kumparan
29 Mar 2019 11:04 WIB

Mengenal Rini Sugianto, Animator Internasional asal Lampung

Sosok Rini Sugianto, animator asal Lampung | foto: dokumentasi Rini Sugianto
Lampung Geh, Bandar Lampung - Rini Sugianto, animator asal Indonesia yang kiprahnya sudah tidak lagi diragukan di belantara film animasi internasional.
ADVERTISEMENT
Sebut saja film, 'The Hobbit 2: The Desolation of Smaug', 'Ironman 3', 'The Hobbit: An Unexpected Adventure', 'The Avengers', 'The Adventure of Tintin: The Secret of Unicorn', 'Teenage Mutant Ninja Turtle 2 and 1', 'Avengers: Age of Ultron' dan masih banyak lagi deretan film yang di dalamnya ada campur tangan Rini.
Namun tahukah kamu, bahwa animator keren yang sudah mendunia ini asalnya dari Lampung. Saat dihubungi Lampung Geh pada Rabu (27/3), wanita kelahiran Lampung 3 Januari 1980 ini mengaku sempat tinggal dan besar di Lampung.
"Iya, saya tinggal di Lampung sampai lulus SMP. Yang paling diingat dari Lampung itu daerah Teluk Betungnya, kalau ke sekolah jalan kaki. Dulu itu, makanan enak di Lampung kayak Resto Begadang dan Mie Asiong," kenang Rini.
ADVERTISEMENT
Menurut Rini, peran utama seorang animator adalah untuk menggerakkan karakter-karakter digital yang ada di film, seperti memberi kehidupan. Semakin detail, maka gerakan karakter dalam animasi akan semakin nyata.
Ketertarikan Rini pada dunia animasi bermula dari saat ia lulus kuliah Jurusan Arsitektur di Universitas Parahyangan, Bandung, dan mulai belajar 3D untuk environment modelling.
"Jadi lebih tertarik ke animasinya karena animasi itu detail-oriented dan juga mempelajari gerakan manusia yang menurut saya menarik sekali," imbuhnya.
Pada tahun 2002, Rini melanjutkan program master mengambil bidang animasi di Academy of Art University di San Francisco. Ia sempat bekerja sebagai character animator untuk Weta Studio, yaitu studio milik sutradara terkenal Peter Jackson di Selandia Baru.
ADVERTISEMENT
Beberapa film laris yang Rini turut ambil bagian saat di Weta Studio itu seperti 'The Avengers', 'Iron Man 3', 'Hunger Games: Catching Fire' hingga 'The Hobbit: An Unexpected Adventure'. Selain itu, ia juga turut mengerjakan animasi film 'Ted 2' di Tippet Studio.
Salah satu film paling berkesan bagi Rini selama menggeluti dunia animasi adalah film tentang seorang wartawan muda berjiwa petualang yang diangkat dari serial komik Tintin ciptaan Hergé.
"Fim 'Tintin' itu karena memang yang pertama kali saya ikut terlibat, kalau 'Hobbit' karena itu franchise-nya besar sekali," ujar Rini.
Rini Sugianto, saat sedang menjalankan hobi outdoor-nya | foto: ist.
Bagi Rini, yang paling menyenangkan dari pekerjaan seorang animator adalah ketika melihat karakter garapannya bersama tim yang awalnya hanya berupa gambar tidak bergerak, dapat tampak seolah nyata dan hidup.
ADVERTISEMENT
Membuat sebuah karakter menjadi hidup bukanlah pekerjaan mudah. Menurut Rini, seorang animator harus mampu berorientasi pada detail dan harus terus berlatih untuk mengasah kemampuannya.
Menjadi seorang animator andal menurut Rini harus memulai dengan membuat animasi, "Doing by practice. Untuk terus mengasah kemampuan. Menjadi animator andal harus mulai membuat animasi. That's the only way," kata Rini.
Saat ini, Rini Sugianto tinggal di California, Amerika Serikat, bersama sang suami dan masih menggeluti pekerjaan sebagai animator freelancer, di sisi lain sesekali menjalani hobinya di bidang fotografi dan olahraga.
Reporter: Latifah Desti Lustikasari
Editor: M Adita Putra
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·