Kumparan Logo

Ketahui 5 Cara untuk Merawat Rambut Smoothing Agar Tetap Sehat

kumparanWOMANverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi rambut di-smoothing. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rambut di-smoothing. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Setiap perempuan pasti mendambakan rambut yang lurus dan berkilau. Namun, tak semua perempuan terlahir dengan rambut lurus. Mereka yang terlahir dengan rambut tidak lurus, biasanya melakukan berbagai cara untuk mendapatkan tatanan rambut yang diidamkan.

Salah satu cara yang biasanya dilakukan adalah dengan smoothing. Smoothing sendiri adalah teknik pelurusan rambut dengan bahan kimia yang prosesnya bertujuan untuk menyejajarkan kembali susunan rambut agar tampak lebih halus, rapi, dan mudah diatur dalam jangka waktu tertentu.

Sayangnya, teknik pelurusan itu membuat rambut rentan rusak. Menurut spesialis perawatan kulit rambut di Mumbai, Dr Harshna Bijlani, saat diwawancarai Vogue, bahan kimia yang ada pada produk smoothing bisa menembus dan memutus ikatan rambut. “Yang pada akhirnya, itu akan mengubah bentuk dan tekstur rambut Anda. Rambut yang diluruskan juga cenderung lebih kering dan rapuh,” tambah Dr Harshna Bijlani.

Lalu, bagaimana cara membuat rambut Anda tetap sehat meski telah melakukan teknik pelurusan smoothing? Melansir Vogue, berikut kumparanWOMAN rangkum cara-caranya untuk Anda.

1. Hindari mencuci rambut terlalu sering

Jangan mencuci rambut terlalu sering. Foto: shutterstock

Mencuci rambut memang bisa membersihkan rambut dari berbagai macam kotoran. Sayangnya, terlalu sering melakukannya bisa menghilangkan bahan kimia sehingga rambut lurus pun tidak akan bertahan lama.

“Cobalah untuk mencuci rambut sejarang mungkin, Anda bisa mencuci rambut setiap 2-3 hari,” tambahnya.

2. Gunakan sampo khusus

Produk perawatan rambut. Foto: Dok. Kerastase, l'oocitane, l'oreal, the body shop

Cara lain untuk membuat rambut Anda tetap sehat meski telah melakukan teknik smoothing adalah memperhatikan produk sampo yang digunakan. Menurut penata rambut ternama yang berbasis di Delhi, Rod Anker, hindarilah sampo yang mengandung sulfat karena sangat keras untuk kulit kepala. “Sebaliknya, beralihlah ke produk rambut bebas sulfat untuk menghindari pengikisan kulit kepala,” katanya saat diwawancarai Vogue.

3. Rajin menggunakan vitamin rambut setelah keramas

Ilustrasi merawat rambut dengan vitamin. Foto: Shutterstock

Rambut yang telah mengalami teknik pelurusan seperti smoothing cenderung lebih kering dan rapuh. Untuk mempertahankan kelembapan rambut, Anda disarankan untuk rajin menggunakan vitamin atau serum rambut setelah keramas.

“Tak hanya membuat rambut jadi lembap, pemberian vitamin atau serum juga bisa membuat rambut Anda tampak berkilau,” tambah Rod Anker.

4. Hindari penggunaan hair dryer atau catok rambut

Hindari penggunaan hair dryer. Foto: Pixabay

Untuk mencegah rambut semakin kering dan rapuh, hindarilah menggunakan alat styling seperti hair dryer atau catok rambut. Pasalnya, kedua alat ini bisa memperparah kondisi rambut dari suhu panas yang dihasilkan keduanya.

“Namun, jika Anda benar-benar harus menggunakan alat pengering rambut, pilihlah mode dingin untuk mencegah rambut kering karena suhu panas,” katanya.

5. Hindari mengikat rambut

Hindari mengikat rambut terlalu sering. Foto: Shutterstock

Sesekali Anda pasti akan mengikat rambut karena ingin mendapatkan tampilan baru atau gerah karena cuaca panas. Sayangnya, kebiasaan ini justru akan membuat rambut semakin rusak dan tak lurus lagi.

“Mengikat rambut justru akan membuat rambut Anda mudah patah dan bercabang. Selain itu, bahan kimia yang digunakan saat teknik smoothing juga bisa berkontribusi pada kerontokan dan penipisan rambut,” tutup Rod Anker.