Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
28 Ramadhan 1446 HJumat, 28 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten Media Partner
ASDP Percepat Perbaikan Dermaga VI Pelabuhan Merak Pascainsiden Tertabrak Kapal
24 Maret 2025 21:56 WIB
·
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Lampung Geh, Banten – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus melakukan percepatan perbaikan Dermaga VI Pelabuhan Eksekutif Merak setelah insiden tertabraknya dermaga oleh KMP Portlink III yang terjadi pada Senin (17/3).
ADVERTISEMENT
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menjelaskan bahwa pihaknya mengoptimalkan seluruh sumber daya agar proses perbaikan dapat berjalan cepat tanpa mengganggu kelancaran operasional pelabuhan.
"Kami berupaya semaksimal mungkin untuk mempercepat proses perbaikan agar Dermaga VI dapat segera kembali digunakan. Kami juga memastikan layanan tetap berjalan dengan mengoptimalkan metode bongkar muat melalui rampa samping kapal menuju car deck," ujar Shelvy, pada Senin (24/3).
Shelvy menambahkan, metode bongkar muat yang digunakan saat ini membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan proses normal, sehingga berpotensi menambah waktu antrean kendaraan.
Sebagai langkah antisipasi, ASDP telah menyiapkan beberapa strategi untuk mengurai kepadatan.
Salah satunya adalah menyiapkan buffer zone di Pelabuhan Indah Kiat sebagai area penampungan kendaraan sebelum memasuki pelabuhan utama.
ADVERTISEMENT
Selain itu, Jalan Lingkar Selatan (JLS) juga difungsikan sebagai kantong parkir tambahan jika kapasitas di Pelabuhan Ciwandan telah mencapai batas maksimal.
"Dengan adanya buffer zone ini, kami berharap distribusi kendaraan lebih merata, sehingga tidak terjadi kepadatan ekstrem di satu titik," lanjutnya.
Selain itu, ASDP juga menerapkan skema distribusi kendaraan sesuai dengan kebijakan regulator yang telah diatur dalam Surat Keputusan Bersama.
Dalam skema ini, kendaraan pribadi dan bus tetap melalui Pelabuhan Merak, sementara sepeda motor serta truk Golongan VB dan VIB dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan.
Sementara itu, truk Golongan VII, VIII, dan IX akan diarahkan ke Pelabuhan Bandar Bakau Jaya Bojonegara.
Untuk memastikan kelancaran angkutan Lebaran, ASDP telah menyiapkan pola rotasi kapal yang optimal agar kapasitas daya angkut dapat mengakomodasi lonjakan kendaraan pada periode puncak mudik.
ADVERTISEMENT
"Kami memastikan armada yang beroperasi dalam kondisi prima dan mampu melayani lonjakan pemudik. Kami juga mengimbau para pengguna jasa untuk mematuhi jadwal keberangkatan yang telah ditentukan agar proses penyeberangan lebih tertib," ujar Shelvy.
Ia menegaskan, kendaraan yang tiba sesuai jadwal tiket akan mendapatkan prioritas antrean naik kapal, sehingga dapat mempercepat arus penyeberangan.
Diketahui sebelumnya, pada Senin (17/3), layanan di Dermaga VI sempat ditutup sementara akibat kerusakan pada moveable bridge (jembatan bergerak) di Dermaga Eksekutif Merak yang diduga tertabrak kapal. (Cha/Put)