Kumparan Logo

Sambut Platinum Jubilee, Kerajaan Pamerkan Gaun Penobatan Ratu Elizabeth II

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penobatan Ratu Elizabeth Foto: Instagram @theroyalfamily
zoom-in-whitePerbesar
Penobatan Ratu Elizabeth Foto: Instagram @theroyalfamily

Ladies, perayaan Platinum Jubilee Ratu Elizabeth II akan segera berlangsung di Inggris pada pekan ini. Mulai 2–5 Juni 2022, masyarakat Inggris akan menyaksikan berbagai acara dan perayaan untuk memperingati 70 tahun kekuasaan sang ratu.

Dilansir People, dalam rangka merayakan momen bersejarah ini, gaun dan jubah yang dikenakan Ratu Elizabeth II pada upacara penobatan (coronation) akan dipamerkan di Kastil Windsor. Pameran di salah satu kastil tertua Kerajaan Inggris ini akan berlangsung pada 7 Juli hingga 26 September 2022 mendatang, Ladies.

Bagi kamu penggemar dan pengikut setia kabar-kabar soal Kerajaan Inggris, kamu mungkin sudah mengetahui betapa indah dan ikonisnya gaun dan jubah sang ratu.

embed from external kumparan

Dikutip dari Harper’s Bazaar, gaun berlengan pendek yang didesain oleh Sir Norman Hartnell itu dibuat dari kain duchess satin terbaik berwarna putih, dihiasi dengan motif kisi (lattice) dan emblem bunga yang disulam langsung dengan tangan. Emblem bunga tersebut dibuat dari benang emas dan perak serta sutra pastel, dilapisi dengan mutiara, payet, dan kristal. Tak hanya tampak indah, emblem bunga-bunga itu ternyata menjadi simbolisasi dari negara-negara Inggris Raya dan persemakmuran, lho.

Menurut People, gaun berusia 69 tahun tersebut kian spesial dengan adanya desain tambahan yang dijahit oleh Hartnell tanpa sepengetahuan sang ratu. Desain itu adalah sulaman daun shamrock dengan empat helai daun, yang disulam di bagian kiri rok gaun tersebut. Kabarnya, shamrock empat helai itu dijahit sebagai tanda keberuntungan baik untuk sang ratu.

Sementara jubah sang ratu, yang dikenal sebagai The Robe of Estate, merupakan jubah sepanjang 6,5 meter yang terbuat dari kain silk velvet berwarna ungu. Jubah mewah yang dikenakan pada upacara penobatan ini merupakan hasil karya penjahit jubah Kerajaan Inggris, Ede & Ravenscroft.

Dikutip dari People, jubah ini dijahit langsung oleh 12 ahli sulam dengan 18 jenis benang emas yang berbeda. Salah satu desain sulaman dari benang emas ini berbentuk bulir gandum dan ranting pohon zaitun, menyimbolkan kemakmuran dan perdamaian. Kedua sulaman ini mengelilingi tulisan ‘EIIR’, yang berarti ‘Elizabeth II Regina’, sandi kerajaan untuk sang ratu. Pembuatan jubah menawan ini memakan waktu hingga 3.500 jam, yaitu dari Maret hingga Mei 1953.

Jubah Penobatan Ratu Elizabeth II dari Inggris di Kastil Windsor, 06 Oktober 2003. Foto: Martyn Hayhow/AFP

Menurut Harper’s Bazaar, gaun dan jubah pemahkotaan Ratu Elizabeth II pertama kali dipamerkan untuk umum secara bersamaan pada 2013 lalu, di Istana Buckingham. Saat itu, gaun dan jubah itu dipamerkan bersamaan dengan gaun-gaun, seragam kerajaan, dan jubah lainnya yang juga dikenakan di hari coronation pada 1953 silam.

Sebagaimana diketahui, Ratu Elizabeth II naik takhta pada 6 Februari 1952, tepat setelah sang ayah, Raja George VI, meninggal dunia. Namun, upacara coronation sang ratu dilaksanakan 16 bulan setelahnya, tepatnya pada 2 Juni 1953.

Saat ini, beberapa hari sebelum perayaan besar-besaran, Ratu Elizabeth II dikabarkan berada di Balmoral Estate, Skotlandia. Kabarnya, ia tengah beristirahat dan mempersiapkan diri untuk menghadiri berbagai perayaan yang akan dilaksanakan sepanjang pekan perayaan Platinum Jubilee.

Dari sekian banyak acara yang akan dilaksanakan di akhir pekan ini, yang menjadi sorotan adalah tradisi parade Trooping the Colour pada 2 Juni, balap kuda di Epsom, Royal Pageant di London, jamuan makan siang Jubilee, serta konser musik besar-besaran di Istana Buckingham.