kumparan
13 Januari 2020 11:05

Tanpa Disadari, 5 Kebiasaan ini Bisa Menyebabkan Pori-pori Tersumbat

Ilustrasi wajah perempuan
Ilustrasi pori-pori tersumbat. Foto: Shuttertock
Pori-pori adalah saluran untuk mengalirkan produksi kelenjar minyak dan kelenjar keringat ke dalam permukaan kulit. Salah satu fungsi terbesarnya adalah untuk menjaga suhu tubuh agar tetap dalam kondisi seimbang. Sedangkan pada wajah, pori-pori berperan menghasilkan sebum yang diproduksi kelenjar minyak, sekaligus membantu penyerapan produk skin care.
ADVERTISEMENT
Namun sayangnya, pori-pori pada wajah bisa tersumbat akibat terlalu banyaknya kotoran dan sel-sel kulit mati yang menggumpal. Jika hal ini terjadi (pori-pori tersumbat), maka bisa menyebabkan berbagai masalah kulit; seperti tekstur kulit jadi tidak merata, hingga tumbuhnya jerawat.
Melansir Women’s Health, ternyata ada beberapa hal yang bisa menyebabkan pori-pori jadi tersumbat; seperti produksi minyak berlebih, faktor genetik, hingga reaksi alergi. Selain beberapa faktor tadi, ternyata kebiasaan yang kita lakukan sehari-hari juga bisa menyebabkan pori-pori jadi tersumbat. Kebiasaan-kebiasaan apa sajakah itu?
1. Sering menyentuh wajah
Ilustrasi bekas jerawat
Ilustrasi perempuan sedang memegang wajah. Foto: Shutterstock
Kebiasaan yang satu ini sering kita lakukan tanpa disadari. Padahal, menurut Joel Schlessinger, MD, seorang dermatologi asal Amerika Serikat, kebiasaan ini bisa membuat wajah jadi iritasi dan menyumbat pori-pori.
ADVERTISEMENT
“Menyentuh wajah setelah bersentuhan dengan banyak benda bisa mentransfer ribuan bakteri, virus, dan berbagai kotoran ke kulit dan pori-pori,” kata Schlessinger saat diwawancarai oleh Women’s Health.
2. Memencet pori-pori dan jerawat
Ilustrasi bekas jerawat
Ilustrasi perempuan memencet jerawat. Foto: Shutterstock
Jika Anda menginginkan pori-pori yang kecil dan bebas jerawat, maka berhentilah memencet kulit wajah. Pasalnya, menurut Schlessinger, saat Anda memencet dan menarik kulit, maka bisa menyebabkan kulit jadi inflamasi (peradangan), iritasi, hingga yang memengaruhi ukuran pori-pori.
“Selain itu, gerakan dan tekanan yang keras juga bisa membuat perpindahan minyak, bakteri dan kotoran dari tangan ke wajah, sehingga menyebabkan terjadinya penyumbatan,” lanjutnya.
3. Lupa membersihkan makeup sebelum tidur
Makeup Remover
Minyak kelapa bersihkan makeup. Foto: thinkstockphotos
Menghapus makeup adalah langkah penting untuk menghindari timbulnya masalah kulit seperti jerawat. Selain menimbulkan jerawat, menurut Schlessinger lupa membersihkan makeup juga bisa mempercepat terjadinya proses penuaan, hingga menyebabkan pori-pori jadi membesar. Jika Anda terlalu lelah untuk membersihkan makeup, cobalah gunakan tisu pembersih yang praktis.
ADVERTISEMENT
4. Jarang melakukan eksfoliasi wajah
Ilustrasi Eksfoliasi Wajah
Ilustrasi Eksfoliasi Wajah Foto: Shutterstock/Yuttana Jaowattana
Ladies, apakah Anda rutin melakukan eksfoliasi wajah? Tahapan perawatan wajah ini memang sering diabaikan, padahal memiliki beragam manfaat; seperti mengangkat sel-sel kulit mati, menghaluskan kulit, membuat wajah jadi lebih cerah, hingga membersihkan pori-pori pada wajah.
“Jika dilakukan secara berkala (satu kali atau dua kali seminggu), eksfoliasi bisa membantu menghilangkan kotoran, mengangkat minyak, mencegah jerawat, bahkan membuat pori-pori jadi terlihat lebih kecil,” kata Schlessinger.
5. Menggunakan produk makeup yang salah
Ilustrasi makeup menggumpal
Ilustrasi makeup menggumpal Foto: Shutterstock
Menutupi pori-pori dengan concealer atau foundation memang dirasa lebih mudah agar kulit terlihat lebih mulus. Namun sayangnya, cara ini justru bisa membuat pori-pori jadi tersumbat. Jika Anda tetap ingin menggunakan produk makeup ini, Schlessinger menyarankan untuk menghindari produk makeup yang memiliki kandungan minyak, wax atau butter. Sebaliknya, pilihlah produk makeup yang memiliki kandungan mineral, sehingga tidak akan menyebabkan iritasi, dan penyumbatan pada pori-pori.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan