Perempuan dan Laki-laki Cenderung Cari Pasangan yang Mirip Mantan Pacar, Kenapa?
·waktu baca 3 menit

Ladies, pernahkah kamu menyadari bahwa pasanganmu saat ini memiliki cukup banyak kesamaan dengan mantan pacarmu? Contohnya, pacar barumu memiliki sifat lembut seperti mantanmu atau selera musiknya tidak jauh berbeda dengan mantan. Ternyata, hal tersebut bukanlah sesuatu yang aneh, lho.
Studi yang dilakukan oleh peneliti dari Michigan State University, Amerika Serikat, mengungkap bahwa fenomena tersebut bernama transference. Dikutip dari Psychology Today, transference adalah fenomena ketika seseorang mengarahkan perasaan yang berkaitan dengan tokoh penting dalam hidup orang itu, seperti orang tua, kepada orang lain.
Penelitian tahun 2021 tersebut dilakukan oleh seorang mahasiswi jenjang magister, Katelin Leahy, bersama psikolog Dr. William Chopik. Berbeda dengan cakupan studi sebelumnya yang cenderung lebih kecil, penelitian ini diikuti oleh 500 partisipan dewasa.
Para partisipan diminta untuk mendeskripsikan mantan mereka dengan kata sifat, seperti “baik”, “senang menolong”, atau “karismatik”. Kemudian, peneliti membuat profil-profil kencan online yang serupa dengan kata-kata sifat tersebut.
Studi bertajuk “Bukti Konsep dan Moderator Proses Transference dalam Ruang Lingkup Daring” itu menunjukkan, para partisipan cenderung lebih menyukai profil-profil yang sifatnya mirip dengan mantan mereka. Tak hanya itu, mereka juga menghubungkan sifat-sifat tertentu yang sebenarnya tidak ada di profil tersebut, melainkan ada di mantan mereka.
“Contohnya, efek transference mengindikasikan bahwa partisipan akan mengingat satu profil yang menjelaskan bahwa profil itu menyukai band musik tertentu. Padahal, band itu sama sekali tidak tercantum dalam profil tersebut. Ternyata, band itu adalah band favorit mantan mereka,” jelas William Chopik, sebagaimana dikutip dari situs resmi College of Social Science Michigan State University.
Menurut Katelin Leahy, efek transference ini disebabkan oleh adanya rasa familier atau kenyamanan yang dirasakan seseorang terhadap orang di masa lalunya. Mereka akan lebih tertarik dengan rasa tersebut dan secara tidak langsung mencari orang yang punya sifat sama.
“Kamu akan berpikir, mantan itu bisa jadi mantan pasti karena ada alasan tertentu, kan? Namun, entah mengapa, kita lebih tertarik dengan rasa familier dan kenyamanan, bahkan ketika hubungan dengan mantan itu gagal,” jelas Katelin.
Studi itu juga mengungkap bahwa fenomena transference cenderung muncul pada partisipan yang berusia lebih tua atau mereka yang cukup percaya diri dengan kemampuan mereka mempertahankan hubungan.
Tak hanya itu, Katelin dan William Chopik juga mengungkap bahwa para partisipan juga cenderung mencari pasangan yang sifatnya mirip dengan orang tua mereka. Jadi, transference ini tidak eksklusif diasosiasikan dengan mantan pacar saja.
“Untuk mereka yang memiliki hubungan baik dengan orang tua mereka, sangat masuk akal bila mereka ingin punya pasangan yang sifatnya mirip dengan orang yang punya hubungan kuat dengan mereka,” tutup William.
Ladies, bagaimana pendapat kamu soal ini? Apakah kamu juga pernah menjalin hubungan dengan orang yang sifatnya mirip dengan mantan pacar?
