Kumparan Logo

Dianggap Rasis, Eks Finalis Puteri Indonesia Dikecam Netizen

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Olvah Bwefar Alhamid, Eks finalis Puteri Indonesia 2015 Foto: Instagram @olvaholvah
zoom-in-whitePerbesar
Olvah Bwefar Alhamid, Eks finalis Puteri Indonesia 2015 Foto: Instagram @olvaholvah

Eks finalis Puteri Indonesia 2015, Olvah Bwefar Alhamid, belum lama ini ramai diperbincangkan di jejaring media sosial. Hal itu terkait ucapannya yang dianggap rasis kepada Warga Negara Asing (WNA) asal China.

Hal ini bermula dari video singkat yang diunggah di Instagram Story akun pribadi Olvah @olvaholvah belum lama ini. Video tersebut lalu dibagikan oleh akun Twitter @nathaliamwt pada Selasa (7/12) dan berujung viral di Twitter.

embed from external kumparan

Dalam video tersebut, Olvah awalnya mengeluhkan kondisi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, yang bau rokok. Tak lama setelah itu, ia mengeluhkan serta mempertanyakan mengapa masih banyak WNA China yang keluar masuk wilayah Indonesia di tengah pandemi COVID-19 seperti sekarang ini.

“Ni orang-orang ini, orang-orang China semua, nih. Mereka takut loh, takut sama kita. Padahal mereka yang bawa penyakit ke Indonesia. Heh, China China! Heh!,” ucap Olvah Alhamid dalam potongan video yang beredar di media sosial.

Video itu langsung viral di media sosial. Bahkan, video tersebut telah ditonton lebih dari 321,3 ribu kali dan dikomentari oleh 500 lebih pengguna Twitter. Banyak netizen menyoroti perkataan kasar yang dilontarkan oleh Olvah. Mereka juga mengecam ucapan yang dinilai rasis itu. Apalagi, Olvah selama ini dikenal vokal mengecam aksi rasisme dan diskriminasi.

Kalau soal bau rokok, OK (I agree). Soal you panggil cina kepada para mereka dan memberikan narasi yang sangat WOWWW (1 kata untuk you Olvah Bwefar, B*NGS*T!!!),” kata salah satu netizen.

Di bio IG-nya (Olvah) ‘Pejuang Stop Rasisme & Diskriminasi’, tapi dia sendiri melakukan rasisme ke orang lain,” komentar netizen lain.

Lah kok rasis sekelas putri Indonesia kaya gini wah kacau,” timpal netizen lain.

Olvah Alhamid meminta maaf soal pernyataannya yang dianggap rasis

Setelah video itu viral, Olvah pun menyampaikan klarifikasi dan permintaan maafnya melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya pada Selasa (7/12) malam.

“Di sini saya hanya ingin mengklarifikasi, mungkin teman-teman sudah melihat video viral yang tentang saya di Bandara Soekarno-Hatta. Dan saya ingin meminta maaf sebesar-besarnya, sedalam-dalamnya terhadap apa yang saya bilang di dalam video itu,” ujar Olvah.

embed from external kumparan

Olvah melanjutkan,bahwa tindakannya yang terjadi saat itu memang tidak bisa dibenarkan. Namun, Olvah berkata bahwa di masa lalu ia juga sering mendapat perlakuan tidak menyenangkan hingga meninggalkan luka mendalam.

“Hanya saya memang di masa lalu saya sering mendapatkan perlakukan tidak menyenangkan yang menimbulkan luka mendalam terhadap saya. Terutama dari ras-ras tertentu dari Indonesia khususnya ras China,” katanya.

“Waktu saya di Surabaya contohnya. Saya tiga tahun sekolah di Surabaya, di sana saya mendapatkan perlakuan yang sangat-sangat tidak menyenangkan. Begitu juga dengan kakak saya. Begitu pula orang tua saya. Orang tua saya pernah berjalan dengan saya di suatu mal, dan kami juga diludahi oleh beberapa oknum itu. Dan juga saya sempat di-interview dan saya cerita bahwa saya pernah dibilang monyet di dalam mal sangat mewah di Jakarta. Dan itu jujur memberikan luka tersendiri bagi saya,” curhat Olvah.

Dalam video yang diberi judul Klarifikasi itu, Olvah kemudian mengatakan bahwa ia seharusnya lebih berhati-hati dan bijaksana. Ia juga seharusnya tidak emosional saat di bandara.

“Sekali lagi, penjelasan saya di sini tidak membenarkan sikap saya. Saya harusnya lebih berhati-hati, lebih bijaksana lagi, tidak emosional saat itu,” pungkas Olvah Bwefar Alhamid.