Konten dari Pengguna

Benda-Benda yang Diciptakan secara Tidak Sengaja (2)

Lampu Edison

Lampu Edison

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keripik kentang dan kue kering cokelat chip adalah dua dari beberapa hal yang ditemukan secara tidak sengaja.

Baca juga: Benda-Benda yang Diciptakan secara Tidak Sengaja (1)

Berikut adalah beberapa benda lain yang juga tercipta karena ketidaksengajaan.

Microwave

Microwave. Sumber gambar: Wikimedia Commons.

Pada suatu hari, Percy LeBaron Spencer yang bekerja pada Raytheon Company berjalan melalui sebuah tabung radar. Ketika melewati radar tersebut, ia menyadari bahwa kepingan cokelat yang ada di dalam sakunya meleleh. Menyadari bahwa ada kemungkinan ia sedang ada di depan sebuah benda panas, ia pun meletakkan semangkuk popcorn di dalam tabung tersebut. Jagung-jagung tersebut kemudian meletup dan terlempar ke seluruh ruangan. Begitulah popcorn ditemukan.

Viagra

Tablet viagra. Sumber gambar: Wikimedia Commons.

Jutaan laki-laki di dunia harus mengucapkan terima kasih pada para pekerja keras di desa Merthyr Tydfil, Wales. Pada 1992, para pekerja tersebut sedang mengujicobakan sebuah obat baru untuk mengatasi kejang. Namun hasilnya tidak terduga-duga, obat yang dapat meningkatkan daya seks malah ditemukan. Kini iklan dari viagra ini sering sekali tidak diinginkan dan masuk ke dalam email kita.

Es loli

Es loli. Sumber gambar: Wikimedia Commons.

Es loli ditemukan oleh seorang anak berumur 11 tahun secara diam-diam. Dan rahasia tersebut disimpan selama 18 tahun. Penemunya bernama Frank Epperson pada 1905. Epperson meninggalkan wadah berisi campuran soda bubuk dan air lengkap dengan tongkat pengaduknya di beranda rumah. Malam itu, suhu di San Francisco mencapai titik yang sangat rendah. Ketika Epperson bangun keesokkan harinya, ia menemukan bahwa campuran air tersebut membeku dan menempel pada tongkat pengaduknya. Ia kemudian menambahkan rasa-rasa buah dan menyebut es tersebut dengan nama epsicle. Delapan belas tahun kemudian, ia pun mematenkan penemuannya tersebut dan menyebutnya popsicle.

Pemanis buatan

Sama seperti pemanis buatan lainnya, pemanis jenis siklamat ditemukan secara tidak sengaja. Michael Sveda sedang bekerja di sebuah laboratorium pada sintesis obat anti-demam. Suatu ketika ia sedang merokok dan meletakkan rokok tersebut di atas sebuah bangku. Ketika ia mengisap kembali rokok tersebut, ia pun merasakan rasa manis yang dihasilkan oleh siklamat.

Pemanis buatan lainnya yaitu aspartame ditemukan pada 1965 oleh James M. Schlatter. Schlatter adalah seorang ahli kimia yang bekerja pada G. D. Searle & Company. Ia mensintesiskan aspartame ketika sedang berusaha menghasilkan obat anti maag. Ia menyadari rasa manis dari aspartame tersebut ketika secara kebetulan ia menjilat jarinya yang sudah terkontaminasi dengan aspartame.

Sementara saccharin yang merupakan pemanis buatan tertua di dunia diproduksi pada 1878 oleh Constantin Fahlberg, seorang ahli kimia yang sedang bekerja dengan batu bara di laboratorium Ira Remsen, Universitas Johns Hopkins. Fahlberg menemukan secara tidak sengaja saccharin yang kemudian menjadi pemanis buatan.

LSD

LSD yang termasuk dalam obat rekreasi dan terlarang, pertama kali disintesiskan pada 16 November 1938 oleh seorang ahli kimia dari Swiss bernama Dr. Albert Hofmann di laboratorium Sandoz di Basel, Swiss. Saat itu ia sedang terlibat dalam sebuah penelitian yang bertujuan untuk menemukan alkaloid ergot yang dapat berguna secara medis. Karena masih banyak yang masih belum diketahui dari obat ini, ia pun kembali mensintesiskan LSD-25 dalam penelitian lanjutan pada 16 April 1943. Saat itu, Hofmann menjadi pusing dan harus berhenti bekerja. Dalam jurnalnya, Hofmann menulis bahwa ia menjadi pusing, pulang ke rumah, dan mengalami kegelisahan yang luar biasa. Ia juga menjelaskan bahwa ia mulai berimajinasi dan seperti sedang bermimpi. Ketika ia menutup matanya, ia dapat melihat gambar-gambar fantastis, bentuk-bentuk yang luar biasa, dan warna-warna kaleidoskop. Pengalaman tersebut bertahan selama sekitar dua jam.