Kenapa Kulit Bisa Berminyak? Ini 6 Penyebab Umum yang Perlu Kamu Tahu

23 September 2025 12:00 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kenapa Kulit Bisa Berminyak? Ini 6 Penyebab Umum yang Perlu Kamu Tahu
Kenali enam penyebab utama kulit berminyak, mulai dari faktor genetik, hormon, hingga gaya hidup.
kumparanWOMAN
Ilustrasi Kenapa Kulit Bisa Berminyak? Ini 6 Penyebab Umum yang Perlu Kamu Tahu. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa Kulit Bisa Berminyak? Ini 6 Penyebab Umum yang Perlu Kamu Tahu. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Kulit berminyak terkadang bisa jadi hal yang menyebalkan ya, Ladies. Makeup jadi cepat luntur, wajah terasa kusam, bahkan sering memicu jerawat. Rasanya jadi serba salah karena wajah terlihat glowing bukan karena sehat, tapi karena minyak berlebih.
ADVERTISEMENT
Tapi sebenarnya, kulit berminyak itu wajar banget. Minyak alami di wajah alias sebum berfungsi untuk menjaga kelembapan dan melindungi kulit dari kerusakan. Hanya saja, ketika produksinya terlalu berlebihan, hasilnya jadi kurang nyaman, bahkan bisa menimbulkan masalah kulit lain.
Ternyata, penyebab kulit berminyak nggak sesederhana salah pilih skincare saja. Ada banyak faktor lain yang memengaruhi kondisi ini, mulai dari faktor bawaan, gaya hidup, sampai lingkungan sekitar. Yuk, simak penjelasannya supaya lebih paham cara mengatasinya.

Penyebab Kulit Berminyak yang Perlu Kamu Tahu

Ilustrasi Kulit Berminyak Foto: Shutterstock/Yuttana Jaowattana
Kulit berminyak bisa dipicu oleh banyak hal, baik dari dalam tubuh maupun dari luar. Mengetahui penyebabnya akan membantu kamu menemukan cara yang tepat untuk mengelolanya. Berikut enam penyebab umum kulit berminyak yang sering terjadi.
ADVERTISEMENT

1. Faktor Genetik

Ilustrasi Fakor Genetik. Foto: Shutterstock
Kalau orang tuamu punya kulit berminyak, kemungkinan besar kamu juga akan mengalaminya. Faktor genetik berperan besar dalam menentukan jenis kulit seseorang, termasuk kecenderungan produksi minyak berlebih.
Kondisi ini memang nggak bisa diubah permanen, tapi bukan berarti nggak bisa dikelola. Dengan skincare yang sesuai, pola makan sehat, dan gaya hidup teratur, kulit berminyak bisa tetap terkontrol.

2. Kelenjar Sebaceous yang Terlalu Aktif

Ilustrasi Kelenjar Sebaceous yang Terlalu Aktif. Foto: Shuttertock
Kelenjar sebaceous bertugas memproduksi sebum alias minyak alami pada kulit. Masalah muncul saat kelenjar ini terlalu aktif sehingga produksi minyak jadi berlebihan. Akibatnya, wajah sering terlihat mengilap dan lebih rentan muncul jerawat.
Dengan perawatan yang tepat, seperti memakai pembersih wajah yang oil-free atau skincare berbahan oil-control, maka kelenjar sebaceous tidak akan terlalu aktif dan produksi minyak lebih terkontrol.
ADVERTISEMENT

3. Perubahan Hormon

Ilustrasi Perubahan Hormon. Foto: Shutterstock
Kulit berminyak juga erat kaitannya dengan perubahan hormon. Saat pubertas, menstruasi, kehamilan, atau menopause, produksi hormon bisa meningkat dan merangsang kelenjar minyak bekerja lebih keras.
Kondisi ini bikin wajah terasa makin oily, bahkan bisa memicu jerawat hormonal. Selain itu, stres juga memengaruhi hormon, sehingga kulit bisa tampak lebih berminyak ketika kamu lagi banyak tekanan.

4. Lingkungan dan Iklim

Ilustrasi Lingkungan dan Iklim. Foto: Shutter Stock
Tinggal di daerah panas dan lembap bikin kulit lebih cepat berminyak. Suhu yang tinggi merangsang kelenjar minyak untuk menghasilkan lebih banyak sebum, sehingga wajah terasa lengket dan kusam.
Lingkungan berpolusi juga bisa memperparah kondisi ini karena kotoran mudah menempel pada kulit berminyak. Itulah kenapa orang yang tinggal di daerah tropis sering merasa wajahnya lebih berminyak dibanding mereka yang tinggal di daerah dingin.
ADVERTISEMENT

5. Skincare yang Kurang Tepat

Ilustrasi Skincare yang Kurang Tepat. Foto: Shutterstock
Menggunakan produk yang terlalu keras justru bisa memperburuk kulit berminyak. Pembersih wajah dengan kandungan agresif memang terasa bersih, tapi sering kali membuat kulit jadi kering.
Saat kulit terasa kering, kelenjar minyak akan memproduksi lebih banyak sebum untuk menyeimbangkan kelembapan. Akhirnya, wajah malah jadi makin berminyak. Karena itu, pilih produk lembut dan non-comedogenic yang sesuai dengan kebutuhan kulitmu.

6. Pola Makan

Ilustrasi Pola Makan. Foto: Shutterstock
Apa yang kamu makan juga berpengaruh pada kondisi kulit. Makanan berminyak, gorengan, gula berlebih, dan karbohidrat olahan bisa membuat produksi minyak di kulit meningkat. Sebaliknya, pola makan sehat kaya buah, sayur, dan protein bisa membantu menyeimbangkan kulit dari dalam. Jadi, kalau kamu ingin kulit lebih sehat dan nggak gampang berminyak, coba perhatikan menu makananmu sehari-hari.
ADVERTISEMENT