Kumparan Logo

Atlet Serena Williams Berbagi Rahasia Sukses Turunkan Berat Badan

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Serena Williams jagoan Wimbledon. Foto: Reuters/Stefan Wermuth
zoom-in-whitePerbesar
Serena Williams jagoan Wimbledon. Foto: Reuters/Stefan Wermuth

Ladies, legenda tenis dunia Serena Williams baru-baru ini membuat pengakuan kepada publik bahwa ia sukses menurunkan berat badan hingga 31 pound atau sekitar 14 kg. Rahasianya adalah obat GLP-1. Melansir People, Serena menggunakan obat ini sebagai bagian dari strategi penurunan berat badan, yang dikombinasikan dengan gaya hidup sehat.

Transformasi ini membuat banyak orang penasaran tentang apa sebenarnya GLP-1 dan bagaimana obat ini bekerja. Sebetulnya, apa itu GLP-1?

Mengenal obat GLP-1

GLP-1 atau Glucagon-Like Peptide-1 awalnya dikembangkan untuk mengatur kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Obat ini bekerja dengan meniru hormon alami dalam tubuh yang membantu mengontrol gula darah dan memperlambat pengosongan lambung, sehingga membuat kita merasa kenyang lebih lama. Dilansir Harvard Health, efek ini membuat GLP-1 juga populer digunakan untuk membantu menurunkan berat badan.

Obat GLP-1 ada beragam jenisnya, Ladies. Salah satu jenis yang paling populer adalah injeksi semaglutide oleh brand Ozempic yang digunakan untuk diabetes tipe 2, ada juga injeksi semaglutide lainnya dari brand Wegovy untuk penurunan berat badan.

Bagi orang dengan berat badan berlebih atau obesitas, GLP-1 bisa membantu mengurangi asupan kalori secara alami karena menekan rasa lapar. Namun, Ladies, penting untuk dicatat bahwa bukan berarti obat ini jadi solusi instan yang bisa langsung mengurangi berat badan tanpa perubahan gaya hidup.

Apa manfaat GLP-1 selain penurunan berat badan?

Selain membantu penurunan berat badan, mengutip dari publikasi Pemerintah Inggris, GLP-1 memiliki beberapa manfaat kesehatan, di antaranya membantu menstabilkan kadar gula bagi penderita diabetes tipe 2, menjaga gula darah tetap stabil sehingga risiko komplikasi seperti kerusakan saraf atau ginjal dapat berkurang, dan membantu mengatur nafsu makan sehingga lebih mudah mengontrol asupan makanan.

Risiko penggunaan obat GLP-1

Seperti obat pada umumnya, penggunaan GLP-1 tidak bebas risiko. Beberapa efek samping yang umum terjadi meliputi: mual, muntah, atau diare; gangguan pencernaan; sampai masalah pankreas atau kantung empedu.

Selain itu, dilansir Harvard Health, ada efek samping yang kini ramai dibicarakan sebagai “Ozempic face”. Mungkin Ladies pernah mendengar tentang “Ozempic face” sebagai efek samping dari obat GLP-1, meskipun istilah ini bisa menyesatkan karena efek tersebut bisa terjadi pada obat GLP-1 manapun atau akibat penyebab lain dari penurunan berat badan yang cepat.

Istilah “Ozempic face” ini merujuk kepada perubahan wajah akibat kehilangan lemak yang terlalu cepat seperti wajah tampak cekung; timbul kerutan pada wajah; sampai area sekitar rahang yang terlihat kendur.

Oleh karena itu, penggunaan GLP-1 harus selalu di bawah pengawasan dokter. Melansir The Guardian, penggunaan obat ini tanpa pemantauan medis bisa meningkatkan risiko komplikasi serius, terutama bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

Mengutip Vogue, Serena Williams memadukan GLP-1 dengan latihan teratur dan pola makan yang terkontrol, sehingga penurunan berat badannya bisa cepat, aman, dan berkelanjutan.

Penulis: Zulfa Salman

BACA JUGA: Momen Terakhir Serena Williams di US Open, Kostumnya Bertabur Kristal & Berlian