Berhubungan Seks saat Haid, Amankah? Ini Penjelasan Dokter Kandungan
·waktu baca 1 menit
Melakukan hubungan seks saat haid atau menstruasi memang kerap memicu perdebatan. Kabarnya, bercinta saat haid dapat menimbulkan beberapa risiko kesehatan perempuan, di sisi lain ada juga yang menyebut bahwa berhubungan seks saat menstruasi bisa memberikan beberapa manfaat.
Menurut laporan Healthline, manfaat-manfaat itu misalnya bisa meringankan kram perut, periode haid jadi lebih singkat, meringankan sakit kepala, hingga bisa memberikan sensasi yang berbeda saat bercinta. Dua informasi yang berbeda ini tentu sering membuat perempuan bertanya-tanya. Sebenarnya boleh atau tidak ya bercinta ketika sedang haid?

Untuk meluruskan hal ini, kumparanWOMAN bertanya kepada ahlinya, yaitu, dr. M. Charnaen Ibrahim, Sp.OG. Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan yang berpraktik di RS Pondok Indah Bintaro Jaya ini memaparkan bahwa sebaiknya berhubungan seks saat haid dihindari. Sebab kondisi ini memungkinkan terjadinya penularan virus dan bakteri.
Berhubungan seksual saat menstruasi sebaiknya dihindari, karena pada saat haid banyak pembuluh darah yang terbuka sehingga mudah terjadi penularan bakteri atau virus,” ungkap dr. M. Charnaen Ibrahim, Sp.OG pada kumparanWOMAN.
Tak hanya berbahaya untuk perempuan, bercinta saat sedang haid juga menimbulkan risiko bagi pria. “Ketika berhubungan intim saat haid, penis akan bersentuhan langsung dengan darah haid yang keluar. Hal ini bisa menyebabkan kuman dan virus yang terdapat pada darah tersebut bisa menular ke pasangan,” jelasnya.
Untuk itu, dr. M. Charnaen Ibrahim, Sp.OG menyarankan agar kita menghindari berhubungan intim saat sedang haid Ladies.

