknya, prioritaskan THR kamu untuk membayar cicilan, membangun dana darurat, berinvestasi, atau berasuransi. Buatlah financial goal yang bermakna untuk hidup kamu dengan THR. Ladies bisa memulai untuk mengalokasikan sebagian dana untuk dana pensiun, dana haji, hingga DP rumah.
Wabah corona ini mengajarkan kita betapa pentingnya untuk memiliki safety net. Maka dari itu, kita harus tahu pentingnya memprioritaskan uang tabungan dan dana kesehatan. Sebab kita tidak tahu kapan wabah virus corona ini berakhir.
Bijak dalam mengeluarkan uang
Sebagai perempuan, tentu godaan diskon dan promo menarik jadi hal yang sulit dihindari. Apalagi menyambut lebaran, biasanya e-commerce atau toko online memiliki banyak tawaran menarik. Untuk menghindari ‘kekhilafan’, kamu bisa mengontrol diri dengan menghapus dulu segala macam aplikasi belanja online atau menghilangkan fitur notifikasi supaya tidak tergoda.
Dahulukan kewajiban seperti membayar zakat. Jika ada dana berlebih, kamu juga bisa turut berbagi untuk sesama dengan menyumbangkan dana bantuan.
-----
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran virus Corona. Yuk, bantu donasi sekarang!
