Kumparan Logo

Kenali Red Flag, Green Flag, dan Beige Flag sebelum Jalani Hubungan Serius

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pasangan. Foto: Chay_Tee/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pasangan. Foto: Chay_Tee/Shutterstock

Seiring perkembangan zaman, muncul berbagai istilah baru dalam dunia hubungan. Salah satunya adalah istilah “bendera” untuk mendeskripsikan karakter calon pasangan. Istilah tersebut digunakan untuk menilai apakah seseorang layak dipertahankan atau justru sebaiknya dihindari melalui sikap yang ditunjukkan.

"Flag atau bendera adalah istilah modern yang digunakan orang untuk menilai karakteristik seseorang yang terlihat dan yang lebih halus,” ujar Alisson Fosella, Direktur Kesehatan Mental Nice Healthcare di Amerika Serikat yang dilansir Verywell Mind.

Saat ini, ada tiga istilah yang paling sering digunakan, yaitu red flag, green flag, dan beige flag. Ketiganya memiliki arti dan ciri yang berbeda, serta bisa menjadi gambaran awal untuk memprediksi arah hubungan ke depannya berdasarkan sikap yang sudah terlihat sejak awal.

Yuk, pahami tiga jenis “bendera” dalam hubungan—sebelum memutuskan ke jenjang serius.

Red Flag

Ilustrasi Pasangan Bertengkar. Foto: Shutterstock

Istilah ini digunakan untuk calon pasangan atau pasangan yang punya sifat toxic, sehingga harus dihindari. Dikutip dari Verywell Mind, bendera merah memiliki arti untuk berhenti.

Contohnya simplenya adalah lampu merah member sinyal ke pengemudi untuk berhenti. Di sisi lain, pita merah juga jadi tanda peringatan agar kita tidak melewati jalan tertentu karena berpotensi bahaya.

“Dalam hubungan, red flag merupakan pertanda bahwa orang tersebut berpotensi menciptakan hubungan yang tidak sehat dan melanjutkan hubungan akan membahayakan diri secara emosional,” ujar Dr. Wendy Walsh, Ph.D., psikolog klinis spesialisasi hubungan yang dikutip dari Verywell Mindl.

Contoh sifat yang perlu diwaspadai adalah pernah berselingkuh, membicarakan mantan dengan hal buruk, dan gaslighting.

Green Flag

Ilustrasi Pasangan. Foto: buritora/Shutterstock

Ini merupakan kebalikan dari red flag, Ladies. Green flag merupakan istilah untuk menggambarkan seseorang yang punya perilaku positif dan jauh dari tanda-tanda toksik. Contoh sifat green flag adalah tidak membatasi pergaulan pasangannya, sehingga kamu bisa bermain dengan teman tanpa dihantui rasa curiga.

“Batasan membantu mendefinisikan siapa diri Anda, menentukan perilaku apa yang dapat diterima dan tidak dapat diterima bagi Anda. Menghormati batasan orang lain adalah pertanda baik dalam suatu hubungan,” jelas Ivy Kwong, terapis pernikahan dan keluarga di Amerika Serikat.

Selain itu, pasangan juga punya sikap yang sopan saat berbicara. Mereka akan mendengarkan setiap cerita dirimu, bersikap empati, dan memberikan validasi emosional. Menurut Ivy, sikap tersebut akan menciptakan hubungan yang sehat.

Beige Flag

Ilustrasi perempuan berkata jujur kepada pasangannya. Foto: Chay_Tee/Shutterstock

Istilah ini digunakan untuk mendeskripsikan perilaku pasangan yang terasa aneh, unik, atau bahkan sedikit membosankan. Seseorang dengan sebutan beige flag memiliki sikap yang netral, tidak red flag maupun green flag.

Beige flag bersifat subjektif, istilah ini bukan menggambarkan sifat yang toksik. Namun, digunakan untuk menandai kebiasaan aneh atau unik,” ujar Alisson.

Ciri-ciri seseorang yang termasuk beige flag, misalnya sering menanyakan hal yang sama secara berulang hingga membuat pasangannya bosan, atau memiliki kebiasaan yang terasa tidak masuk akal. Namun, penilaian ini sangat bergantung pada persepsi masing-masing individu.

Dilansir dari BetterUp, beberapa orang justru menganggap pasangan dengan beige flag sebagai sosok yang lucu dan menggemaskan. Pada akhirnya, kembali lagi pada kecocokan dan sudut pandang masing-masing dalam melihat kebiasaan tersebut.