Kumparan Logo

Tips Membeli Emas Perhiasan agar Tidak Mudah Tertipu

kumparanWOMANverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi tips membeli Emas Perhiasan. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tips membeli Emas Perhiasan. Foto: Pexels

Salah satu model investasi yang digandrungi kaum hawa adalah membeli perhiasan emas. Selain bisa dijual kembali, perhiasan juga membuat penampilan jadi lebih cantik dan elegan. Namun, sebaiknya ketahui tips membeli emas perhiasan sebelum berinvestasi di barang ini, Ladies.

Dengan mengetahui tips pembelian emas, kamu bisa menghindari praktik penipuan yang marak terjadi di pasaran. Penipuan ini melibatkan emas palsu yang dibuat seolah-olah tampak asli, sehingga konsumen membelinya dengan harga mahal tapi ketika dijual kembali nilainya turun drastis.

Mengutip Forbes, Standar Internasional menyatakan bahwa emas yang kurang dari 10 karat dapat dianggap palsu. Lantas, bagaimana cara mengetahui mana yang asli dan palsu? Simak panduan membeli perhiasan emas di bawah ini, Ladies.

Tips Membeli Emas Perhiasan

Ilustrasi tips membeli Emas Perhiasan. Foto: Pexels

Saat ingin membeli emas, perhatikan tingkat kemurniannya agar tidak tertipu. Kemurnian emas ditentukan oleh karat yang biasanya dicantumkan di perhiasan, jadi konsumen bisa melihatnya dengan mudah.

Emas 24 karat adalah yang paling murni karena mengandung 99,9% emas. Semakin rendah karatnya, berarti semakin rendah pula kemurnian emasnya. Namun, harganya juga jadi lebih murah dibandingkan emas murni.

Menurut standar internasional, kadar kemurnian emas adalah sebagai berikut:

  • Emas 24 karat: terdiri dari 99.99% emas

  • Emas 22 karat: terdiri dari 91.7% emas

  • Emas 20 karat: terdiri dari 83.3% emas

  • Emas 18 karat: terdiri dari 75% emas

  • Emas 16 karat: terdiri dari 66.6% emas

  • Emas 14 karat: terdiri dari 58% emas

  • Emas 10 karat: terdiri dari 41.7% emas

Lantas, bagaimana cara mengidentifikasi emas yang murni? Forbes membagikan tips sederhana berikut ini:

1. Gesek Emas di Kulit

Tes ini cukup sederhana, kamu hanya perlu menangkup emas di antara telapak tangan selama beberapa saat. Setelah tangan mulai berkeringat, gosok emas pada kulit tangan.

Jika warna kulit berubah menjadi hitam, biru, atau hijau, artinya emas tersebut palsu. Sebaliknya, jika tidak ada perubahan warna berarti emasnya asli.

2. Tes Air

Ambil wadah yang berisi air kemudian masukkan emas ke dalamnya. Emas merupakan material yang padat. Jadi kalau material ini tidak tenggelam ke dasar wadah, artinya emas tersebut palsu.

3. Tes Magnet

Emas adalah logam non-magnetik yang tidak akan bereaksi apa pun terhadap magnet. Jadi, coba letakkan magnet di samping emas, jika ada reaksi, artinya emas tersebut palsu.

Namun, harus dicatat bahwa logam berlapis emas juga cenderung non-reaktif terhadap magnet. Jadi, cara ini bisa dibilang tidak 100% akurat, tapi tetap layak dicoba.

Ilustrasi tips membeli emas perhiasan. Foto: ANTARA FOTO/Uyu Septiyati Liman

Selain memeriksa kemurnian emas, tips lain yang harus jadi pertimbangan menurut laman 24karat adalah nilai tukar emas di kotamu. Harga emas bisa bervariasi, tergantung permintaan, biaya impor, dan berbagai variabel lainnya.

Oleh karena itu, sebelum membeli emas, penting untuk mengetahui harga emas di wilayah masing-masing. Dengan begitu, kamu jadi punya patokan harga sebelum belanja.

Sebelum memutuskan untuk membeli, kamu juga bisa membandingkan harga emas di sejumlah toko sebagai bahan pertimbangan. Tapi pastikan hanya mengunjungi toko yang terpercaya dan punya reputasi bagus, ya, Ladies.

Baca Juga: Cara Investasi Emas, Pengertian, dan Bentuk-bentuknya