Hewan-Hewan Berumur Panjang di Dunia (2)

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.
Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Dalam dunia manusia, bisa hidup sampai umur 90 atau 100 tahun adalah hal yang luar biasa. Seseorang dianggap berumur sangat panjang jika bisa hidup sampai usia tersebut. Namun ada beberapa hewan yang bisa hidup jauh lebih lama dari 100 tahun. Hal tersebut membuat usia manusia seperti tidak ada apa-apanya.
Baca juga: Hewan-Hewan Berumur Panjang di Dunia (1)
Apa saja ya hewan-hewan lainnya yang juga berumur panjang di dunia ini? Berikut adalah lanjutannya.
Spons Antarktika
Banyak yang tidak tahu bahwa spons termasuk dalam kelompok hewan. Salah satu karakter spons yang paling terkenal adalah Spongebob SquarePants. Namun, dalam kehidupan nyata, spons tidak seaktif Spongebob. Spons hanya bergerak kurang dari 1 milimeter per hari. Selain gerakkannya, pertumbuhan spons-pun juga terhitung sangat lambat. Laju pertumbuhan yang lambat tersebut membuat spons memiliki hidup yang sangat lama. Ada sekitar 5 ribu sampai 10 ribu spesies spons. Kebanyakkan dari mereka dapat hidup antara 3 bulan sampai 20 tahun. Namun spons Antarktika memiliki usia yang jauh lebih panjang dari spons-spons lainnya. Salah satu spesimen spons Antarktika diperkirakan memiliki umur 1550 tahun.
Quahog laut
Quahog laut adalah salah satu jenis kerang yang banyak ditemukan di pesisir Skotlandia. Mirip seperti spons, hewan ini tidak bergerak terlalu banyak. Mereka menguburkan dirinya di dalam pasir atau lumpur. Dan dengan menggunakan insangnya, quahog laut menyedot makanan dan juga oksigen untuk bernapas. Untuk menghindari musuh agar tidak dimakan, quahog laut dapat menguburkan dirinya sangat dalam di dasar laut dan tetap hidup di sana dalam waktu yang cukup lama tanpa perlu ke luar untuk mencari oksigen dan makanan.
Sejak beberapa puluh tahun yang lalu, pukat laut yang digunakan nelayan menyebabkan jumlah hewan ini berkurang sebanyak 50 persen. Entah karena cangkangnya yang rusak atau mereka menjadi mudah ditangkap oleh perdator. Hal tersebut tentu saja membuat semakin sedikit quahog laut yang dapat bertahan hidup sampai umur maksimalnya. Sebenarnya, mereka dapat hidup sampai umur 400 tahun. Bahkan ada salah satu quahog laut yang umurnya mencapai 500 tahun.
Cacing tabung vestimentiferan
Cacing tabung vestimentiferan adalah salah satu makhluk sesil, yang berarti mereka hidup hanya di satu tempat tanpa pernah pindah selama masa dewasanya. Cacing tabung jenis ini banyak ditemukan di bagian utara Teluk Meksiko. Mereka hidup sampai di kedalaman 2500 kaki di bawah permukaan laut yang sangat dalam, dingin, dan gelap. Mereka memiliki hubungan yang dekat dengan bakteri pengoksidasi sulfida yang merupakan satu-satunya sumber nutrisi mereka. Cacing tabung ini dapat tumbuh mencapai 10 kaki dan hidup dalam kelompok yang jumlahnya ribuan. Sama seperti spons dan quahog, cacing tabung vestimentiferan hidup sangat lambat dan dapat hidup mencapai 250 tahun lamanya.
Ikan batu bermata kasar
Ikan batu bermata kasar juga merupakan salah satu makhluk air yang memiliki usia hidup paling lama. Ikan yang memiliki nama Latin Sebastes aleutianus ini dapat ditemukan pada kedalaman antara 560 kaki sampai 220 kaki di bawah permukaan laut. Kebanyakan dari mereka hidup di Samudra Pasifik. Ikan ini memiliki nama tersebut bukan tanpa alasan. Mereka memiliki 10 duri yang terletak pada lingkaran bawah mata mereka. Ikan ini hidup sangat lambat dan mencapai kedewasaan di umur yang cukup tua. Ikan batu bermata kasar dapat hidup sampai 200 tahun dan ikan yang paling tua yang pernah tercatat hidup sampai umur 205 tahun.
Kerang mutiara air tawar
Dipercaya bahwa 90 persen dari populasi kerang mutiara air tawar dapat ditemukan di sekitar Skandinavia. Pada umumnya, mereka adalah makhluk yang sangat kuat dan dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar dengan cukup mudah. Sehingga perubahan iklim, geologis, fisik, biologis, bahkan kimiawi tidak mempengaruhi hewan ini sebesar hewan-hewan lainnya. Meskipun begitu, jumlah mereka di alam terus berkurang dalam beberapa tahun terakhir. Mereka yang tetap bertahan sampai sekarang adalah yang terkuat dan telah banyak melihat perubahan dalam ekosistem mereka. Hewan ini dapat hidup sampai 250 tahun lamanya.
