Gema Harmoni dari Solo: Voca Erudita UNS Raih Gelar Juara Umum di PICF 2026

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Sebelas Maret Surakarta angkatan 2025
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Lasma Lydia N tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Voca Erudita Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali mengukuhkan taringnya di panggung musik koral. Setiap tahun PSM dari UNS ini pasti membawa kabar baik baik di tingkat nasional maupun internasional. Seperti pada tahun lalu, Voca Erudita membawa banyak penghargaan bergengsi saat mengikuti kompetisi paduan suara di Hong Kong, 2025 World Choir Festival pada 14-18 Juli 2025. Kali ini, tim paduan suara asal Solo ini berhasil memboyong trofi Grand Champion pada ajang Penabur International Choir Festival (PICF) 2026 yang berlangsung di aula PENABUR Intercultural Secondary & Junior College (PIS) Kelapa Gading, Jakarta Utara pada 7-12 September 2026.
Prestasi bergengsi tersebut diraih setelah Voca Erudita menyapu bersih nilai tertinggi di beberapa kategori utama, termasuk kategori Religi dan Folklore. Selain itu, Voca Erudita juga meraih 2nd place Winner of Mixed Choir (Level A) Category. Untuk Mixed Choir Category, Voca Erudita membawakan lagu Ehre sei Gott in der Höhe oleh Felix Mendelssohn, Noche oleh Lorenzo Donati, dan Gloria Patri oleh Budi Susanto Yohanes. Untuk Religion Choir Category, Voca erudita membawakan lagu Cast Thy Burden Upon The Lord oleh Alejandro Consolacion II dan De Profundis oleh József Karai. Untuk Folklore Category Voca Erudita membawakan lagu Tutu Koda oleh Agnes Hapsari dan Lisoi oleh Ken Steven. Dan lagu yang membawa Voca Erudita meraih gelar Grand Champion adalah Haya! oleh Karin Rehnqvist dan It Don’t Mean a Thing oleh Ben Parry.
Penampilan mereka yang membawakan komposisi lagu bertempo dinamis dengan koreografi yang anggun berhasil memukau juri internasional serta ratusan penonton yang memadati gedung pertunjukan.
Ketua Tim Voca Erudita, Margaretha Eva Putri Setiawan, menyatakan bahwa kemenangan ini merupakan buah manis dari proses latihan intensif yang telah disiapkan selama berbulan-bulan di tengah padatnya jadwal perkuliahan. "Puji syukur kepada Tuhan karena kami berhasil memperoleh penghargaan tertinggi di ajang The 7th PENABUR International Choir Festival di Jakarta. Tentunya pencapaian ini tidak lepas dari dukungan besar kampus, para konduktor, alumni, sponsor, dan setiap pihak yang mendukung langkah kami" ujar Ketua Voca Erudita sebagaimana dikutip dari laman resmi UNS.
Suasana haru di aula tersebut pecah saat dewan juri membacakan keputusan akhir, yaitu peraih gelar Grand Champion. Para penyanyi dan tim pendukung langsung meluapkan kegembiraan dengan membentangkan bendera almamater kampus. Tim Voca Erudita pantas mendapatkan penghargaan yang bergengsi ini karena ketekunan mereka saat latihan dan penguasaan lagu yang sangat bagus. Sing with heart adalah slogan yang sering mereka pakai untuk menunjukkan bahwa mereka tidak hanya sedang bernyanyi tapi juga sebagai penyalur sempurna makna dari sebuah lagu.
Apresiasi tinggi turut mengalir dari pimpinan almamater. Sebagaimana dilansir dari situs resmi Humas UNS, pihak rektorat menyampaikan rasa bangga atas konsistensi PSM Voca Erudita. "Prestasi ini membuktikan bahwa dukungan kampus terhadap potensi minat dan bakat mahasiswa mampu menghasilkan karya bergengsi di tingkat internasional," tulis rilis resmi universitas tersebut.
