Kumparan Logo

Molton Brown Buka Butik di Pacific Place, Hadirkan Aroma Favorit Ratu Elizabeth

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Molton Brown Buka Butik di Pacific Place, Hadirkan Aroma Favorit Ratu Elizabeth II. Foto: Molton Brown
zoom-in-whitePerbesar
Molton Brown Buka Butik di Pacific Place, Hadirkan Aroma Favorit Ratu Elizabeth II. Foto: Molton Brown

Rumah wewangian asal Inggris, Molton Brown, terus memperluas kehadirannya di Indonesia. Setelah membuka butik pertamanya di Ciputra World Surabaya, Plaza Indonesia, 23 Semarang Shopping Center, kini Molton Brown resmi membuka butik keempatnya di Pacific Place, Jakarta, pada Rabu (22/7).

Di sini, pelanggan bisa menemukan koleksi parfum, bath, body, hingga home collection paling lengkap, sekaligus merasakan pengalaman berbelanja yang lebih imersif melalui eksplorasi berbagai aroma khas Molton Brown.

Didirikan pada 1971 oleh Caroline Burstein dan Michael Collis melalui sebuah salon rambut di South Molton Street, Mayfair, London, Molton Brown dikenal sebagai luxury fragrance house yang menghadirkan produk berbahan 100 persen vegetarian, tidak pernah diuji pada hewan, serta menggunakan kemasan plastik yang dapat didaur ulang.

Komitmen tersebut turut mengantarkan Molton Brown menerima Royal Warrant dari Ratu Elizabeth II pada 2012. Pengakuan serupa kembali diberikan oleh Raja Charles III pada 2025 sebagai bentuk apresiasi atas kualitas, craftsmanship, dan warisan British heritage yang terus dijaga oleh brand tersebut.

Orange & Bergamot, aroma favorit Ratu Elizabeth II

Orange & Bergamot, aroma favorit Ratu Elizabeth II. Foto: Molton Brown

Di balik deretan koleksi Molton Brown, Orange & Bergamot menjadi salah satu aroma yang paling ikonik. Fragrance ini tak hanya menjadi salah satu koleksi tertua Molton Brown, tetapi juga dikenal sebagai aroma favorit Ratu Elizabeth II.

Brand Manager Molton Brown Indonesia, Sulistiani Rangkuti, mengatakan Orange & Bergamot memiliki arti penting dalam perjalanan brand hingga akhirnya memperoleh Royal Warrant dari mendiang Ratu Elizabeth II.

“Wangi favoritnya Ratu Elizabeth II itu yang Orange & Bergamot dan itu juga salah satu aroma tertuanya Molton Brown. Dan itu juga yang membawa kita dapat emblem dari Ratu Elizabeth,” ujarnya.

Orange & Bergamot menghadirkan karakter citrus yang segar berpadu dengan aroma bergamot khas Italia. Wanginya terasa bersih, elegan, sekaligus timeless sehingga masih menjadi salah satu signature fragrance Molton Brown hingga saat ini.

Menurut Sulistiani, setiap aroma yang diciptakan Molton Brown memang dirancang untuk membawa penggunanya pada pengalaman dan kenangan yang berbeda. Karena itu, setiap koleksi memiliki cerita tersendiri.

Misalnya, Delicious Rhubarb & Rose yang menghadirkan nuansa manis layaknya aroma kue yang baru keluar dari oven, sementara Orange & Bergamot membangkitkan sensasi berjalan di sepanjang perkebunan jeruk yang diterpa sinar matahari.

Fragrance ritual dari mandi hingga parfum

Tak hanya menawarkan parfum, Molton Brown juga mengembangkan konsep fragrance ritual, yaitu pengalaman menggunakan aroma yang sama dari awal hingga akhir rutinitas harian.

Ritual tersebut dimulai dari rangkaian Cleanse, seperti Bath & Shower Gel, Hand Wash, Shampoo, dan Conditioner. Setelah itu, aroma dilanjutkan melalui rangkaian Wear, mulai dari Body Lotion, Hand Lotion, Hand Cream, Eau de Toilette (EDT), hingga Eau de Parfum (EDP).

Dengan cara ini, aroma pilihan dapat bertahan lebih lama sekaligus terasa lebih menyatu sepanjang hari.

Kenalkan koleksi terbaru Bluebell & Wild Strawberry – Tea Ceremony

Kenalkan koleksi terbaru Tea Ceremony. Foto: Molton Brown

Bersamaan dengan pembukaan butik Pacific Place, Molton Brown juga memperkenalkan koleksi terbarunya, Bluebell & Wild Strawberry – Tea Ceremony.

Terinspirasi dari tradisi minum teh, koleksi ini mengajak penggunanya untuk memperlambat ritme kehidupan dan menikmati momen kebersamaan. Wanginya memadukan nashi pear sebagai top notes, green tea sebagai signature notes, serta hinoki wood yang menenangkan sebagai base notes.

Perpaduan tersebut menghasilkan aroma yang segar sekaligus hangat, menghadirkan interpretasi modern dari tea ceremony sebagai simbol harmoni, mindfulness, dan craftsmanship.