Kumparan Logo

Bersih-bersih Rumah Bisa Bantu Atasi Stres, Begini Penjelasannya Menurut Ahli

kumparanWOMANverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
com-Ilustrasi membersihkan rumah. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi membersihkan rumah. Foto: Shutterstock

Banyak sekali opsi kegiatan yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan rasa bosan selama social distancing atau isolasi diri di rumah. Beberapa kegiatan itu seperti memasak, membaca buku, melakukan perawatan kecantikan, hingga bersih-bersih atau membersihkan rumah.

Berbicara soal membersihkan rumah, ternyata kegiatan ini bisa membantu mengatasi rasa stres, lho. Hal ini dituturkan oleh Psikoterapis asal New York AS, Maggie Vaughan kepada Huff Post. Menurutnya, hal itu disebabkan karena kebanyakan dari kita melakukan kegiatan bersih-bersih ini untuk menenangkan diri.

Lebih lanjut, Maggie juga menjelaskan beberapa alasan mengapa membersihkan rumah bisa membantu mengatasi rasa stres. Simak informasinya berikut ini:

1. Kegiatan bersih-bersih menghilangkan rasa cemas

Ilustrasi membersihkan rumah. Foto: Shutter Stock

Kecemasan biasanya muncul ketika Anda melihat sebuah ancaman, dalam hal ini misalnya ancaman akan adanya penyakit virus corona yang bisa menular dengan cepat di seluruh dunia. Nah, kecemasan itu akan berubah menjadi masalah, ketika Anda tidak bisa menanganinya dengan baik.

"Manusia menginginkan kehidupan yang pasti dan terarah, terutama selama masa ketidakpastian. Ketika kita mencari cara untuk mengurangi perasaan tidak berdaya itu, membersihkan menjadi salah satu cara untuk menghilangkan rasa (cemas) tersebut,โ€ ungkap Jaime Zuckerman, seorang psikolog klinis berbasis di Philadelphia, AS kepada Huff Post.

Lebih lanjut, Jaime juga menyebut bahwa kegiatan bersih-bersih ini bisa membantu pikiran kita dalam menyaring hal-hal yang tidak pasti dan memberikan sejenis kekuatan untuk bisa menghadapinya. Menurutnya, kegiatan ini termasuk ke dalam hal terkecil sekalipun, seperti membersihkan rak buku atau mengatur buku sesuai dengan warnanya.

2. Membersihkan rumah bisa mengaktifkan hormon endorfin

Ilustrasi membersihkan rumah. Foto: Shutter Stock

Kegiatan bersih-bersih merupakan sebuah bentuk ritual atau perilaku berulang yang bisa diprediksi (maksudnya gerakan saat menyapu atau menggosok lantai). Menurut Maggie Vaughan, orang-orang cenderung senang jika bisa melakukan kegiatan yang bisa diprediksi, sehingga dirinya akan menjadi lebih siap dan bersemangat.

Selain itu, jika Anda melakukan pembersihan dengan melibatkan fisik yang cukup keras, maka bisa membawa manfaat neurokimia yang sama dengan berolahraga. Selain mengurangi hormon stres, Vaughan juga menyebut bahwa kegiatan ini bisa merangsang produksi endorfin, atau hormon yang bisa menambah suasana hati alami dan sekaligus penghilang rasa sakit.

3. Membersihkan rumah bisa menciptakan perasaan puas

Ilustrasi Membersihkan Kamar Foto: Dok. Shutterstock

Saat Anda melakukan kegiatan pembersihan yang cukup menantang, seperti membersihkan lemari atau tempat tidur yang berantakan, maka setelah itu Anda akan mendapatkan perasaan puas dan senang karena bisa menangani sebuah tantangan yang dianggap berat.

Menurut psikolog klinis yang asal California AS, Forrest Taller, itu merupakan prinsip umum yang selalu sering terjadi ketika Anda telah melewati sebuah tantangan yang dianggap berat.

"Kepercayaan diri yang besar mendorong seseorang untuk mengatasi tantangan lain dalam kehidupan yang mungkin kelihatannya terlalu sulit atau jauh untuk dicapai di masa lalu,โ€ ungkap Talley kepada Huff Post.

Selain itu, Talley juga menyebut bahwa pencapaian dan rasa senang itu pada akhirnya akan membantu Anda mengatasi rasa stres. Selain itu, perasaan itu juga akan membuat Anda berpikir bahwa Anda bisa mengendalikan situasi cemas dan mengambil langkah yang tepat untuk mengatasi masalah dan berhasil membawa solusi yang efektif.

----

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran virus Corona. Yuk, bantu donasi sekarang!