Kumparan Logo

Kandungan Skin Care yang Direkomendasikan untuk Atasi Tanda Penuaan Dini

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mengatasi kerutan di dahi. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengatasi kerutan di dahi. Foto: Shutter Stock

Penuaan dini merupakan salah satu masalah kulit yang sering dikeluhkan. Tanda-tanda penuaan dini yang paling umum terjadi meliputi muncul garis halus atau keriput, flek hitam, kulit kering, dan kusam.

Mengutip Healthline, penuaan dini biasanya disebabkan karena sering terpapar sinar ultraviolet (UV). Sinar ini merusak DNA di sel kulit dan menyebabkan kerutan. Selain itu, gaya hidup, seperti merokok, minum alkohol, tidak memiliki waktu tidur yang cukup hingga stres juga bisa picu penuaan dini.

Racun dalam asap rokok membuat kulit Anda terkena stres oksidatif. Ini menyebabkan kekeringan, kerutan, dan tanda-tanda penuaan dini lainnya.

Ilustrasi perempuan dengan flek hitam di kulit. Foto: Sorn340 Studio Images/Shuttterstock

Namun, penuaan dini juga bisa disebabkan oleh genetik. Ada beberapa kondisi genetik langka yang dapat menyebabkan seseorang memiliki tanda-tanda penuaan di masa kanak-kanak dan pubertas dini. Kondisi ini biasa dikenal dengan sebutan progeria.

Mengatasi masalah penuaan dini

Aesthetic Doctor dr. Silvy Sicilia Ahliawan mengatakan semua organ di dalam tubuh akan mengalami penuaan seiring bertambahnya usia, termasuk dengan kulit. Namun, tanda-tanda penuaan dini bisa dicegah.

“Semakin bertambah usia kulit, jadi tidak elastis. Kalau kita melakukan pencegahan maka tanda penuaan dini bisa berkurang dan terhambat. Manusia tidak mungkin enggak ada kerutan, tapi kita bisa cegah dan kita kurangin kerutannya,” ujar Silvy.

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah penuaan dini. Salah satunya dengan menggunakan produk perawatan kulit atau skin care. Silvy pun membeberkan kandungan skin care yang direkomendasikan untuk mengatasi penuaan dini.

Ilustrasi menyimpan skin care di kulkas. Foto: New Africa/Shutterstock

Silvy menjelaskan penuaan dini sebenarnya pasti akan dirasakan oleh setiap orang pasti akan mengalami penuaan karena radikal bebas. Radikal bebas dihasilkan dari polusi udara, asap tembakau, sinar ultraviolet atau bakteri dan virus berbahaya.

Jika kita terus terpapar radikal bebas akan menyebabkan stres oksidatif. Pada akhirnya bisa menyebabkan kerusakan pada untaian DNA dan membran sel dalam tubuh yang juga memengaruhi kulit.

Oleh sebab itu, penting untuk melakukan penangkalan terhadap radikal bebas dengan produk skin care antioksidan. Beberapa vitamin dan mineral yang mengandung antioksidan antara lain vitamin A, vitamin B3 (niacinamide), vitamin C, vitamin E, selenium, dan zinc.

“Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah paparan radikal bebas penyebab penuaan dini adalah dengan menggunakan skin care yang mengandung antioksidan tinggi,” tukas Silvy.

Ilustrasi masalah kulit perempuan. Foto: aslysun/Shuttterstock

Dikutip dari Live Science, radikal bebas mampu memecah kolagen kulit, mengganggu proses perbaikan alami, dan memicu peradangan. Menurut sebuah ulasan yang diterbitkan dalam The Journal of Dermatological Science, senyawa berbahaya ini secara signifikan berkontribusi terhadap penuaan kulit dengan menimbulkan tanda-tanda penuaan dini.

Sementara itu, antioksidan dapat menangkal radikal bebas di kulit yang menyebabkan kerusakan sel dan peradangan yang mengarah pada pembentukan kanker kulit dan tanda-tanda penuaan