Harimau Sumatera Diduga Terkam 4 Ekor Kambing di Sijunjung

Langkan.id, Padang- Masyarakat di Nagari Unggan, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, diresakan dengan munculnya seekor harimau Sumatera. Bahkan hewan dengan nama latin Panthera Tigris Sondaica dikabarkan juga telah menerkam 4 ekor kambing milik masyarakat setempat.
"Sampai sekarang kawan-kawan dari BKSDA sudah mengecek ke sana, memang ada jejaknya. Sudah makan ternak warga 4 ekor kambing, ini yang kami tangani saat ini," kata Kepala Resor BKSD Wilayah Sijunjung Zulmi Gusrul, dihubungi langkan.id, Senin 11 Februari 2019.
Zulmi mengatakan berdasarkan jejak yang ditemukan, harimau diduga masih remaja. Pihaknya telah menurunkan tim untuk mengantisipasi konflik harimau Sumatera dengan masyarakat tersebut.
BKSDA Wilayah Sijunjung juga akan memasangan perangkap pada Selasa 12 Februari 2019. Sebab, lokasi munculnya harimau Sumatera jauh dari pemukiman dan di pedalaman.
"Kami sudah koordinasi dengan wali nagari setempat membantu menuju ke lokasi, apalagi lokasinya cukup jauh ke pedalaman," ujarnya.
Zulmi mengatakan, konflik harimau Sumatera dengan masyarakat di Nagari Unggan telah terjadi sejak Desember 2018.. Saat itu, harimau menampakkan diri sehingga meresahkan masyarakat.
Wali Nagari Unggan Radial mengatakan, harimau Sumatera itu menampakkan diri dan membuat resah masyarakat. Pertama sekali, harimau itu masuk ke ladang milik salah seorang warga yang pada saat itu sedang membersihkan ladangnya.
"Ada warga bernama Masrisal pergi ke ladang cabe miliknya, kemudian melihat harimau itu dan terkejut lalu kabur. Harimau itu juga telah memakan ternak, kadang kambing itu ada di belakang dekat rimba," kata Radial.
Menurutnya, 4 bulan yang lalu harimai juga muncul ke pemukiman warga. Sehingga membuat resah masyarakat.
"Ukurannya (harimau) seperti biasa, seukuran badan manusia. Sekarang masyarakat was-was karena munculnya harimau ini," katanya. (Irwanda)
