Konten dari Pengguna

Kecanduan Belanja Online Bisa Ganggu Kinerja Otak, Kenapa?

LifeHack

LifeHack

Membicarakan seputar trik dan tips kehidupan.

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari LifeHack tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi belanja online (Foto: Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi belanja online (Foto: Unsplash)

Sejak menjamurnya e-commerce, aktivitas kita dalam berbelanja jadi jauh lebih mudah. Kalau mau belanja online, tinggal cari barang yang diinginkan, klik pembayaran, transfer uang, dan tunggu sampai barang tiba di rumah.

Dari kemudahan itu, ternyata ada dampak negatif yang menghantui. Hal itu diungkapkan oleh suatu penelitian yang diterbitkan di PlOS One (Public Library of Science).

Apa dampak negatifnya? Berikut lansirannya dari laman Psychology Today.

Para peneliti menemukan fakta kalau orang yang kecanduan belanja online lebih sulit berkonsentrasi. Kesimpulan itu didapat setelah para peneliti mengukur dan membandingkan waktu reaksi orang-orang sebelum dan setelah melakukan tiga hal berbeda, yakni belanja online, beristirahat, dan membaca majalah.

Waktu reaksi otak ketika sedang berbelanja online melambat. Berbeda ketika sedang melakukan dua kegiatan lainnya.

Ilustrasi belanja online (Foto: Unsplash)

Selanjutnya, para peneliti menggunakan electroencephalogram (EEG) dan event related potensial (ERPDs) untuk memeriksa aktivitas otak. Penggunaan kedua alat itu bertujuan untuk mendeteksi gelombang otak dan aktivitas saraf dalam memproses informasi.

Hasilnya, orang yang sering belanja online lebih sulit berkonsentrasi dan mudah hilang fokus. Parahnya lagi, otak orang yang sering menggunakan internet mengalami kelambatan dalam memproses informasi yang diterimanya.

Itu dikarenakan banyaknya aktivitas yang dilakukan selama berselancar di internet. Otak memperoleh banyak informasi, dan itu membuat beberapa orang kesulitan membagi fokusnya sehingga mudah lupa atas informasi yang baru diterimanya.

Selain itu, dikutip dari kumparanSAINS, kecanduan belanja online bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan mental seperti depresi dan punya kecemasan berlebih.

Untuk mengurangi dampak negatif dari belanja online, LifeHack sarankan untuk mengganti kegiatan senggangmu dengan kegiatan lain.

Menghapus aplikasi belanja online dari gawaimu bisa menjadi salah satu upaya untuk menekan hasrat ingin belanjamu.

(NS)