Phineas Gage, Tetap Hidup Meski Kepala Tertancap Besi

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.
Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ialah Phineas Gage, yang pada tahun 1848 mengalami kecelakaan saat menjalankan tugasnya sebagai mandor untuk pembuatan jalur kereta api. Sebatang besi seberat 6 kg dengan panjang 43 inch menancap tepat di rahang sebelah kiri hingga menembus ke bagian atas kepalanya.
Peristiwa ini terjadi diakibatkan kesalahan prosedur yang membuat bubuk mesiu yang biasa digunakan untuk menghancurkan bebatuan di tempat tersebut meledak dan membuat batang besi terlempar menancap menembus kepala Gage.
Hebatnya, Gage masih bisa menyelamatkan diri, dan keluar dari lokasi kejadian untuk meminta pertolongan. Namun akibat peristiwa ini, Gage harus kehilangan salah satu matanya dan mengalami kerusakan pada otak depan (lobus frontal) sebelah kiri.
Keajaiban tidak hanya sampai di situ, Gage yang dipikir tidak akan mampu tertolong ternyata dapat pulih kembali setelah mendapat perawatan dari Dr. John Martyn Harlow dan merasa dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala.
Sayangnya, meski sehat secara fisik, orang-orang sekitar Gage merasa kepribadian Gage tidak lagi seperti yang dulu. Gage yang sebelumnya dikenal sebagai orang yang berbudi baik, berubah menjadi orang yang bertemperamen kasar dan mudah memaki orang.
Peristiwa yang dialami Phineas Gage menjadi perhatian bagi perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang neuroscience, berkaitan dengan perubahan kepribadian akibat trauma otak. Kerusakan pada korteks frontal menyebabkan hilangnya fungsi social inhibition yang dimiliki Gage.
Tidak hanya itu, cedera otak yang dialaminya membuat ia mulai menderita epilepsi. Di akhir masa hidupnya, ia pun memutuskan untuk kembali ke kampung halaman karena kesehatannya yang terus menurun akibat seringnya mengalami kejang-kejang.
Phineas Gage meninggal di tahun 1860 karena epilepsi panjang yang telah dideritanya tersebut.
Sumber gambar: commons.wikimedia.org
