Manifestasi Tak Selalu Jadi Kenyataan, Ini 5 Hal yang Perlu Dicatat
ยทwaktu baca 3 menit

Ladies, merasa hidupmu tidak ada perbedaan padahal kamu sudah merasa yakin dalam menerapkan teknik manifestasi? Hal ini sangat mungkin terjadi karena manifestasi ini juga tidak mudah untuk dilakukan apalagi oleh pemula. Pikiran yang positif dan keyakinan pun tak cukup membuat alam semesta mengabulkan semua keinginanmu, seperti dikutip dari laman Instyle.
Agar tidak salah paham, kamu perlu mengetahui lima hal seputar manifestasi menurut pendapat para ahli yang telah kumparanWOMAN rangkum dari laman Instyle berikut ini.
1. Manifestasi beriringan dengan spiritualitas
Sebagai pemula dalam melakukan teknik manifestasi, kamu harus memahami bahwa manifestasi akan lebih berhasil jika dikombinasikan dengan aspek metode spiritualitas dan mistisisme lainnya, sebab hal tersebut memiliki hubungan yang erat. "Kedua hal tersebut memiliki cara untuk menghubungkan kita dengan diri kita sendiri," ujar Ellen Bowles dan Imani Quinn, pencetus dan pendiri The Woke Mystix.
Ada banyak cara untuk menerapkan manifestasi, tetapi yang sering dibahas adalah tentang menetapkan niat, atau memperjelas keinginan yang akan terjadi di masa depan. Kaitkan pada pikiran dengan kondisi jiwa (spiritualitas) yang yakin dan fokus agar manifestasi berjalan sukses.
2. Lebih kompleks dari The Secret
Banyak orang menjadi akrab dengan manifestasi berkat The Secret, yaitu sebuah buku dan film tentang hukum tarik-menarik (Law of Attraction). Hukum tarik menarik ini memiliki logika berpikir suka menarik suka. Jadi, energi apa pun yang kamu keluarkan adalah apa yang akan kamu terima kembali, Ladies. Fokus pada hal negatif, maka kamu akan mendapatkan pengalaman negatif. Sebaliknya, jika kamu tetap berada dalam vibrasi tinggi, kamu akan menerima pengalaman yang lebih positif.
Di samping itu, menurut manifestasi pro, ada 11 hukum lainnya tentang cara kerja alam semesta. "Hukum tarik-menarik hanyalah salah satu yang paling kita ketahui," jelas Natalia Benson, seorang pelatih pemberdayaan perempuan dan peramal yang menggunakan manifestasi dengan klien.
3. Energi hanya akan mengalir pada fokus kamu
Menurut Benson, salah satu cara terbaik untuk memulai manifestasi adalah dengan mulai berandai-andai (daydreaming). Sebaiknya, gunakanlah pikiran untuk menyalurkan energi akan kemungkinan hidup yang positif dan mulai memvisualisasikan apa yang ingin dicapai. Mulailah bermimpi dan menguatkan energimu dengan fokus pada hal-hal positif saja untuk mewujudkan semua manifestasi.
4. Manifestasi tak selalu berpusat pada diri sendiri
Manifestasi sering dikritik karena adanya sentimen "aura positif saja (good vibes only)," yang menjadi alasan orang mengabaikan hal-hal lain di dunia karena terlalu fokus pada diri sendiri. Hal ini bukan berarti kamu lupa akan masalah dalam hidup berkaitan dengan orang lain dan yang ada di dunia. Dalam konteks hal yang positif, kamu juga bisa manifestasi apa yang ingin kamu lihat dari kehidupan orang lain agar lebih baik. Ini merupakan alat manifestasi yang luar biasa, yaitu menginginkan yang terbaik bagi dunia dan orang lain.
5. Tidak bisa didapat dengan cepat
Segala hal pasti memerlukan proses, sama seperti manifestasi untuk mewujudkan keinginan kamu. Benson menyatakan, melihat hasil langsung (instan) dari praktik manifestasi adalah seperti menanam pohon, lalu mengharapkannya tumbuh besar dan tinggi dalam semalam. Ladies, yakinlah bahwa sesuatu yang didapat melalui proses yang panjang dan sulit, juga akan bertahan lebih lama dalam hidupmu.
