kumparan
search-gray
Woman29 Juli 2020 8:07

Bentuk Bokong Favorit Perempuan dari Masa ke Masa, Marilyn Monroe hingga JLo

Konten Redaksi kumparan
Bentuk Bokong Favorit Perempuan dari Masa ke Masa, Marilyn Monroe hingga JLo (37445)
Bentuk bokong favorit perempuan dari masa ke masa. dok. Instagram.
Ada sebuah tantangan unik yang dilakukan oleh berbagai museum di seluruh dunia. Secara online, mereka menampilkan koleksi patung pada koleksi mereka untuk mencari gelar patung dengan bokong terbaik. Rupanya, ide ini tercetus oleh Yorkshire Museum di York, Inggris, untuk menghibur para pengunjung virtualnya di saat lockdown.
ADVERTISEMENT
Mengapa bokong? San Amos, rumpologist (peramal yang membaca dari bentuk bokong) asal Inggris, mengatakan bahwa bentuk bokong dari masa ke masa mengalami perubahan tergantung dari kualitas sebuah komunitas yang ingin berinteraksi satu sama lain. Percaya tidak percaya, hal ini justru ada kaitannya dengan keadaan finansial kita.
"Ketika kondisi finansial stabil, perempuan lebih bahagia dengan dirinya sendiri. Hal ini terlihat dari bentuk bokongnya yang datar dan berbentuk kotak. Tetapi ketika kita sedang menghadapi masa sulit, perempuan fokus pada keseimbangan dan simetris sehingga menyenangi bentuk bokong yang berisi dan bundar," jelas San Amos seperti dikutip dari The Sun.
Lantas, seperti apa bentuk bokong yang digemari perempuan dari masa ke masa? Berikut ulasan selengkapnya.
ADVERTISEMENT

1. Zaman Yunani kuno dan 1800-an

Pada era Yunani kuno, banyak seniman yang terobsesi menciptakan pahatan patung tanpa busana dengan bentuk bokong yang bundar. Beberapa patung seperti dewi Aphrodite bahkan dipahat dengan memperlihatkan bagian bokongnya.
Seorang filsuf pada zaman Yunani kuno, Aristoteles, mendeskripsikan sebuah 'bola' yang ideal adalah yang bentuknya bulat sempurna serta simetris. Hal ini dianggap ada kaitannya dengan bentuk bokong sempurna yang bentuknya bulat.
Bentuk Bokong Favorit Perempuan dari Masa ke Masa, Marilyn Monroe hingga JLo (37446)
Busana di era Victorian. Foto: dok. ist
Kemudian pada era Victorian, bentuk pinggang ramping dengan pinggul hingga bokong yang lebar sangat diminati para perempuan. Hal ini pun menjadi asal mula penggunaan korset tubuh yang hingga kini masih digunakan. Mereka tak peduli bila nantinya akan pingsan karena penggunaan korset terlalu lama, merusak tulang atau justru organ dalamnya asalkan bokongnya lebar.
ADVERTISEMENT

2. 1920-an hingga 1950-an

Di tahun 1920-an, bentuk bokong yang agak datar namun terlihat atletis banyak diminati. Tetapi seiring dengan pergantian tahun, bentuk bokong yang lebih berisi seperti milik Marilyn Monroe mulai diminati. Saat itu, memiliki bokong lebar dianggap sebagai simbol dari kesuburan, sehingga mulai banyak perempuan yang berbusana untuk memaksimalkan penampilannya pada area bokong agar terlihat menarik.

3. 1960-an dan 1970an

Bokong yang lebar dan berisi mengalami pergeseran era. Di zaman ini, perempuan menganggap bokong datar dan kecil lebih menarik. Salah satu contohnya adalah bokong model populer asal Inggris, Twiggy dan aktris Audrey Hepburn. Berkat kepopuleran Hepburn, pakaian yang menyorot bokong kecil seperti celana capri dan drainpipe jeans menjadi populer.
ADVERTISEMENT
Sedangkan di 1970-an, bokong berbentuk hati seperti milik Farrah Fawcett, pemerah Charlie's Angels, menjadi impian. "Bokong berbentuk hati dianggap sebagai suatu bentuk tubuh yang bisa terlihat stylish. Perempuan dengan bokong jenis ini terlihat kuat namun sensitif dan pria suka akan hal ini," jelas Sam Amos lagi.

4. 1980-an dan 1990-an

Bentuk bokong yang kencang dan terlihat sedikit berotot menjadi favorit para perempuan di era ini. Yang mempopulerkannya adalah guru fitness Diana Moran dan supermodel Cindy Crawford. Maka dari itu, olahraga seperti aerobik yang berfokus mengencangkan kaki, betis, bokong dan perut ramai dilakukan.
Di 1990-an, kehadiran grup musik Spice Girls membawa warna baru dalam bentuk bokong favorit perempuan. Banyak perempuan yang ingin melakukan operasi plastik atau sedot lemak pada bokong dan pahanya agar mendapatkan bokong kencang tapi tidak terlalu lebar dan berisi.
ADVERTISEMENT

5. 2000-an dan 2010-an

Memasuki era milenium, perempuan tampak terobsesi dengan bentuk bokong yang besar di bagian bawahnya. Penyanyi Kylie Minogue termasuk salah satu orang yang mempelopori tren ini dengan mengenakan hot pants ketat yang membuat bokong terlihat berisi.
Tren ini berkembang pada 2010. Para perempuan semakin terobsesi dengan bentuk bokong yang semakin besar. Beberapa selebriti seperti Jennifer Lopez hingga pelopor bokong besar Kim Kardashian, turut andil dalam mempopulerkan tren ini.
Terlebih lagi pada 2010-an, prosedur kecantikan bernama 'The Brazilian Butt Lift' mendadak populer. Tindakan ini merupakan pengambilan lemak dari anggota tubuh lainnya, kemudian disuntikkan pada bokong untuk tampilan yang lebih besar. Namun, tindakan ini dianggap membahayakan karena dapat menyebabkan kematian.
ADVERTISEMENT

6. 2020

Lantas, bagaimana dengan bentuk bokong favorit di 2020 ini? Beruntung, kita hidup di era body positivity yang menganggap semua bentuk tubuh patut dicintai dan disyukuri. Beberapa orang menganggap bokong seperti Kylie Jenner yang besar dan bulat sempurna dengan pinggang ramping adalah bentuk yang paling ideal. Tetapi tak sedikit pula yang ingin memiliki bokong seperti Lizzo yang lebar dari bagian pinggul hingga bagian bawah bokong.
Bagaimana dengan Anda, seperti apa bentuk bokong yang Anda sukai?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white