Pencarian populer
PUBLISHER STORY

Kawasan Pantai Mandeh, Primadona Pariwisata Baru di Sumatera Barat

Salah seorang pengunjung di Kawasan Wisata Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, menikmati pemandangan yang indah. (Foto: M. Hendra/Langkan.id)

Langkan.id, Padang - Jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, selama libur Lebaran 2019 mencapai angka 795.747 wisatawan. Angka ini naik 489 persen dari tahun 2018 yang hanya 135.000 wisatawan. Hal ini sekaligus menempatkan Pesisir Selatan pada posisi pertama dari 19 kabupaten dan kota yang melampaui jumlah kunjungan di Kota Padang, Kota Pariaman, dan bahkan pariwisata di Kota Bukittinggi.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Oni Yulfian, mengatakan pariwisata di Kabupaten Pesisir Selatan mampu menarik wisatawan dengan jumlah yang besar sejak tahun 2016. Jumlah tersebut mengalahkan pariwisata di Kota Bukittinggi yang lebih dahulu jadi primadona wisatawan.

Ia menyebutkan berdasarkan data yang dihimpun Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, hingga hari ini hanya satu daerah yang belum masuk data jumlah kunjungan wisatawan selama Lebaran, yakni Kabupaten Kepulauan Mentawai. Data sementara Kabupaten Pesisir Selatan menjadi paling banyak dikunjungi dengan jumlah sebesar 795.747 wisatawan. Setelah itu urutan kedua ditempati oleh Kota Padang (333.000 wisatawan), disusul Kota Pariaman (226.993 wisatawan), dan Kota Bukittinggi (192.242 wisatawan).

"Kalau dilihat dari data yang masuk, banyak daerah yang menurun jumlah kunjungan wisatawannya pada momen Lebaran 2019 ini. Daerah yang paling besar turun jumlah kunjungan wisatawannya itu yakni Kabupaten Agam, seperti yang tercatat untuk Lebaran 2019 ini di Agam ada 46.805 wisatawan yang datang, sementara tahun 2018 lalu jumlah kunjungan mencapai 204.328 wisatawan," jelasnya, Selasa (11/06).

Jalan yang baru selesai dibangun ini memudahkan pengunjung untuk menikmati keindahan kawasan Wisata Mandeh yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. (Foto: M. Hendra/Langkan.id)

Oni juga menyatakan di Sumatera Barat ini daerah yang paling sedikit kunjungan wisatawan pada momen libur Lebaran 2019, yakni Kota Padang Panjang yang berjumlah 9.242 wisatawan. Minimnya destinasi wisata di kawasan tersebut jadi penyebab sedikitnya jumlah pengunjung ke Padang Panjang. Sementara di Pesisir Selatan banyak sekali destinasi yang bisa dikunjungi.

Menurut Oni, ramainya jumlah pengunjung yang datang ke Pesisir Selatan tak lain karena kawasan tersebut telah dikembangkan dengan baik, misalnya saja Kawasan Wisata Mandeh yang berada di Tarusan. Selain memiliki akses jalan yang bagus, Mandeh juga memiliki keindahan yang mampu menarik wisatawan untuk mengunjunginya.

Salah seorang warga Kota Padang, Imung, bercerita jika dirinya lebih memilih berwisata ke kawasan Pasir Selatan dibandingkan berkunjung ke Jam Gadang. Dirinya mengaku kecewa dengan kondisi Jam Gadang setelah dibangun pedestrian oleh Pemko Bukittinggi. Alih-alih mempercantik Jam Gadang, justru saat ini kondisi Jam Gadang tidak seperti yang diharapkan.

Suasana malam hari di Jam Gadang di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. (Foto: M. Hendra/Langkan.id)

"Saya kemarin berlebaran ke Bukittinggi bersama keluarga. Sudahlah macet untuk menuju Bukittinggi, setiba di Jam Gadang malah kecewa saya, tidak ada tempat berteduh, terasa gersang di sana. Padahal dulu sebelum dilakukan pedestrian banyak pohon-pohon untuk berteduh dan duduk bersantai, sekarang pohon itu tidak ada lagi," katanya.

Bahkan Imung mengaku tidak betah saat berada di Kota Bukittinggi, karena rasa penat menempuh perjalan macet berkendara tidak terobati ketika sampai di Jam Gadang. Imung juga mengeluhkan soal sulitnya menemukan lokasi parkir di kawasan tersebut.

"Kalau dibandingkan wisata Mandeh di Pesisir Selatan, tempatnya indah, tidak macet, parkir pun ada," sebutnya. (M Hendra)

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.32