Kumparan Logo

Kate Middleton Hampir Berikan Nama Lain untuk Pangeran George, Ini Namanya

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pangeran George dan Pangeran Louis dari Inggris menaiki kereta kuda, sebagai bagian dari parade Trooping the Colour untuk menghormati Raja Charles dari Inggris pada hari ulang tahun resminya di London, Inggris, 14 Juni 2025.  Foto: REUTERS/Isabel Infantes
zoom-in-whitePerbesar
Pangeran George dan Pangeran Louis dari Inggris menaiki kereta kuda, sebagai bagian dari parade Trooping the Colour untuk menghormati Raja Charles dari Inggris pada hari ulang tahun resminya di London, Inggris, 14 Juni 2025. Foto: REUTERS/Isabel Infantes

Tahukah kamu bahwa putra sulung Kate Middleton dan Pangeran William, Pangeran George, hampir memiliki nama yang berbeda? Menurut buku biografi terbaru soal pasangan Wales, Kate dan William sempat berdebat saat memilih nama anak pertama mereka.

Kisah ini diungkapkan dalam buku bertajuk William and Catherine, The Monarchy's New Era: The Inside Story karya jurnalis kerajaan Russell Myers yang akan dirilis pada 10 Maret mendatang. Menurut Russell, pada 2013 Kate dan William—yang masih bergelar Duke dan Duchess of Cambridge—sengaja menolak mengetahui jenis kelamin anak mereka sebelum lahir.

Pasangan ini pun kabarnya menghabiskan waktu berjam-jam untuk menentukan nama. Catherine, Princess of Wales memberikan opsi nama Alexander untuk anak laki-laki dan Alexandra untuk perempuan. Nama Alexandra merupakan nama tengah dari Ratu Elizabeth II.

Pangeran George. Foto: Jordan Pettitt/Pool via REUTERS

Sementara itu, jika yang lahir perempuan, Pangeran William ingin menamai anaknya Diana sebagai penghormatan untuk mendiang ibunya, Putri Diana.

“Catherine sudah menetapkan nama Alexander untuk anak laki-laki atau Alexandra untuk anak perempuan. William, secara tertutup, mengaku memiliki preferensi untuk punya anak perempuan. Dia ingin sekali bisa memberikan penghormatan kepada ibunya, dalam bentuk nama tengah,” tulis Russell Myers dalam cuplikan bukunya, sebagaimana dilansir People.

Menurut Russell, Pangeran William bahkan sempat menjahili para staf humasnya dengan mengusulkan nama-nama yang terbilang “aneh” untuk anggota Kerajaan Inggris. William biasanya memulai rapat dengan bertanya, “Bagaimana pendapatmu soal nama Rodney buat anak laki-laki? Atau mungkin Graham?”

Pangeran William,Pangeran George, Pangeran Louis, Putri Charlotte dari Wales, dan Catherine, Putri Wales, menghadiri Layanan Nyanyian Natal 'Together At Christmas' di Westminster Abbey, London, Inggris, Jumat (5/12/2025). Foto: Chris Jackson/Pool via REUTERS

Ketika putra mereka lahir pada 22 Juli 2013, Prince dan Princess of Wales akhirnya memilih nama “tradisional” untuk anak laki-laki mereka, yakni George Alexander Louis. Nama pilihan Kate, Alexander, tetap digunakan sebagai nama tengah sang calon Raja Inggris.

Nama George diduga merupakan penghormatan kepada ayah Ratu Elizabeth II, Raja George VI, yang meninggal pada 1952 lalu akibat kanker. Lalu, nama Alexander adalah pilihan Kate yang juga merupakan penghormatan kepada Ratu Elizabeth II. Dikutip dari Cosmopolitan, nama Louis kabarnya merupakan penghormatan kepada paman Pangeran Philip (suami Ratu Elizabeth II), Lord Louis Mountbatten.

Pemilihan nama klasik “George” dilakukan dengan pertimbangan tersendiri, Ladies. Menurut ahli kerajaan Christopher Warwick, nama George punya konotasi sejarah yang penuh makna. Banyak raja-raja besar Inggris ditahbiskan dengan nama George.

Pangeran William dari Inggris, Pangeran Wales, Pangeran Louis dari Inggris, Pangeran George dari Inggris, Catherine dari Inggris, Putri Wales, dan Putri Charlotte dari Inggris menghadiri Hari Natal di Sandringham, Inggris, Rabu (25/12/2024). Foto: Oli Scarff/AFP

“Dengan nama George, kita memiliki nama klasik dan tradisional dengan konotasi historis. Nama ini mungkin tidak imajinatif, tetapi tidak mengejutkan juga. Dalam konteks kerajaan, ini adalah nama yang pantas dan signifikan, karena ini berarti suatu hari, anak ini akan menjadi Raja George VII,” jelas Christopher, dilansir Cosmopolitan.