Kumparan Logo

Waspada Ladies, Ini 6 Tanda Pasangan Suka Melakukan Gaslighting

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Waspada Ladies, Ini 6 Tanda Pasangan Suka Melakukan Gaslighting. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Waspada Ladies, Ini 6 Tanda Pasangan Suka Melakukan Gaslighting. Foto: Shutterstock

Ladies, belakangan ini muncul banyak istilah baru dalam dunia percintaan. Salah satunya adalah gaslighting. Secara umum, menurut Gita Aulia Nurani, M.Psi., Psikolog dan Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) spesialisasi pelatihan dan pengembangan diri, gaslighting adalah perilaku menguasai atau mengontrol pasangan dengan manipulasi yang membuat korban menjadi tidak berdaya.

"Pada akhirnya, kita yang menjadi korban akan merasa bahwa apa pun yang dikatakan oleh pasangan adalah hal benar hingga kita kehilangan keyakinan diri," ungkap Gita Aulia Nurani kepada kumparanWOMAN.

embed from external kumparan

Hal ini biasanya terjadi ketika pasangan berusaha membuat kita merasa bersalah atas kesalahan yang mereka lakukan atau justru saat mereka tidak mau disalahkan sama sekali. Apabila tidak waspada dengan kondisi ini, kita bisa saja terjebak dalam hubungan yang tidak sehat atau toxic relationship.

Supaya lebih tahu dan tidak terjebak, psikolog Gita Aulia Nurani memaparkan apa saja ciri atau tanda-tanda pasangan yang melakukan gaslighting. Simak penjelasannya berikut ini.

1. Selalu meyakinkan bahwa pandangannya benar

Selalu meyakinkan bahwa pandangannya benar. Foto: Shutterstock

Pasangan yang melakukan gaslighting seringnya menggunakan intonasi tegas saat menyampaikan sesuatu. Hal ini dilakukan agar kita langsung percaya dengan semua yang mereka sampaikan.

"Intonasinya tegas hingga membawa beberapa kabar yang belum tentu benar atau tidak agar pasangannya langsung percaya pada apa yang dikatakannya," jelas Gita.

2. Mengulang kalimat yang membuat pasangan tidak percaya diri

Mengulang kalimat yang membuat pasangan tidak percaya diri. Foto: Shutterstock

“Kamu yakin bisa melakukan itu?”, “Itu kayaknya susah deh”, atau “Kamu enggak akan bisa tanpa aku”, dan lain sebagainya adalah beberapa contoh kalimat yang sering diucapkan oleh pasangan yang melakukan gaslighting. Kalau sering diucapkan setiap hari, kalimat tersebut berpotensi mengubah keyakinan dan rasa percaya diri kita terhadap kemampuan kita sendiri.

3. Tidak melibatkan kita dalam mengambil keputusan

Tidak melibatkan kita dalam mengambil keputusan. Foto: Dok. Shutterstock

Menurut pemaparan Gita, seringnya pasangan yang melakukan gaslighting akan mengambil keputusan sendiri tanpa melibatkan kita. Hal tersebut sebagai wujud dari perilaku ingin menjatuhkan rasa percaya diri kita.

"Dengan tidak dilibatkan dalam mengambil keputusan, kita akan semakin merasa bahwa dirinya tidak berdaya," pungkasnya.

embed from external kumparan

4. Selalu merasa menjadi korban

Selalu merasa menjadi korban. Foto: Shutterstock/ Makistock

Ciri-ciri lain yang termasuk dalam gaslighting adalah ketika terjadi sesuatu, pasangan akan berperan seolah-olah sebagai korban dan menyalahkan kita. Berperan sebagai korban, membuat pasangan membenarkan hal yang dilakukannya dan menimpakan kesalahan pada kita atau justru orang lain.

Jadi misalnya pasangan kita ketahuan selingkuh. Saat berdebat, dia akan menyalahkan kita dengan mengatakan kita kurang perhatian dan tidak bisa memberikan yang dia inginkan. Dengan begitu, kita akan merasa perselingkuhan tersebut terjadi karena kesalahan kita.

5. Selalu menampilkan sisi baik di depan orang lain

Selalu menampilkan sisi baik di depan orang lain. Foto: Shutterstock

Pasangan pelaku gaslighting akan melakukan berbagai cara agar dirinya tampak sebagai orang baik-baik. Biasanya ini akan ditunjukkan di hadapan orang tua, teman, atau rekan kerja kita. Sehingga ketika dia melakukan kesalahan, orang-orang terdekat kita tidak akan percaya sebab dia terlihat seperti orang baik.

embed from external kumparan

"Sifat ini membuat korban menjadi tidak bisa membantah atau mengadukan pada orang lain, karena profil yang ditampilkan di depan umum berbeda dengan yang ia lakukan saat dengan korban," jelasnya.

6. Perilaku yang ditunjukkan tidak sesuai dengan perkataan

Perilaku yang ditunjukkan tidak sesuai dengan perkataan. Foto: Shutter Stock

Pasangan yang melakukan gaslighting akan cenderung banyak berbohong. Mereka bisa berkata A, tapi kemudian perilakunya tidak menunjukkan hal tersebut. Namun ketika kita menegurnya, mereka akan marah dan tidak terima.

Misalnya, pelaku merasa dia adalah pendengar yang baik. Dia akan mengatakan pada teman dan orang-orang terdekatnya kalau mereka siap mendengarkan pasangannya saat dibutuhkan. Padahal saat sedang bersama dengan pasangan, dia akan menunjukkan sikap acuh dan bahkan bisa meremehkan apa yang sedang dialami oleh pasangannya.